ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Search     A   B     D     F       I       L     N   O   P   Q   R   S     U     W     Y   Z
BADAN
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
R updated 040203
KPU
INDEX PEJABAT   

garis

:::::: Pejabat garis

:::::: Lembaga Tinggi
garis
:::::::::::: Presiden
garis
:::::::::::: MPR/DPR/DPD
garis
:::::::::::: MA
garis
:::::::::::: Bepeka
garis
:::::::::::: DPA
garis
:::::: Kabinet
garis
:::::: Departemen
garis
:::::: Badan-Lembaga
garis
:::::: Pemda
garis
:::::: BUMN
garis
:::::: Asosiasi
garis
::::::::::: Korpri
garis
::::::::::: APPSI
garis
::::::::::: Apeksi
garis
::::::::::: Apkasi
garis
::::::::::: Lainnya
garis
:::::: MK
garis
:::::: Purnabakti
garis
:::::: Redaksi
garis

 
garis
garis

 


Nama:
Drs. Daan Dimara, MA
Lahir:
Sorido, Biak 14 Desember 1944
Istri:
Ny. Suginah, AM, S.Sos
Anak:
Sri Sumarsi
Pekerjaan:
Anggota KPU
Dosen Uncen, Jayapura
Purek II Uncen, Jayapura
Pendidikan:
BA, FISIP Uncen
S1, IKIP Negeri Bandung
MA, Pasca Sarjana UI
Organisasi:
Ketua I Dewan Mahasiswa Uncen
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI).
Email :
Daan_Dimara@kpu.go.id

Drs. Daan Dimara, MA

Sosok Pekerja Keras dan Ulet


Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), ini oleh para koleganya, dikenal sebagai figur yang mau bekerja keras, tekun dan ulet. Walaupun Purek II Uncen, Jayapura, ini tidak mendalami secara spesifik studi politik, ia memiliki pengalaman memadai soal pemilu. Pada Pemilu 1999, ia mendapat kepercayaan untuk menjadi trainer (penatar) Panitia Pemilihan Umum Indonesia untuk Irian Jaya. Iapun diangkat menjadi anggota Panitia Pemilihan Umum Daerah Irian Jaya. Dia pun tersandung masalah korupsi KPU.

Apalah arti sebuah nama, kata William Shakespeare. Bagi Drs. Daan Dimara MA, nama setidaknya memiliki makna simbolik tertentu. Karenanya, bukan suatu kebetulan jika kemudian ia memilih nama Sri Sumarsi untuk putri tunggalnya yang kini telah memberinya satu orang cucu.

Daan yang kelahiran Sorido, Biak lahir dan dibesarkan di Irian Jaya. Ia menghabiskan sebagian besar waktunya di bumi Irian Jaya. Namun, nasib mempertemukan dirinya dengan Suginah AM, S. Sos, seorang gadis asal Solo kelahiran Klaten, Jawa Tengah.
Selama kuliah di Uncen, Daan cukup aktif. Ia tercatat sebagai anggota resimen mahasiswa, menjadi Ketua I Dewan Mahasiswa Uncen, selain aktif di Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI). Setelah sarjana muda di Uncen, ia hijrah ke Bandung dan kuliah di IKIP Bandung mengambil program studi administrasi pendidikan.

Berbekal ijazah sarjana pendidikan, ia mulai meniti karier sebagai dosen di FIP Uncen. Daan kemudian mengikuti program pasca sarjana di Universitas Indonesia, .mengambil spesialisasi antropologi dalam bidang Ekologi Manusia. Penulis sejumlah buku ini merampungkan program masternya tahun 1985. Dua tahun setelah menyelesaikan S 2, ia diangkat sebagai Pembantu Dekan I FISIP Uncen, tiga tahun kemudian diangkat menjadi Dekan. Tahun 1998, ia dipercaya sebagai Pembantu Rektor II hingga tahun 2001.

Ia antara lain menjadi pengajar Antropologi Kependudukan, Antropologi Perkotaan, Sosiologi Keluarga dan Ekologi Manusia.

Diangkat sebagai anggota KPU, tak membuat hubungan Daan dengan almamaternya terputus. Ia mengaku amat mencintai dunia pendidikan. Di sela sela kesibukan sebagai anggota KPU, Daan masih berbagi waktu untuk menularkan pengetahuannya kepada para mahasiswanya. Ia harus menjadi dosen terbang, Jakarta Jayapura.

*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia), sumber KPU