| |
C © updated 07012005 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
►e-ti/kompas |
|
| |
Nama :
Prof Dr Ir Alex Kawilarang Warouw Masengi MSc Nusantara
Lahir :
Desa Kinilou, Tomohon, Sulut 13 Juni 1958
Agama:
Kristen
Isteri:
Ixchel Peibie Mandagie MSi (Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu
Kelautan Unsrat)
Anak:
Kesihi, Shinji, Etsuko dan Akira.
Pendidikan :
= Sekolah Dasar di Desa Kinilou 1971
= Sekolah Teknik Pertama lulus tahun 1974. = Sekolah Usaha Perikanan
Menengah di Manado lulus 1977
= Fakultas Perikanan Unsrat lulus 1984
= Program master di Faculty of Fisheries Nagasaki University pada tahun
1990
= Doktor dari The Graduate School of Marine Science and Engineering
Nagasaki University, Jepang, tahun 1993.
Pekerjaan:
= Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Sam
Ratulangi (Unsrat), Manado
= Dosen tamu pada berbagai universitas di Jepang dan Perancis
= Anggota konsultan pembuatan kapal Nagasaki Dream, dan konsultan
pembuatan kapal layar Michinoku-Indonesia
= Konsultan teknik pada Reedbed Technology, Liverpool, Inggris
Kegiatan Lain:
= Wakil Ketua Komisi Pemuda GMIM (Gereja Masehi Injili di Minahasa)
Alamat Kantor :
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat),
Manado
Jl. Kampus Unsrat Bahu. Manado 95115.
Sumber:
Kompas Jumat, 07 Januari 2005 (Freddy Roeroe)
|
|
| |
|
|
|
|
Alex Kawilarang W Masengi
Penemu Kapal Ikan Bersirip
Doktor dari The Graduate School of Marine Science and Engineering Nagasaki
University, Jepang (1993), ini adalah penemu teknologi kapal ikan bersirip.
Temuan pria bernama lengkap Prof Dr Ir Alex Kawilarang Warouw Masengi MSc
kelahiran Desa Kinilou, Tomohon, 13 Juni 1958, ini sudah dipatenkan di
Jepang.
Suami dari Ixchel Peibie Mandagie MSi (juga dosen Fakultas Perikanan dan
Ilmu Kelautan Unsrat), ini diilhami ikan terbang dalam menemukan teknologi
perkapalan tersebut. Ikan itu dapat terbang jauh bagaikan pesawat udara
yang melayang rendah di atas permukaan air laut.
Dia tertarik ketika mengamati bentuk tubuh dan sirip ikan terbang antoni (torani).
Ikan itu dapat melayang di atas permukaan air laut. Tubuhnya terangkat
melalui pergerakan sirip yang relatif panjang dan dorongan pergerakan
tubuhnya sendiri.
Pakar teknik perkapalan perikanan, ini mengamati ikan antoni memiliki
bentuk tubuh yang relatif unik, mulai dari kepala, badannya yang montok,
pergelangan ekornya serta seluruh siripnya.
Bentuk tubuh dan sifat-sifat khas ikan antoni itulah yang ia terapkan ke
dalam desain badan kapal ikan, berikut pemasangan sirip pada bagian
lambung kapal. Hasilnya, tingkat kestabilan kapal ikan relatif menjadi
lebih tinggi apabila dibandingkan dengan jenis kapal ikan lain.
Sejumlah pengkajian dan uji coba stabilitas kapal ikan yang menggunakan
sirip ini sudah dilakukannya sejak 16 tahun terakhir. Pengkajian dan
pengujian dilakukan di Laut Cina Timur, Teluk Ohmura Nagasaki, perairan
Jepang Timur, Teluk Manado dan perairan di sekitar Kota Bitung. Hasilnya,
stabilitas kapal ikan bersirip rata-rata melebihi kapal ikan biasa.
Selain itu, pengujian laboratorium juga dilakukan di beberapa laboratorium
ternama, seperti Laboratorium kapal ikan di Fakultas Perikanan Hokkaido
University, Japan Fisheries Engineering Laboratory, Faculty of Ship
Building Soga University, Nagasaki.
Hasil pengujian stabilitas terhadap kapal ikan tipe sabani dari Okinawa
dengan menggunakan sirip dalam kondisi statis meningkat 17 persen. Adapun
saat kapal dalam kondisi dinamis atau bergerak, tingkat stabilitasnya naik
menjadi 22 persen.
Metode yang sama, diujicobakan pula pada beberapa kapal ikan tipe pamo
yang biasa digunakan para nelayan Sulawesi Utara, baik dalam ukuran nyata
maupun dalam skala model. Dari hasil pengujian diperoleh hasil stabilitas
kapal pamo dalam kondisi statis meningkat 19 persen dan dalam kondisi
dinamis meningkat 28 persen.
Berdasarkan semua pembuktian itu, temuan teknologi kapal ikan bersirip
yang desainnya didasarkan pada bentuk tubuh ikan antoni itu, Alex
mematenkan atas namanya sendiri di Jepang.
Sebuah perusahaan galangan kapal di Jepang saat ini sedang bersiap
memproduksi massal kapal-kapal ikan bersirip yang didasarkan pada model
atau teknologi temuan Alex itu. Makanya, di Jepang namanya tercatat
sebagai anggota konsultan pembuatan kapal Nagasaki Dream, dan konsultan
pembuatan kapal layar Michinoku-Indonesia. Juga menjadi konsultan teknik
pada Reedbed Technology, Liverpool, Inggris.
Alex secara rutin juga menjadi pembicara dan dosen tamu pada berbagai
universitas di Jepang dan Perancis. Dia juga sering menyampaikan makalah
ilmiah di berbagai universitas ternama di Jepang, Belanda, Inggris, dan
Amerika Serikat.
Alex tumbuh di dalam keluarga petani. Ia dilahirkan dan dibesarkan dalam
lingkungan pertanian di kaki Gunung (api) Lokon, Desa Kinilou, Tomohon,
Sulawesi Utara. Ia akrab dengan pertanian palawija, hortikultura,serta
budidaya tambak air tawar. Sehingga ahli kelautan ini tetap cinta alam
pegunungan.
Rumahnya yang sederhana dikelilingi tambak atau telaga lengkap dengan
budidaya ikan mas dan mujair. Di bagian depan rumah tampak beberapa rumpun
pohon bambu yang ikut menambah semarak lingkungan rumahnya.
Ayah empat anak, yaitu Kesihi, Shinji, Etsuko dan Akira, ini bahkan
memanfaatkan lokasi rumahnya di alam pegunungan yang sejuk sebagai tempat
pertemuan para dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Ia sering
menerima tamu di rumahnya yang dikelilingi tambak air tawar itu.
Alex menyelesaikan pendidikan sekolah dasar di Desa Kinilou pada tahun
1971, kemudian melanjutkan ke sekolah teknik pertama dan lulus tahun 1974.
Selanjutnya ia meneruskan pendidikan di Sekolah Usaha Perikanan Menengah
di Manado dan lulus pada 1977.
Setelah sempat bekerja di sebuah perusahaan perikanan, Alex melanjutkan
pendidikannya ke Fakultas Perikanan Unsrat dan lulus tahun 1984. Ia
mengikuti program master di Faculty of Fisheries Nagasaki University pada
tahun 1990 dan meraih gelar doktor di The Graduate School of Marine
Science and Engineering Nagasaki University, Jepang, tahun 1993.
Selain aktif dalam dunia pendidikan, Alex juga dikenal luas di Sulawesi
Utara karena aktivitasnya di berbagai organisasi pemuda. Antara lain,dia
tercatat sebagai Wakil Ketua Komisi Pemuda GMIM (Gereja Masehi Injili di
Minahasa), salah satu gereja terbesar di Kawasan Timur Indonesia. Ia juga
menjadi anggota tim akademisi muda Unsrat yang aktif menjelaskan posisi,
visi, dan misi Unsrat ke depan. ►e-ti/tsl
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia) |
|