| |
C © updated
01122009-24062003 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/kps |
|
| |
Nama:
Dr. Boediono
Lahir:
Blitar, Jawa Timur, 25 Februari 1943
Agama:
Islam
Pendidikan:
- S1: Bachelor of Economics (Hons.), University of Western Australia
(1967)
- S2: Master of Economics, Monash University, Melbourne, Australia (1972)
- S3: Doktor Ekonomi Bisnis Wharton School University of Pennsylvania, AS
1979
Pekerjaan:
Menteri Keuangan Kabinet Gotong Royong (2001-2004)
Dosen Fakultas Ekonomi UGM
Alamat:
Jalan Mampang Prapatan XX No.26, Jakarta Selatan
|
|
| |
|
|
|
|
| BERITA |
|
|
 |
Centurygate:
TokohIndonesia 3/12/2009 | Aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera)
serta jaringan aktivis Jakarta dan Jawa Barat menyatakan bahwa datanya
tentang aliran dana Bank Century ke lingkaran kekuasaan SBY-Boediono
sebagaimana dirilis di Posko Bendera, Jakarta, Senin (30/11) adalah
valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Centurygate
Jakarta, 01/12/2009: Sungguh
mengejutkan nama putra
Presiden SBY
dan dua pimpinan Tim Kampanye Nasional Capres-Cawapres SBY-Boediono
serta Partai Demokrat disebut-sebut menerima aliran dana Bank Century. Namun, penyebutan nama-nama itu
masih patut diragukan, sebab sumbernya disebut dirahasiakan.
Kasus Bank Century
Jakarta, 26/11/2009: Mantan Gubernur Bank Indonesia yang kini menjabat
Wakil Presiden Boediono menepis dugaan bahwa dana talangan untuk
penyehatan Bank Century senilai Rp 6,7 triliun sebagian digunakan untuk
kampanye Partai Demokrat dan Capres-Cawapres SBY-Boediono pada Pemilu
2009.
Nominasi
Jakarta 03/9/2009: Presiden dan Wakil Presiden terpilih
Susilo Bambang Yudhoyono dan
Boediono belum menetapkan dan mengumumkan susunan
kabinet 2009-2014. Namun, beberapa nama yang diprediksi dinominasikan
sudah banyak beredar. Di antaranya, Joko Soeyanto atau Agus Wijoyo jadi
Mendagri.
Hasil Pilpres
Jakarta 12/8/2009: Komisi Pemilihan Umum telah menetapkan pasangan
Susilo Bambang Yudhoyono dan
Boediono sebagai pemenang Pemilu Presiden 8
Juli 2009. Kemenangan itu pun sudah diuji di persidangan MK dengan
menolak gugatan pasangan Mega-Prabowo
dan Jusuf Kalla-Wiranto.
Pilpres 2009
Jakarta, 12 Mei 2009: Capres Partai Demokrat
Susilo
Bambang Yudhoyono (SBY) dipastikan memilih berpasangan dengan
Boediono (Gubernur
Bank Indonesia) sebagai Cawapres. Pilihan ini
dilakukan guna
menegakkan sistem presidensial. Pasangan ini akan dideklarasikan Jumat
15 Mei 2009 di Bandung.
Prof Dr Boediono
Bangsa Indonesia telah memilih jalur demokrasi untuk
membangun negara ini. Pilihan itu adalah benar. Selanjutnya, dengan
menarik pelajaran dari pengalaman sendiri dan pengalaman negara-negara
lain yang mengikuti jalur ini, bangsa Indonesia memperoleh gambaran
mengenai jalan yang kemungkinan akan dilalui ke depan.
Presiden SBY
Medan, 2/12/2005: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku telah
meminta Boediono, mantan Menteri Keuangan Kabinet Gotong Royong
(Presiden Megawati) untuk masuk memperkuat tim ekonomi Kabinet Indonesia
Bersatu. Presiden menilainya mampu mengelola makro-ekonomi yang kini
belum didukung pemulihan sektor riil dan moneter.
Dr. Boediono
Doktor
Ekonomi Bisnis lulusan Wharton School University of Pennsylvania, AS
1979, ini seorang ekonom bertangan dingin. Tangan dinginnya terlihat
saat menjabat Menteri Keuangan dalam tim ekonomi Kabinet Gotong-Royong
yang disebut publik kala itu sebagai The Dream Team.
Dr. Boediono
Indonesia terancam menghadapi krisi lagi dalam memasuki tahun 2004.
Hal ini mungkin terjadi jika Negara Kesatuan Republik Indonesia secara
bersama-sama gagal mengatasi tiga program yakni berakhirnya program Dana
Moneter Internasional Desember 2003, Pemilihan Umum 2004, dan soal
integritas wilayah. Masa transisi pascaprogram IMF sangat rawan, bukan
hanya menyangkut masalah dana, tetapi juga menyangkut rasa percaya
(confidence) pasar.
Dr. Boediono
Jakarta, Kompas - Siapa pun yang terpilih pada pemerintahan yang akan
datang, sebaiknya mendapatkan tongkat estafet perekonomian yang baik yang
on going (berjalan), bukan ekonomi yang bobrok. Apa opsi yang dipilih
pemerintah saat ini untuk mengakhiri program Dana Moneter Internasional
akan turut menentukan perekonomian seperti apa yang akan diwariskan
pemerintahan saat ini kepada pemerintahan yang akan datang.
|
|