| |
C © updated 24012006 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/ |
|
| |
Nama
Hary Tanoesoedibjo
Lahir
Surabaya, 26 September 1965
Pekerjaan
- Presdir PT Media Nusantara Citra (MNC)
- Presdir PT Bimantara Citra Tbk
Pendidikan
Master of Business Administration dari Carlton University,
Kanada
Kegiatan lain
Alamat:
|
|
| |
|
|
|
|
| HARY TANOESOEDIBJO |
|
|
 |
Hary Tanoesoedibjo
Raja Muda Bisnis Multimedia
Hary Tanoesoedibjo, Presdir PT Bimantara Citra Tbk dinobatkan Warta
Ekonomi sebagai salah seorang Tokoh Bisnis Paling Berpengaruh 2005.
Disebut, tidak banyak orang yang sukses dalam industri media elektronik
maupun cetak. Salah
satunya adalah Hary Tanoesoedibjo. Tak heran bila kemudian dia dijuluki
"Raja Muda Bisnis Multimedia".
Warta Ekonomi 28 Desember 2005: Kiatnya? Tahun 1989 ada orang yang
bertanya: Siapa sih Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo? Dia baru berumur
25 tahun ketika mulai bekerja di PT Bhakti Investama. Waktu itu Hary
baru saja meraih gelar Master of Business Administration dari Carlton
University, Kanada. Namun, kalau pada 2005 masih ada yang bertanya
siapakah Hary Tanoesoedibjo, atau yang akrab dipanggil Hary Tanoe,
rasanya keterlaluan. Sebab, dialah raja bisnis multimedia di Indonesia.
Julukan “Raja Bisnis Multimedia” memang kian lekat pada pria kelahiran
26 September 1965 ini. Apalagi sejak mengambil alih PT Bimantara Citra
Tbk. tahun 2000 lalu, Hary mengusung ambisi ingin menjadi jawara bisnis
media penyiaran dan telekomunikasi. Dan, mimpi itu terbukti. Kini Hary
Tanoe mempunyai tiga stasiun TV swasta: RCTI, TPI, dan Global TV, juga
stasiun radio Trijaya FM dan media cetak Harian Seputar Indonesia dan
Majalah Ekonomi.
Di bawah naungan PT Media Nusantara Citra (MNC), tak sampai lima tahun,
Hary berhasil menguasai saham mayoritas di tiga stasiun TV tersebut.
Saham MNC sendiri 99,9% dimiliki oleh Bimantara Citra, grup usaha yang
dahulunya dimiliki oleh Bambang Trihatmodjo, putra mantan Presiden
Soeharto.
Sejak memiliki Bimantara, Hary kian agresif di bidang media. Ditambah
lagi, Hary mempunyai kemampuan menentukan perusahaan-perusahaan media
mana yang berpotensi untuk berkembang. Selain itu, banyak orang
mengakui, kunci sukses Hary terletak pada kemampuannya menata kembali
perusahaan yang sudah kusut alias bermasalah. Ini terbukti ketika pria
yang kabarnya pernah tidak naik kelas di masa SMA ini membenahi
Bimantara yang terbelit utang.
Sebelumnya, Bimantara juga memiliki stasiun radio Trijaya FM.
Belakangan, untuk menambah eksistensinya dalam dunia media, Bimantara
juga menerbitkan media cetak. Sampai saat ini ada majalah, tabloid, dan
koran yang bergabung di bawah bendera Grup Bimantara. Ada majalah
ekonomi dan bisnis Trust, tabloid remaja Genie, dan pertengahan 2005
lalu menerbitkan harian Seputar Indonesia.
Ke depan, MNC diproyeksikan menjadi perusahaan subholding yang bertindak
sebagai induk media penyiaran di bawah Grup Bimantara. MNC juga bakal
menjadi rumah produksi yang akan memasok acara-acara ke RCTI, TPI,
Global TV, dan semua jaringan radionya. Selain itu, MNC akan membangun
jaringan radio nasional di seluruh wilayah Tanah Air.
Maka, tak heran kalau, kabarnya, sepanjang tahun 2005 ini Hary telah
menyiapkan dana sekitar US$20 juta untuk mewujudkan mimpinya melalui MNC
tersebut. Bahkan, jika tidak ada halangan, seharusnya pada 2005 ini
perusahaan MNC sudah bisa dijumpai di lantai bursa atau go public.
Namun, tampaknya, sampai saat ini rencana untuk menambah modal melalui
initial public offering belum kesampaian. (divera wicaksono)
***
Mr. Tanoesoedibjo was born in Surabaya in 1965. Mr. Tanoesoedibjo has
successfully led the change of PT Global Mediacom Tbk from a
conglomerate into a company with a focus on the Media and
Telecommunication sectors.
Mr. Tanoesoedibjo has occupied the position as President Director of PT
Global Mediacom Tbk since 2002. Mr. Tanoesoedibjo was previously the
Vice President Commissioner of PT Global Mediacom Tbk. Mr. Tanoesoedibjo
is the founding and controlling shareholder as well as the Group
Executive Chairman of PT Bhakti Investama Tbk since 1989. In addition,
he currently holds various positions in other companies, including as
President Directors of PT Media Nusantara Citra (MNC) and PT Rajawali
Citra Televisi Indonesia (RCTI) (a position he has held since 2003) and
a member of the Board of Commissioners of PT Mobile-8 Telecom,
Indovision and many other companies within the Global Mediacom group of
companies as well as Bhakti Investama Group.
Mr. Tanoesoedibjo is currently serving as the General Treasurer of
National Sports Committee (KONI). He has been a speaker in various
seminars as well as a lecturer of Corporate Finance, Investments and
Strategic Management for post graduate programs in various universities.
Mr. Tanoesoedibjo received a Bachelor of Commerce (Honours) degree from
Carleton University, Ottawa, Canada, in 1988 and a MBA degree from
Ottawa University, Ottawa, Canada, in 1989. (bimantara)
►e-ti
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia) |
|