| OPINI |
|
|
 |
BERITA =
01
02 03
04
05 06 =
Prof.
Dr. Laurence Adolf Manullang (01)
Aksioma 8 Tanggungjawab Eksekutif Keuangan
Prof. Dr. Laurence A. Manullang mengemukakan
axioma-nya tentang 8 tanggung jawab Eksekutif Keuangan, yaitu:
1. Sebagai Manajer
Sebagai manajer Eksekutif Keuangan harus mampu a)
menentukan sasaran (to set-up objectives), b) mendesain rencana
aksi (to set-up action plan), c) mengelola departemen mewujudkan
semuanya terlaksana melalui tangan orang lain (to manage the
department, to empowering people to get things done), dan d) mengelola
ketidakpastian (to manage the uncertainties).
2. Sebagai Diagnotist (Diagnotician).
Sebagai diagnotician Eksekutif Keuangan harus
mampu mendiagnosa masalah sedini mungkin agar teraphy dapat
dilakukan sedini mungkin pula, menghindari masalah yang dihadapi menjadi
penyakit dan potential menggurita ke wilayah sehat yang lain.
3. Sebagai Perencana (Planner)
Seorang Eksekutif Keuangan harus berwawasan ke depan
dan bisa mengantisipasi pengendalian secara proaktif, membaca anatomi dan
pergeseran pradigma yang bakal terjadi, serta menyusun perangkat untuk
menyongsong pergeseran itu.
4. Sebagai Pengendali (Controlling)
Sebagai tugas yang berat dari Eksekutif Keuangan
adalah dalam pengendalian. Pengendalian (controllership) berarti,
mencegah jangan sampai terjadi kebocoran.
Sedang audit (pemeriksaan) memeriksa yang
sudah terjadi. Prevention is better than cure (Pencegahan lebih
baik dari pengobatan). Ini adalah motto dalam pengendalian. Dalam hal ini
seorang Eksekutif Keuangan harus tajam dalam menganalisa causal and
result factor (sebab dan akibat), sesuatu penyimpangan yang
mengakibatkan variances, dan memformulasikan solution untuk setiap
variances.
Dalam rangka pengendalian ini Eksekutif Keuangan
harus menguasai alat ukur, atau benchmarking dari setiap
business permormance dari CAR, ROAE, Rol, IRR, EVA, Balanced
Scorecard, Laverage, Liquidity, Activity dan Protitability, dll.
Karena berkembangnya pendanaan negara, BUMN dan badan
usaha lainnya, management baik dia sebagai CEO (Chief Executive
Officer) maupun manajer proyek membangun suatu laporan keuangan dengan
memasukkan kepentingan pribadi dengan sarat dalam laporan itu dengan
menggunakan sistem dan prosedur akuntansi untuk memanipulasikan accrual
yang biasa disebut Income Smoothing Accounting, dan
Bonus+Benetit Accounting, nampaknya tidak dapat dibongkar oleh
audit konvensional.
Namun mengatasi itu, Laurence telah berhasil
mengembangkan pendekatan Event Studies yang berdampak pada harga
saham di BEJ, suatu Market Model yang bisa merinci sampai berapa
bobot kecurangan telah terjadi ditubuh perusahaan walaupun masih baru
terbatas pada go public company.
5. Directing
Tanggung jawab Eksekutif Keuangan juga tidak terlepas
dari fungsi pendidikan. Tidak ada orang yang pintar overnight, oleh
sebab itu keberhasilan seorang Ekseklutif Keuangan juga bilamana dia
berhasil memberi arahan baik melalui pendidikan dan pelatihan.
6. Accounting Information System Expert
Eksekutif Keuangan adalah eksekutif terdepan dalam
sistem informasi akuntansi dan siklus akuntansi dari revenue cycles,
expenditure cycles, production cycles, finance cycles, budget cycles,
sampai pada financial repoting cycles.
7. Financial Interpreter & Spokesman
Eksekutif Keuangan adalah Financial
Interpreter dan Spokesman di bidang keuangan. Dia harus mampu
merencanakan semua asumsi, indikator ekonomi yang dijadikan sebagai
back-up dalam suatu planning, projection maupun result
control.
8. Sebagai Top Management
Sebagai bagian dari Top Management Eksekutif
Keuangan juga harus menguasai proses manajemen dari planning,
organizing, actuacting dan controlling dan mengembang-kannya
dalam management strategy serta dia dapat transparan serta
komunikatif mengemukakan argument, intelectual presentation dan
mempelopori reciprocal beneficial dialog antar management team. ►e-ti =>
Lanjut
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
|