| |
C © updated 22122008 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/pprn |
|
| |
BIODATA
Nama:
Amelia Achmad Yani
Lahir:
Magelang, Jawa Tengah, 22 Desember 1949
Agama:
Islam
Jabatan:
Ketua Umum Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN)
Ayah:
Achmad Yani, Letnan Jendral TNI (Gugur, 1 Okt 1965)
Ibu:
Yayu Ruliah Sutodiwiryo (Wafat, 12 Mei 1991)
Saudara:
Anak ke 3 dari 8 bersaudara
Pendidikan:
a. SMA Santa Ursula, Jakarta - Lulus 1961
b. Universitas Indonesia - Fakultas Sastra Jurusan Antropologi 1968
c. University of Hull East Yorkshire - Sociology and South East Asian
Studies
d. Pitman College, London, Inggris, untuk Bussiness Administration 1971
e. University of the Americas, Northbridge, California, 2000
Dissertasi : Rapid Economic Growth in The Rural Areas, Indonesian
Experience in The Island of Java.
Karir:
a. Pegawai Negeri Sipil di Departemen Luar Negeri, 1972
b. United Nations New York - AS, Oleh Pemerintah RI,
1972 - 1975
c. United Nations Development Programme (UNDP), 1975 - 1988
d. Direktur PT. Sarana Yogya Ventura, 1994 - 1998.
e. Direktur PT. Citra Yani Persada: Agen Aspal Pertamina, sampai
sekarang.
f. Ketua Koperasi Tirta Yani Utama, sampai sekarang
g. Tim Ahli BAPPENAS untuk Pendampingan dan Pelatihan dalam Pengembangan
Kawasan Cepat Tumbuh (Kawasan Timur Indonesia), 2003 - 2004
Pengalaman di UNDP:
a. Mengikuti Regional Meeting for Women in Development di India,
1979
b. Mengikuti Seminar untuk LSM dan Pemerintah di Bangladesh, 1987
c. Mengikuti UNDP Program Seminar di Cairo, Oktober 1988
Organisasi:
a. Ketua KADINDA Sleman untuk Masa Bhakti 1993 - 1998
b. Wakil Ketua Komite Asia Pacifik KADINDA TK I Daerah Istimewa
Yogyakarta
c. Koordinator KADINDA / PEMDA Misi dialog Dagang ke Sydney dan Adelaide
Februari 1994.
d. Ketua Badan Pelaksana Harian Yayasan Kartika Eka Paksi
- AMIK Kartika Yani Yogyakarta, 1996 - 2000
e. Ketua Umum Asosiasi Agen Aspal Pertamina, November 2000 - November
2003
f. Ketua Umum DPP Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) November 2007 -
sampai sekarang.
Karya Buku:
a. "PROFIL SEORANG PRAJURIT TNI", Oktober 1988 yang juga
diterbitkan dalam Bahasa Inggris "PROFILE OF A SOLDIER" yang diterbitkan
oleh Heinemann Publisher-Singapore. Telah di Komikkan dalam ANANDA -
Desember 1993 s.d Maret 1994. Diterbitkan lagi oleh Galang Press, Jogja
dengan judul "Achmad Yani Tubal Revolusi" 2007 dan Sudah cetak ulang
lagi ke dua kalinya.
b. "PERTUMBUHAN PESAT EKONOMI PEDESAAN" Juli 2001 yang merupakan
Dissertasi untuk Doctoral Degree dari University of the Americas.
c. "SEPENGGAL CERITA DARI DUSUN BAWUK", Juli 2001 yang merupakan
perjalanan hidup Penulis.
d. "KUNANG-KUNANG KEBENARAN DI LANGIT MALAM", yang ditulis secara
gabungan bersama keluarga-keluarga Pahlawan Revolusi.
Tulisan dan Makalah:
a Catatan Perjalanan : Muhibah Asmat ke Negara-negara Eropa -
Suara Pembaharuan, 17 Juli 1989.
b PENGALAMAN JADI WISMAN DI AUSTRALIA : "Sebuah Catatan untuk
Pengembangan
Penghargaan:
a. Salah satu dari "Five Hundred Leaders of Influence" American
Biographical Institute USA, 1997
b. Penerima " The Platinum Record for Exceptional Performance 1997" by
ABI, USA
c. Member "International Who's Who of Profesionals 1997", USA
d. "International Best Executive Award 1996/1997" Jakarta, 23 Agustus
1996 oleh Asean Programme Consultant Indonesian Consortium.
e. "28 The Best Business Executives in Developing Indonesia 1996" -
Jakarta, 3 Juni 1996.
f. Terpilih sebagai "Citra Kartini 1996" - Jakarta, April 1996
g. Salah Satu dari "50 penerima EPMI Award (Eksekutif Profesional Muda
Indonesia)" Jakarta, 10 November 1995.
Alamat Kantor:
Dewan Pimpinan Pusat PPRN
: Jl. Pahlawan Revolusi No. 147 Pondok Bambu, Jakarta Timur
Telepon/Fax: (021) 86600230/86600284
Situs Resmi:
http://www.pprn.or.id
Alamat Rumah:
Ds. Rendeng, Kec. Gebang, Kab. Purwerejo, Prov. Jawa Tengah Telp.(0274)
321 083
Dusun Bawuk, Kel. Minomartani, Ngaglik,
Sleman (Jl. Plosokuning IV Kav.12)
Tlp.(0274) 883 815
|
|
| |
|
|
|
|
| AMELIA YANI HOME |
|
|
 |
Amelia Yani
Ketua Umum PPRN (4)
Amelia Yani, puteri pahlawan revolusi Achmad Yani (anak ke 3 dari 8
bersaudara), kelahiran Magelang, Jawa Tengah, 22 Desember 1949, ini
memimpin (Ketua Umum) DPP Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) sejak
November 2007. Ia menargetkan perolehan suara PPRN (parpol peserta
Pemilu 2009 nomor urut 4) sebanyak 10-15%.
Amelia sendiri menjadi Caleg PPRN dari Jawa Tengah. Jika target itu
tercapai, PPRN akan mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden.
Mengenai siapa Capres dan Cawapres, akan dibicarakan setelah mengetahui
hasil pemilu legislatif. Pencalonan sangat terkait dengan perolehan
suara partai politik.
Amelia sangat optimis PPRN akan meraih suara yang signifikan dalam
pemilu 2009. Sebab PPRN memiliki jaringan yang cukup di sejumlah wilayah,
seperti Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sumatera
Utara, dan Kalimantan.
PPRN sendiri menampilkan 342 caleg, di antaranya 103 perempuan. Caleg
yang dijagokan pun mulai usia 23 tahun, dengan jenjang pendidikan
sarjana, magister, doktor dan guru besar.
Sesuai Visi PPRN: "Rakyat bebas dari belenggu penderitaan dan
ketidakadilan," partai ini merumuskan dua misi, yakni: (a) Meningkatkan
pendidikan Nasional dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa; dan (b)
Meningkatkan taraf hidup rakyat untuk mencapai masyarakat adil dan
makmur.
Jadi menurut Amelia, kepada TokohIndonesia.Com keberadaan dan
perjuangan PPRN tidak lepas dari upaya untuk memecahkan berbagai masalah
bangsa dari krisis multidimensional. Masalah yang dinilainya krusial
menyangkut kebodohan, kemiskinan, keterbelakangan, keterpurukan untuk
membebaskan rakyat dari belenggu ketidakadilan.
Semua kader PPRN ingin mendengar suara rakyat, memahami kesulitan
rakyat, dan akan berbuat yang terbaik untuk rakyat. Amelia berharap,
visi dan misi PPRN itu memperoleh dukungan dari masyarakat luas.
Amelia anak ke 3 dari 8 bersaudara, putri dari Achmad Yani, Letnan
Jendral TNI (Gugur, 1 Okt 1965) dan ibu Yayu Ruliah Sutodiwiryo (Wafat,
12 Mei 1991). Biodata Amelia Yani di Pusat Data Tokoh Indonesia,
mencatat Amelia menamatkan pendidikan SMA Santa Ursula, Jakarta, 1961
dan Sarjana (S1) dari Universitas Indonesia - Fakultas Sastra Jurusan
Antropologi, 1968. Kemudian melanjut ke University of Hull East
Yorkshire - Sociology and South East Asian Studies dan Pitman College,
London, Inggris, untuk Bussiness Administration 1971. Lalu meraih doktor
dari University of the Americas, Northbridge, California, 2000 dengan
Dissertasi: Rapid Economic Growth in The Rural Areas, Indonesian
Experience in The Island of Java.
Amelia memulai karir sebagai Pegawai Negeri Sipil di Departemen Luar
Negeri, 1972. Kemudian ditugaskan Pemerintah RI di United Nations New
York, AS, 1972 - 1975. Setelah itu bertugas di United Nations
Development Programme (UNDP), 1975 - 1988.
Selama bertugas di UNDP, Amelia antara lain mengikuti Regional
Meeting for Women in Development di India, 1979; Seminar untuk LSM dan
Pemerintah di Bangladesh, 1987; dan UNDP Program Seminar di Cairo,
Oktober 1988.
Kemudian, Amelia menggumuli dunia bisnis. Menjadi
Direktur PT Sarana Yogya Ventura, 1994 - 1998; Direktur PT. Citra
Yani Persada (Agen Aspal Pertamina), sampai sekarang. Ia juga memimpin (Ketua)
Koperasi Tirta Yani Utama, sampai sekarang.
Di tengah kesibukannya sebagai pengusaha, ia juga pernah bertugas
sebagai Tim Ahli BAPPENAS untuk Pendampingan dan Pelatihan dalam
Pengembangan Kawasan Cepat Tumbuh (Kawasan Timur Indonesia), 2003 -
2004.
Sebagai pengusaha, Amelia juga aktif sebagai Ketua KADINDA Sleman untuk
Masa Bhakti 1993 - 1998; Wakil Ketua Komite Asia Pacifik KADINDA TK I
Daerah Istimewa Yogyakarta; Koordinator KADINDA / PEMDA Misi dialog
Dagang ke Sydney dan Adelaide Februari 1994 dan Ketua Umum Asosiasi Agen
Aspal Pertamina, November 2000 - November 2003. Selain itu, juga
menjabat Ketua Badan Pelaksana Harian Yayasan Kartika Eka Paksi dan AMIK
Kartika Yani Yogyakarta, 1996 - 2000.
Kemudian pada November 2007, ia terpilih menjadi Ketua Umum, Partai
Peduli Rakyat Nasional (PPRN) - sampai sekarang. Ia berhasil
mengorganisir dan membangun jaringan dan kekuatan partai ini sehingga
lolos sebagai peserta Pemilu 2009 dengan nomor urut 4.
Amelia, di tengah kesibukkannya juga amat produktif menulis buku,
artikel di media massa dan juga makalah di berbagai seminar. Buku-buku
hasil karyanya antara lain: "PROFIL SEORANG PRAJURIT TNI", Oktober 1988
yang juga diterbitkan dalam Bahasa Inggris "PROFILE OF A SOLDIER" yang
diterbitkan oleh Heinemann Publisher-Singapore. Telah di Komikkan dalam
ANANDA - Desember 1993 s.d Maret 1994. Diterbitkan lagi oleh Galang
Press, Jogja dengan judul "Achmad Yani Tubal Revolusi" 2007 dan Sudah
cetak ulang lagi ke dua kalinya;
"PERTUMBUHAN PESAT EKONOMI PEDESAAN" Juli 2001 yang merupakan
Dissertasi untuk Doctoral Degree dari University of the Americas.
"SEPENGGAL CERITA DARI DUSUN BAWUK", Juli 2001 yang merupakan perjalanan
hidupnya. Serta, "KUNANG-KUNANG KEBENARAN DI LANGIT MALAM", yang ditulis
secara gabungan bersama keluarga-keluarga Pahlawan Revolusi.
Artikelnya yang pernah dimuat di surat kabar antara lain Catatan
Perjalanan: Muhibah Asmat ke Negara-negara Eropa (Suara Pembaharuan, 17
Juli 1989).
Amelia sudah dianugerahi berbagai penghargaan: (a) Salah satu dari
"Five Hundred Leaders of Influence" American Biographical Institute USA,
1997; (b) " The Platinum Record for Exceptional Performance 1997" by ABI,
USA; (c) Member "International Who's Who of Profesionals 1997", USA; (d)
"International Best Executive Award 1996/1997" Jakarta, 23 Agustus 1996
oleh Asean Programme Consultant Indonesian Consortium; (e) "28 The Best
Business Executives in Developing Indonesia 1996" - Jakarta, 3 Juni
1996; (f) "Citra Kartini 1996" - Jakarta, April 1996; dan (g) Salah Satu
dari "50 penerima EPMI Award (Eksekutif Profesional Muda Indonesia)"
Jakarta, 10 November 1995.
Dukungan
Di bawah kepemimpin Amelia Ahmad Yani, PPRN mendapat dukungan yang cukup
luas. Bahkan ia sendiri mendapat dukungan untuk bersedia menjadi calon
presiden. Antara lain dukungan datang dari para kiai dan santri di
Kalimantan Tengah.
Dukungan itu disampaikan saat Amelia mengunjungi Kalimantan Tengah
Selasa (18/11). Antara lain mengunjungi Pesantren Hidayatul Insani
dan Panti Asuhan AlMim. Di pesantren ini, Amelia dan rombongan disambut
sekitar 300 santri yang dengan setia menunggu sejak pagi hari.
Pesantren yang didirikan K.H Ibrahim pada 1989 itu bergerak di jalur
pendidikan formal dari MI (SD), MTs (SMP) dan MA (SMU). Sedangkan non
formalnya yaitu tahfizul Quran dan TPA.
Dalam kunjungan itu, Amelia menceritakan kisah nyata perjalanan
hidup ayahnya. "Bapak merupakan orang yang teguh memegang prinsif. Dia
juga seorang patriotisme sejati dan jiwanya merah putih," kata Amelia.
Tidak sedikit anak-anak dan pengasuh Ponpes tersebut yang menitikan air
mata ketika Amelia menceritkan peristiwa pengkhianatan PKI dan
detik-detik ayahnya dibunuh.
Selain itu, Amelia juga mengemukakan soal kepemimpinan nasional yang
selama ini selalu diakhiri dengan tragedi yang buruk. "Sekarang ini
pergantian rezim pasti yang dilihat sisi buruknya. Dari Presiden
Soekarno, Soeharto dan seterusnya semua diakhiri dengan hal jelek,
padahal mereka berjasa dalam kondisi yang berbeda," katanya.
Dari pesantren Amelia langsung menuju Panti Asuhan Al Mim yang sudah
berdiri sejak tahun 1971. Di PA ini, Amelia disambut anak-anak yatim. "Saya
terharu dengan semua ini. Doa tulus mereka menjadi bekal buat kita semua
untuk terus berjuang," katanya. Amelia juga melakukan konsolidasi dengan
kader-kader PPRN di Kalteng.
***
PARTAI PEDULI RAKYAT NASIONAL (PPRN) Nomor urut 4, berdiri 20
Januari 2006. Ketua Umum Amelia A. Yani dan Sekretaris Jenderal HVTA
Simandjuntak. Alamat Dewan Pimpinan Pusat di Jl. Pahlawan Revolusi No.
147 Pondok Bambu, Jakarta Timur, Telepon/Fax: (021) 86600230/ 86600284.
Situs Resmi: http://www.pprn.or.id
Sejarah Berdirinya PPRN
Setelah dicermati melalui pengamatan, pengkajian secara mendalam,
kemudian direnungkan dan ditemukan kesimpulan bahwa, ternyata semangat
patriotisme menghancurkan belenggu-belenggu penderitaan dan
ketidakadilan di negeri ini sudah tumbuh dengan akar yang kokoh dalam
sanubari masing-masing putra-putri nusantara ini, jauh sebelum partai
PPRN ini di deklarasikan.
Kebesaran serta ridho Tuhan semesta alam telah mempertemukan dan
mempersatukan beberapa orang putera puteri ibu pertiwi telah mewakili
patriot-patriot bangsa lainnya di bumi Nusantara, dengan kesadaran,
keberanian dan tekad bulat mempelopori wadah perjuangan (organisasi
politik) yang dinamakan Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN).
Didasari oleh kesadaran penuh untuk membebaskan rakyat, kita harus
bersatu dari Sabang sampai Merauke menumpas dan menghancurkan belenggu
penderitaan rakyat dari bumi Nusantara yang dikenal sebagai bumi gemah
ripah loh jinawi.
Maka sejak pada tanggal 16 Februari tahun 2006 di Jakarta dengan gagah
berani telah diproklamasikan secara resmi titik awal perjuangan Partai
Peduli Rakyat Nasional menumpas penderitaan dan ketidakadilan di
Nusantara. Peduli Rakyat!
Pernyataan Dasar Pendirian PPRN
Sejak bangsa Indonesia terbebas dari belenggu penjajahan melalui Proses
Perjuangan Panjang dalam merebut kemerdekaan yang di proklamasikan pada
tanggal 17 Agustus 1945 , kita masih merasakan adanya ketidakadilan
dalam sendi sendi kehidupan rakyat dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara.
Potensi sosial dan budaya serta kekayaan sumber daya alam yang melimpah
yang tidak terkelola secara adil untuk kemakmuran dan kesejahteraan
rakyat dan bangsa indonesia, menggugah kepedulian anak bangsa yang
memiliki komitmen dan rasa cinta tanah air untuk terpanggil
membebebaskan rakyat Indonesia dari belenggu penderitaan dan
ketidakadilan dalam wadah Partai Peduli Rakyat Nasional.
Partai Peduli Rakyat Nasional didirikan sebagai wadah politik yang
digunakan untuk menampung dan memperjuangkan berbagai aspirasi yang
berkembang dimasyarakat dalam rangka membawa bangsa Indonesia keluar
dari Belenggu penderitaan dan ketidakadilan.
Untuk merumuskan strategi dan perencanaan yang tepat, maka disusun buku
Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga sebagai pedoman dan arah
sekaligus sebagai roh perjuangan partai.
Visi dan Misi
Visi: Rakyat bebas dari belenggu penderitaan dan ketidakadilan.
Misi: (a) Meningkatkan pendidikan Nasional dalam rangka mencerdaskan
kehidupan bangsa; (b) Meningkatkan taraf hidup rakyat untuk mencapai
masyarakat adil dan makmur.
Arti Lambang dan Warna
Warna Merah, melambangkan gagah berani dan kesatria. Warna Putih,
melambangkan Kesucian, Jujur dan Bersih.
Warna Hitam, melambangkan Keagungan dan Keteguhan. Bumi Bulat,
melambangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mata Angin,
melambangkan Partai Peduli Rakyat Nasional memberikan keadilan kepada
seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke. ►crs
-TokohIndonesia.com
|
|