A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  H O M E
 ► Home
 ► Biografi
      :: Biodata
 ► Versi Majalah
 ► Berita & Opini
 ► Galeri
  P R O F E S I
 ► Guru-Dosen
 ► Konsultan
 ► Peneliti-Ilmuwan
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Majalah TI
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 
  C © updated 18062004  
   
  ► e-ti/dok  
  BIODATA

Nama:
Prof. Dr. Laurence A. Manullang, MM, SE, SP
Lahir:
Porsea, 12 September 1941

Alamat :
Jl. Trimaran Indah I Blok J1 No.6, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Telepon: (021)-5884256


 
     
 
BERITA & OPINI

 

BERITA 01  02  03  04  05  06   =

 

Prof.Dr. Laurence Adolf Manullang (03)

Dreaming 55-73% for SBY-JK

 

Laurence A. Manullang yang telah terbiasa dreaming (memimpi) sejak kecil tebakannya selalu mendekati kebenaran. Seorang sesepuh yang mengenal Laurence sejak kecil mengatakan bahwa beliau kenal Laurence sudah menjadi tempat bertanya, misalnya Ibu-ibu yang sedang hamil minta advice Laurence menebak apakah anak yang dikandungnya itu lelaki atau perempuan, tebakannya selalu tepat.

 

Apabila tebakannya laki-laki, Ibu itu bukan main senang hatinya sebab di masyarakat Batak, ibu yang melahirkan anak laki-laki diperlakukan istimewa oleh keluarga.

 

Bakat tebak-tebakan itu masih berlangsung, apabila Laurence melihat seorang ibu hamil, langsung dia mengatakan, yang dikandungnya itu lelaki atau perempuan. Pernah Dr. Ridwan Pane seorang koleganya menuturkan pernah diajak ke supermal, mereka melihat seorang ibu hamil, Manullang menghampiri dan mengucapkan selamat, karena bayi yang dikandung ibu lelaki. Memang benar Pak, baru kemarin kami ke dokter tes USG, ternyata anak kami ini laki-laki. Semua ketawa. Ilmu itu tidak bisa di transfer pada orang lain.

 

Tapi menurut pengakuan Laurence, ilmu itu sudah tidak begitu ampuh lagi sebab telah terkontaminasi oleh ilmu pengetahuan dan pengaruh lingkungan. Namun khusus untuk SBY - JK, dia sejak dulu telah membuat tebakan. Dikatakan berdasarkan tebakan, karena tidak menggunakan uji hipotesa, dan uji sampling apakah melalui regressi single atau multivariat dan two-tail test. Tapi melalui alat indera keenam dan visionary catch - up. Inilah wawancara TI dengan Laurence:

 

T: Sebelum SBY - JK resmi mencalonkan diri jadi Presiden dan Wapres, anda telah mengirim surat pada SBY tepatnya tanggal 7 Mei 2004, dialamatkan kepada SBY, Presiden RI ke 6

J: Memang benar. Tidak sepenuhnya alat indera ke 6, tetapi juga dengan analisa. Saya katakan waktu itu mereka akan mendapat suara 40% pada putaran I, kalau semua penduduk (150 juta yang berhak memilih) melaksanakan hak pilihnya alias tidak ada golput.

 

T: Apa dasarnya.

J: Karena penduduk Indonesia ingin perubahan dan sama dengan masyarakat global di negara lain. Situasi, gaya hidup di negara-negara lain kan sudah bisa di akses melalui internet dan TV. Mereka selalu membanding-bandingkan dengan di Indonesia. Untuk mengejar positioning kesamaan itu masyarakat ingin dipimpin oleh Presiden yang kompeten untuk itu.

 

T: Menurut anda, berapa suara-suara yang akan diraih untuk SBY - JK.

J: Minimum 55.41%, maximum 73.41%.

 

T: Bagaimana anda sampai kepada angka itu, apakah anda memakai metoda statistik untuk mengadakan quick count.

J: Tidak. Sebab quick count berdasarkan sampling populasi, dan yang diukur setelah terjadi. Jadi quick count hanya bisa dilaksanakan paling cepat tanggal 22 September 2004. Quick count hanya dapat menunjukkan output yang baik apabila tidak ada kecurangan di TPS sedangkan analisa berdasarkan tebakan ini sebelum terjadi (17 September 2004).

 

T: Kalau begitu, atas dasar apa anda mendapatkan angka ini.

J: Memang dipakai juga asumsi sih. Asumsi ini berdasarkan pengamatan dilapangan berkomunikasi dengan grass root.

Angka ini saya kalkulasi berdasarkan asumsi sbb:

- Demokrat - 90% dari 7.5% 6.75%

- NU - 6% dari 30% (populasi NU yang berhak memilih) 18%

- Muhammadiyah - 50% dari 15%  (populasi yang berhak memilih) 7.5%

- Golkar - menyebrang - 32% (populasi yang berhak memilih) 7.36%

- PPP - 50% dari 11% 5.5%

- PDS - 30% dari 4% 1.2%

- PDI - 7% dari 21% 1.4%

- PKS - 80% dari 7.5% 6.0%

- PBB - 60% dari 4.5% 2.7%

- Partai Edi Sudrajat 80% of 2.5 2%

 

Net generation club, berumur 18 s/d 29 tahun termasuk Luar negeri yang akses ke internet, chatting fun club, www.indonesianfamous.com, www.tokohindonesia.com, www.e-ti.com 14%

 

- Tk jamu/bakul ladies anak buahnya Ibu Mooryati S 1%

Maximum 73.41%

Minimum (734 - 18% bila NU golput sebab

Ketua Dewan Suronya akan jadi golput) 55.41%

Walaupun komposisinya berubah disana sini namun persentase akhir tidak jauh dari angka itu.

 

T: Apa yang membuat anda yakin, presentase ini akan dicapai.

J: Masyarakat sudah dapat langsung menilai kedua pasangan itu, dari visi, misi dan konsistennya, serta commitment. Disamping itu SBY - JK sangat membuka tangan untuk relawan-relawan, transparan, cerdas serta cekatan, rendah hati, hormat pada orangtua, dan selalu memulai usahanya dengan doa, dan bukan hanya mengharapkan mesin politik partai yang lebih cerdas untuk membagi-bagi kekuasaan.

 

T: Banyak tercatat, bahwa para ibu-ibu dan wanita remaja mayoritas memilih SBY sebab personalitynya yang handsome. Apa personal apperance itu dapat dianggap faktor penunjang.

 

J: Ya, good personal appearance pada saat tampil belum bicara sudah mencakup keberhasilan 50%. Setelah bicara dan berbobot rate akan bertambah 50% lagi. Jadi disamping isi (kompetensi) personal appearance bukan hanya sebagai faktor penunjang, tetapi faktor penentu.

 

T: Dimana menurut anda masyarakat ingin melihat commitment SBY terwujud dengan segera.

J: Paling atas adalah pemberantasan korupsi. Diikuti oleh manajemen berdasarkan partisipasi, dengan cara ini ekonomi kerakyatan akan jalan. Kemudian beliau bertekad untuk sama-sama mengawal demokrasi, peningkatan nilai-nilai, menghargai budaya dan membangun suatu bangsa dan negara yang memiliki dignity (martabat) dengan mewujudkan instruksi UUD yaitu membina rakyat yang cerdas, makmur, aman dan sejahtera melalui pendidikan yang berkualitas,. Beliau bukan hanya paham meletakkan dasar-dasar visi juga sangat brillian mendesign rencana aksi dan program mencapai visi tersebut.

 

Begitulah TI menempatkan waktu mewawancarai Laurence A. Manullang si pemimpi, tokoh eksekutif dunia, si pemimpi (dreamer) yang telah ikut secara intensif menjadi sukarelawan memenangkan SBY - JK, melalui Forum Komunikasi Nusantara, dimana dalam LSM Swadaya itu dia duduk sebagai anggota Dewan Pakar. ►e-ti => Lanjut


*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)