|
|
 |

Nama:
Drs. Daan Dimara, MA
Lahir:
Sorido, Biak 14 Desember 1944
Istri:
Ny. Suginah, AM, S.Sos
Anak:
Sri Sumarsi
Pekerjaan:
Anggota KPU
Dosen Uncen, Jayapura
Purek II Uncen, Jayapura
Pendidikan:
BA, FISIP Uncen
S1, IKIP Negeri Bandung
MA, Pasca Sarjana UI
Organisasi:
Ketua I Dewan Mahasiswa Uncen
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI).
Email :
Daan_Dimara@kpu.go.id |
|
Drs. Daan Dimara, MA
Sosok Pekerja Keras dan Ulet
Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), ini oleh para koleganya, dikenal
sebagai figur yang mau bekerja keras, tekun dan ulet. Walaupun Purek II
Uncen, Jayapura, ini tidak mendalami secara spesifik studi politik, ia
memiliki pengalaman memadai soal pemilu. Pada Pemilu 1999, ia mendapat
kepercayaan untuk menjadi trainer (penatar) Panitia Pemilihan Umum
Indonesia untuk Irian Jaya. Iapun diangkat menjadi anggota Panitia
Pemilihan Umum Daerah Irian Jaya. Dia pun tersandung masalah korupsi KPU.
Apalah arti sebuah nama, kata William Shakespeare. Bagi Drs. Daan Dimara
MA, nama setidaknya memiliki makna simbolik tertentu. Karenanya, bukan
suatu kebetulan jika kemudian ia memilih nama Sri Sumarsi untuk putri
tunggalnya yang kini telah memberinya satu orang cucu.
Daan yang kelahiran Sorido, Biak lahir dan dibesarkan di Irian Jaya. Ia
menghabiskan sebagian besar waktunya di bumi Irian Jaya. Namun, nasib
mempertemukan dirinya dengan Suginah AM, S. Sos, seorang gadis asal Solo
kelahiran Klaten, Jawa Tengah.
Selama kuliah di Uncen, Daan cukup aktif. Ia tercatat sebagai anggota
resimen mahasiswa, menjadi Ketua I Dewan Mahasiswa Uncen, selain aktif di
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI). Setelah sarjana muda di Uncen,
ia hijrah ke Bandung dan kuliah di IKIP Bandung mengambil program studi
administrasi pendidikan.
Berbekal ijazah sarjana pendidikan, ia mulai meniti karier sebagai dosen
di FIP Uncen. Daan kemudian mengikuti program pasca sarjana di Universitas
Indonesia, .mengambil spesialisasi antropologi dalam bidang Ekologi
Manusia. Penulis sejumlah buku ini merampungkan program masternya tahun
1985. Dua tahun setelah menyelesaikan S 2, ia diangkat sebagai Pembantu
Dekan I FISIP Uncen, tiga tahun kemudian diangkat menjadi Dekan. Tahun
1998, ia dipercaya sebagai Pembantu Rektor II hingga tahun 2001.
Ia antara lain menjadi pengajar Antropologi Kependudukan, Antropologi
Perkotaan, Sosiologi Keluarga dan Ekologi Manusia.
Diangkat sebagai anggota KPU, tak membuat hubungan Daan dengan
almamaternya terputus. Ia mengaku amat mencintai dunia pendidikan. Di sela
sela kesibukan sebagai anggota KPU, Daan masih berbagi waktu untuk
menularkan pengetahuannya kepada para mahasiswanya. Ia harus menjadi dosen
terbang, Jakarta Jayapura.
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia), sumber KPU
|
|