A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  H O M E
 ► Home
 ► Biografi
 ► Versi Majalah
 ► Berita
 ► Wawancara
 ► Pidato
 ► Buku
 ► Organisasi
 ► Galeri
  P E J A B A T
 ► Pejabat
 ► Presiden
 ► MA
 ► Bepeka
 ► MK
 ► Kabinet
 ► Departemen
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Majalah TI
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 
  C © updated 19122004-24022003  
   
  ► e-ti/setneg  
  WAWANCARA:
= Golkar Semakin Solid
= Sekitar 74% Rakyat Ingin Perubahan
= Kata Kuncinya Agroindustri
 
     
 
WAWANCARA

 

==   01   02   03   ==

Wapres Jusuf Kalla

Impor Beras Tak Rugikan Petani

Kuwait City, Kompas Rabu, 18 Januari 2006 - Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan, langkah yang ditempuh pemerintah untuk mengimpor beras tidak dimaksudkan untuk merugikan petani. Pemerintah ingin membantu masyarakat yang lebih besar, yang menjadi konsumen, untuk bisa membeli kebutuhan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

 

M Jusuf Kalla (01)

Golkar Semakin Solid

Perpecahan yang terjadi di sejumlah partai politik pra dan pascakongres atau muktamar, termasuk di beberapa partai besar yang menjadi pesaing utama Golkar pada Pemilihan Umum 2004 lalu, membuat Golkar menjadi partai yang paling kuat dan solid saat ini. Tidak heran, tidak sedikit kalangan meramalkan Golkar akan kembali mengantongi kemenangan besar dalam pemilihan umum legislatif pada Pemilu 2009. Ketua Umum Golkar M Jusuf Kalla mengakui spirit para kader Golkar telah pulih kembali.

 

H.M.Jusuf Kalla (02)

Sekitar 74% Rakyat Ingin Perubahan

Calon Wakil Presiden kelahiran Watampone, Sulawesi Selatan 15 Mei 1942, ini optimis akan mendapat dukungan dari sebagian besar rakyat Indonesia yang saat ini menginginkan perubahan. Berpasangan dengan Susilo Bambang Yudhoyono, Calon Presiden dari Partai Demokrat, pasangan ini diprediksi akan meraih lebih 60 sampai 70 persen suara pada Pemilu Presiden putaran kedua.

 

 

 

         

BIOGRAFI

M. Jusuf Kalla (1)

Arsitek Pemulihan Ekonomi

Pengusaha sukses dan kader Golkar ini justru berkibar dalam era reformasi. Dia memang seorang tokoh yang dinilai ‘bersih’ dan dapat diterima semua golongan. Setelah terpilih menjadi Wakil Presiden, dia pun kemudian terpilih menjadi Ketua Umum Partai Golkar pada Munas di Bali (19/12/2004). Dia meraih 323 suara mengalahkan Akbar Tandjung yang hanya meraih 156 suara, tiga suara tidak sah dari 482 suara.

 

 

 

 

     

M Jusuf Kalla (01)

Kata Kuncinya Agroindustri

Krisis ekonomi yang memukul Indonesia sejak pertengahan 1997 masih belum bisa dipulihkan. Krisis ekonomi itu memang disusul krisis politik yang sudah mengakibatkan terjadi tiga kali pergantian kepemimpinan nasional. Kabinet yang baru terbentuk tidak bisa berbuat banyak dalam umurnya yang pendek. Untuk bisa sekadar survive saja harus melakukan kebijaksanaan tambal sulam.