A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  H O M E
 ► Home
 ► Biografi
 ► Versi Majalah
 ► Berita
 ► Galeri
  A N E K A
 ► Aneka
 ► Alumni
 ► Ratu Indonesia
 ► Ratu ASEAN
 ► SANG JUARA
 ► Maestro
 ► Penghargaan
  B E R A N D A
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Majalah TI
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 
  C © updated 06032006  
   
  ► e-ti/  
  Nama:
Chrisjon
Nama Lengkap:
Christian Johannes
Lahir:
Banjarnegara, Jawa Tengah, 14 September 1979
Juara:
Juara tinju kelas bulu dunia versi WBA, 2003-sekarang

Alamat Rumah:


 
 
     
 
CHRISJON HOME

 

BERITA

Chrisjon

Juara Tinju Kelas Bulu WBA


Chrisjon juara tinju kelas bulu dunia versi WBA sudah lima kali mempertahankan sabuk juaranya, sejak 2003. Petinju kebanggan Indonesia bernama lengkap Christian Johannes, itu mengalahkan Juan Manuel Marquez (32), asal Meksiko, penantang nomor satu yang semula diunggulkan banyak orang dengan kemenangan angka mutlak (4/3/06).


Chrisjon, kelahiran Banjarnegara, Jawa Tengah, 14 September 1979, telah membuktikan bahwa dialah yang terbaik di tinju kelas bulu dunia versi WBA. Chrisjon telah mengalahkan nama besar para penantangnya.

 

Pertama mengalahkan Osamu Sato (Jepang). Kedua mengalahkan Jose Rojas (Venezuele). Disusul, ketiga, menaklukkan Derrick Gainer (AS), mantan juara dunia WBA yang lebih diunggulkan tapi ditaklukkan pada 22 Desember 2004. Keempat, membungkam Tommy Browne (Australia. Kelima, menubur mimpi Juan Manuel Marquez (Meksiko), penantang pertama dalam pertarungan wajib, Sabtu 4 Maret 2006, di Tenggarong, Kutai Kartanegara.

Dalam pertarungan dengan Marquez, penantang nomor satu yang disebut orang lebih kuat dan lebih cepat, tetapi ternyata Chrisjon lebih cerdik dan tak kalah cepat. Kecerdikan Chrisjon membuat Marquez tak berdaya dan harus mengubur impiannya merebut kembali sabuk juara tinju kelas bulu dunia versi WBA itu.

 

Chrisjon mengalahkan Marquez dengan angka mutlak. Dalam pertarungan itu, wasit Guillermo Perez Pineda, asal Panama, menghukum Marquez dengan memotong dua angka karena memukul Chrisjon terlalu rendah di bawah perut, setelah berulangkali memberi peringatan. Sementara ketiga hakim memberi angka mutlak bagi Chrisjon. Hakim Oscar Perez (AS) memberi nilai 116-110, Takeshi Shimakawa (Jepang) 117-111 dan Pinij Prayadsub (Thailand) menilai 116-112.


Sebelum mengalahkan Marquez, para pemerhati tinju dunia memandang Chrisjon dengan sebelah mata. Mereka menyebut, gelar juara dunia tinju yang dia sandang bukan hasil kerja keras. Chrisjon merebut gelar juara dunia hanyalah sebagai kado, titipan dari Marquez (juara dunia IBF) yang menundukkan Derrick Gainer (juara dunia WBA) dalam partai unifikasi gelar yang tidak disetujui WBA pada 1 November 2003.

Kekalahan Gainer itu membuat sabuknya dicopot dan diserahkan kepada Chrisjon yang menjadi juara ad interim setelah mengalahkan Oscar Leon di Bali, September 2003.

Kemenangan Chrisjon atas Marquez, membuktikan bahwa sabuk juara dunia yang dia terima bukan lagi titipan, tetapi hak yang diperoleh dari perjuangan.

Harus diakui penampilan Chrisjon jauh berkembang setelah lepas dari tangan pelatih tinju Sutan Rambing. Di tangan pelatih asal Australia, Craig Christian, Chrisjon menjadi garang sekaligus dingin dan cerdik. Pukulannya memang belum terlalu kuat, tetapi dia lebih percaya diri, cerdik dan pukulannya selalu mengenai sasaran.

Hanya saja, kubu Christian, terutama pelatih Bob Pidonovski, tampak terlalu memproteksi Chrisjon dari media. Sehingga promosinya menjadi sangat lemah. Akibatnya, secara langsung dan tidak langsung, bayaran Chrisjon hanya 131.000 dollar AS saat melawan Juan Manuel Marquez yang notabene merupakan salah satu petinju terbaik dunia. ►ti

*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)

 

 

 

         

Welcome

This site is currently under construction. Please check back at a later time.