| |
C © updated 05092009-19102004 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/ |
|
| |
Nama:
Juwono Sudarsono
Lahir:
Ciamis, Jawa Barat, 5 Maret 1942
Jabatan:
Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Bersatu
Alamat Kantor:
Jalan Medan Merdeka Barat No.13-14 Jakarta Pusat, Telp. (021)
3458947
Alamat Rumah :
Jalan Alam Asri VII No. 20, Pondok Indah, Jakarta Selatan 12310
Telepon (021) 75909878 Faksimile (021) 75910235
|
|
| |
|
|
|
|
| JUWONO HOME |
|
|
 |
BIOGRAFI:
01
02
03 =
WAWANCARA:
01
02
=
Juwono Sudarsono (01)
Dia orang hebat! Piawai mengendalikan netralitasnya secara profesional.
Sehingga pantas dipercaya lima Presiden RI menduduki jabatan-jabatan
penting dan strategis. Netralitas profesional pria kelahiran Ciamis,
Jawa Barat, 5 Maret 1942, ini melintasi rezim politik, sipil-militer dan
profesi. Dia seorang cendekia (guru besar), politisi, birokrat dan
diplomat profesional.
Juwono Sudarsono (02)
Juwono Sudarsono pantas diapresiasi sebagai potret nakhoda
keberuntungan. Sebuah potret perjalanan hidup yang bisa menginspirasi
setiap orang untuk menyukuri dan mengelola keberuntungan dan garis
tangannya dengan cerdas, kreatif dan bersahaja.
Juwono Sudarsono (03)
Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono dianugerahi penghargaan Bintang
Yudha Dharma Utama. Mantan Wagub Lemhannas ini berhasil menggerakkan
reformasi layanan publik di bidang pertahanan negara. Dephan dan TNI
benar-benar memasuki era baru (paradigma baru).
Juwono Sudarsono (Wawancara 01)
Juwono Sudarsono, sipil profesional pertama menjabat Menteri
Pertahanan (Menhan), sejak terakhir dijabat Ir. Djuanda (1957-1959),
berhasil mengoptimalkan kepemimpinan yang serasi dan efektif dengan
jajaran Dephan dan TNI. Mantan Wakil Gubernur Lemhannas ini diwawancarai
Wartawan Tokoh Indonesia tentang perjalanan hidup dan kinerjanya sebagai
Menhan.
Juwono Sudarsono (Wawancara 02)
Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono, dibantu Letjen TNI Sjafrie
Sjamsoeddin sebagai Sekjen Dephan dan segenap jajaran Dephan berhasil
menata kembali masalah pengadaan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista).
Dari kondisi BOBO, Boros dan Bocor, selama 30 tahun lebih pada masa orde
baru menjadi lebih akuntable, efisian dan efektif.
|
|