| |
C © updated 07022004 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
►e-ti/setneg |
|
| |
Nama:
Ki Empu Djeno Harum Brodjo
Lahir :
Sleman, 8 Juni 1929
Agama :
Islam
Orang Tua :
Kyai Empu Spowinangun
Anak :
Sungkowo Harum Brodjo (keponakan yang diangkat sebagai penerus)
Pendidikan:
Sekolah Ongko Loro
Pekerjaan/Profesi:
Empu Keris
Karya-karyanya/Jasa:
= Melestarikan dan mengembangkan budaya bangsa melalui daya cipta dan
kreasi keris serta membuat keris dengan keahlian dan cara-cara seperti
empu zaman dahulu.
= Memberikan pelajaran praktek pembuatan keris bagi mahasiswa I.S.I.
Yogyakarta.
= Membuat sekitar 235 keris dengan berbagai pamor dan bentuk sejak tahun
1953-2003
Tanda Penghargaan:
= Piagam dan Plakat Seni Caban Tosan Aji dari Pemda D.I.Yogyakarta
(1985)
= Piagam dari Keraton Yogyakarta.
Alamat :
Gatak, Sumberagung, Moyudan, Sleman. 55563
Sumber Data:
= Kantor Menteri Negara Kebudayaan dan Pariwisata.
= Kantor Gubernur D.I. Yogyakarta.
|
|
| |
|
|
|
|
Ki Empu Djeno Harum Brodjo
Penghargaan buat Empu Keris
Melestarikan dan mengembangkan budaya bangsa melalui daya cipta dan kreasi
keris serta membuat keris dengan keahlian dan cara-cara seperti empu pada
zaman dahulu, merupakan salah satu jasanya yang menjadi pertimbangan
pemerintah menganugrahinya Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma,
Agustus 2003.
Disamping itu, ia juga dianggap berjasa sudah membuat ratusan keris dengan
berbagai pamor dan bentuk untuk memenuhi pesanan dari dalam dan luar
negeri. Dengan keris hasil karyanya, yang banyak diminati oleh orang-orang
dalam negeri maupun luar negeri, oleh negara/pemerintah sudah dinilai
merupakan suatu jasa dalam pengembangan budaya nasional.
Ia juga berjasa telah membagi keahlian dan pengetahuannya serta
pengalamannya dibidang pembuatan keris, dimana ia sangat sering dimuat di
beberapa media elektronik, termasuk TVRI dalam program Profil Budaya.
Disamping itu, ia juga sering mengadakan ceramah tentang keris dan
memberikan pelatihan di berbagai tempat seperti memberikan pelajaran
praktek pembuatan keris bagi mahasiswa ISI Yogakarta
Membuat keris di keluarga pria kelahiran Sleman, 8 Juni 1929 ini
sebenarnya bukan hal baru lagi, dan bahkan kalau boleh disebut,
keahliannya membuat keris sudah merupakan warisan dari ayahnya Kyai Empu
Supowinangun.
Entah sudah sampai di negeri mana 235 keris yang sudah dibuatnya sejak
tahun 1953 sampai 2003 itu, ia sudah tidak diingat dan tidak tahu lagi.
Tapi sebaliknya, di tangan siapapun keris tempahannya itu kini berada,
pemilikinya pasti tahu bahwa penempah kerisnya adalah Ki Empu Djeno Harum
Brodjo.
Mencurahkan seluruh waktu dan pikirannya untuk membuat keris, itulah
keseharian Empu ini. Dan untuk untuk melestarikan keahliannya, ia
mengangkat keponakannya, Sungkowo Harum Brodjo sebagai penerus sekaligus
sebagai anaknya.
Empu yang hanya pernah mengecap pendidikan di Sekolah Ongko Loro ini dalam
memperkenalkan karya-karyanya selalu rajin mengikuti pameran-pameran
seperti;
Pameran di Kal Sumber Agung, pameran di H. Ambarukmo, Pameran di SMP Muh.
Gedongan, Pameran di Kabupaten Sleman, Pameran di Museum Sonobudoyo,
Pameran dan Peragaan di TMII, Pameran rutin di Kraton Yogyakarta setiap
perayaan Sekaten.
Sebelum menerima tanda kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma ini,
beberapa tanda penghargaan juga sudah pernah ia peroleh seperti, Piagam
dan Plakat Seni Cabang Tosan Aji dari Pemda DI. Yogyakarta tahun 1085
serta menerima Piagam dari Keraton Yokyakarta. ►juka
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
|
|