A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  H O M E
 ► Home
 ► Biografi
 ► Versi Majalah
 ► Berita
 ► Wawancara
 ► Pidato
 ► Buku
 ► Organisasi
 ► Galeri
  P E J A B A T
 ► Pejabat
 ► Presiden
 ► MA
 ► Bepeka
 ► MK
 ► Kabinet
 ► Departemen
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Majalah TI
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 
  C © updated 07052005  
   
  ► e-ti/setneg  
  = Coba Rekatkan Hubungan Jakarta-KL
= Golkar Lebih Solid
 
     
 
BERITA

 

Jusuf Kalla

Golkar Lebih Solid


Surakarta, Rabu 27/4/2005: Ketua Umum DPP Partai Golkar Jusuf Kalla menegaskan, tidak ada satu partai pun yang lebih solid dibandingkan Partai Golkar saat ini. "Tidak ada partai yang lebih solid dibandingkan Golkar saat ini, artinya kita punya kemampuan untuk bekerja dan menyelesaikan masalah berbangsa ini," katanya dalam sambutan pada Pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Golkar Jawa Tengah di Surakarta, Jateng, Rabu (27/4) malam.


Jusuf Kalla yang juga Wakil Presiden itu mengatakan, tidak ada partai yang mempunyai suatu organisasi, jaringan, kader, dan kemampuan yang lebih baik dibandingkan dengan Partai Golkar. Oleh karena itu, ia mengharapkan agar Golkar mampu mengambil peran-peran kenegaraan. "Tidak ada cita-cita yang mudah dicapai tanpa peran-peran kenegaraan. Kita harus menjadikan Golkar mempunyai cita-cita, program dan langkah-langkah yang dapat memberikan kemakmuran bagi rakyat," katanya.


Ia menegaskan, tujuan Partai Golkar selalu sama dengan tujuan negara yakni membawa kemakmuran bagi seluruh rakyat. "Tugas kita untuk menyelesaikan, di mana pun kita berada, baik anggota DPRD, bupati atau walikota, harus bisa menyelesaikan masalah kemiskinan, demikian pula gubernur, menteri sampai saya sebagai wapres, untuk bisa menyelesaikan masalah berbangsa," katanya.


Ia mengharapkan agar Golkar makin dekat dengan rakyat. Jusuf juga menambahkan, tujuan partai politik bukan hanya untuk mencapai tujuan-tujuan politik melainkan ada tugas yang lebih penting bagi kemajuan bangsa. Kemajuan bangsa ini, katanya, harus bisa ditentukan oleh kekuatan sendiri agar Indonesia bisa tampil sebagai bangsa yang mandiri.
Dalam kesempatan tersebut Jusuf Kalla juga melantik Dewan Penasihat dan Badan serta Lembaga Partai Golkar Jawa Tengah. Mantan Gubernur Jawa Tengah Suwardi dalam kesempatan tersebut dilantik menjadi Ketua Dewan Penasihat.
 

Pilkada di Jateng
Sementara itu Gubernur Jawa Tengah Mardiyanto menyebutkan bahwa selama tahun 2005 akan ada pemilihan kepala daerah di 16 kabupaten/kota dan 11 di antaranya berlangsung pada Juni 2005.


Menghadapi Pilkada tersebut, Mardiyanto berharap, Partai Golkar dapat menjadi pelopor terselenggaranya Pilkada yang bersih dan demokratis dalam iklim yang kondisuf sehingga hal politik rakyat untuk memilih kepala daerah dapat berjalan dengan baik.


Sedangkan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah Bambang Sadono mengatakan, Partai Golkar di daerah yang dipimpinnya akan berusaha memenangkan Pilkada dengan hasil yang optimal. "Buat Golkar, Jawa tengah menjadi daerah yang khusus dengan target khusus dan dukungan yang khusus pula," katanya.


Oleh karena itu, konsolidasi partai hingga ke rakyat sangat dibutuhkan dan "makin dekat dengan rakyat" menjadi tema Rakerda Partai Golkar Jateng yang akan berlangsung hingga 29 April 2005.


Bambang Sadono yang juga mantan anggota DPR RI dan mantan Sekjen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menyebutkan bahwa Rakerda tersebut dihadiri oleh seribu peserta. Hadir pula dalam pembukaan Rakerda itu Wakil Ketua Umum PG Agung Laksono, Ketua Dewan Penasihat Surya Paloh, Wakil Ketua MPR Aksa Mahmud, Ketua DPP Partai Golkar Muladi yang juga Ketua Korwil Golkar Jateng. Selain itu, hadir juga Ketua Fraksi PG DPR Andi Matalatta dan sejumlah pengurus lainnya seperti Syamsul Muarif, M Hatta Mustafa, Yorris Raweyai, dan Iskandar Mandji.


Usai memberikan sambutannya pada pembukaan Rakerda tersebut, Jusuf Kalla atas permintaan Bambang Sadono membuka acara Pagelaran Wayang Kulit di Keraton Surakarta dan setelah itu langsung bertolak kembali ke Jakarta. *ti

*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)