| |
C © updated 22102004 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti |
|
| |
Nama:
Laksamana Madya (Purn) Freddy Numberi
Lahir:
Serui (Papua), 15 Oktober 1947
Agama:
Kristen
Isteri:
Anna Antoinette
Pendidikan:
= SMA (1967) di Jayapura
= Akademi Angkatan Laut 1968
= Pendidikan Khusus AAL di Surabaya (1969-1971)
Pekerjaan:
= Komandan KRI Sembilan di kawasan timur Indonesia
= Komandan Satuan Tugas Proyek Pengadaan Kapal Parchim, Frosch, dan Kondor
(1995 - 1996)
= Komandan Pangkalan Utama TNI AL V Irian Jaya - Maluku
= Gubernur Irja, April 1998
= Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Kabinet Persatuan
2000-2001
= Duta Besar RI untuk Italia
|
|
| |
|
|
|
|
Freddy Numberi
Demi Kembalikan Kejayaan Bahari
Karier mantan Gubernur Irian Jaya dan Menteri Pendayagunaan Aparatur
Negara (Men-PAN) ini dikira banyak orang akan berujug sebagai Duta Besar RI untuk Italia.
Ternyata, bintang Laksamana Madya (Purn) ini masih bercahaya. Kariernya
justru menanjak menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Indonesia
Bersatu.
Freddy Numberi berjanji selama lima tahun ke depan akan berusaha untuk
mengembalikan kejayaan Indonesia sebagai negara bahari. "Ini telah menjadi
komitmen dan tekad saya. Mudah-mudahan dengan bantuan semua pihak,
komitmen itu dapat tercapai," ujar Freddy Numberi, yang berjanji
memperjuangkan kredit bagi nelayan dalam sambutan serah terima jabatan
dari pejabat lama Rokhmin Dahuri di Gedung Departemen Kelautan dan
Perikanan, Jakarta, Kamis (21/10/2004),
Pendidikan dasar hingga menengahnya diraih di propinsi
paling timur Indonesia, Irian Jaya. Setelah lulus SMA (1967) di Jayapura,
ia lalu masuk Akabri (1968). Pria kelahiran Serui, 15 Oktober 1947, ini
kemudian masuk pendidikan khusus AAL di Surabaya (1969) dan lulus Desember
1971.
Suami dari Anna Antoinette ini dipercaya menjadi Komandan KRI Sembilan
di kawasan timur Indonesia, Komandan Satuan Tugas Proyek Pengadaan Kapal
Parchim, Frosch, dan Kondor (1995 - 1996). Karier puncak di TNI AL yang
disandangnya adalah Komandan Pangkalan Utama TNI AL V Irian Jaya - Maluku
sebelum dipilih menjadi Gubernur Irja, April 1998.
Fokus Perikanan Budidaya
Freddy Numberi seusai serah terima jabatan, mengatakan akan
memfokuskan pembangunan perikanan budidaya serta mengendalikan perikanan
tangkap.
Menurutnya, langkah tersebut penting sebab potensi perikanan tangkap
terbatas, tetapi yang tergarap sudah mencapai 65 persen. Sebaliknya,
perikanan budidaya memiliki potensi yang besar dengan komoditas yang dapat
dikembangkan hingga mencapai puluhan jenis, tetapi belum tergarap optimal.
"Banyak negara telah membuktikan keandalan usaha budidaya. Masyarakat
pesisir di selatan Italia atau selatan Perancis, misalnya, semula wilayah
miskin. Namun, berkat usaha budidaya yang dilakukan secara tekun dan
profesional, kesejahteraan mereka cenderung naik," kata Freddy Numberi.
Freddy berjanji akan tetap melanjutkan program pembangunan kelautan dan
perikanan. "Saya bukanlah orang yang terbaik. Namun, saya akan berusaha
bekerja yang terbaik guna memajukan sektor kelautan dan perikanan, serta
meningkatkan kesejahteraan nelayan, pembudidaya, dan masyarakat pesisir,"
tegasnya. ►tsl
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
|
|