|
Entrepreneur Pendiri Bosowa
Setelah tiga tahun di perusahaan Haji Kalla, yang telah menjadi
mertuanya, dia pun pamit, mendirikan usaha sendiri, yang kemudian
berkembang menjadi imperium bisnis Bosowa Group.
................................
22
Bosowa, Tiga Kerajaan Berlian
Bosowa sebuah nama yang amat menarik, unik, mudah diucapkan, enak dan
akrab didengar dan karenanya mudah melekat dalam ingatan. Siapa dan
bagaimana nama ini ditemukan? Penemunya adalah HM Aksa Mahmud sendiri,
selaku pendiri perusahaan Bosowa, yang kini telah berkem-bang menjadi
salah satu perusahaan raksasa dengan lebih 30 anak perusahaan dengan
asset lebih Rp 3,5 triliun. ......................................................... 26
Kiat Bisnis Bosowa
Apa kiat utama HM Aksa Mahmud hingga berhasil membangun imperium bisnis
Bosowa Group? ...................................... 27
WAWANCARA:
Akasa: SBY-JK Telah Bekerja Siang-Malam
Duet SBY-JK (Susilo Bambang Yudhoyono – Jusuf Kalla) sebagai Presiden
dan Wakil Presiden pilihan rakyat secara langsung, merupakan duet yang
paling ideal sepanjang sejarah republik ini. Mereka berdua telah bekerja
luar biasa. Tidak mengenal hari Sabtu-Minggu, siang dan malam. Wakil
Ketua MPR HM Aksa Mahmud menegaskan hal itu dalam wawancara dengan
Wartawan Tokoh Indonesia. .................................................. 30
KAPUR SIRIH:
Pengusaha Negarawan
.... 4
SURAT: Tokoh Kalbar, dll
........................... 4
|
|
|
|
OPINI TOKOH:
Syaykh Panji Gumilang:
La Takdzib, Jangan Berbohong ...................................... 5
Mendorong Enterpreneurship di Daerah
Di era Orde Baru, usahawan di tingkat desa dan kabupaten seakan sulit
bangkit. Yang terus berkembang hanyalah pengusaha karbitan atau
cukong-cukong yang dekat dengan lingkaran kekuasaan. Hanya seorang
entrepreneur sejati yang bisa muncul tanpa bersandar pada penguasa.
Sementara dalam era reformasi ini, menurut HM Aksa Mahmud, peluang
munculnya pebisnis baru, pengusaha daerah, kini sangat terbuka.
......................
38
Langkah Mundur, Kembali ke UUD 1945
Benih-benih demokrasi yang mulai bertunas di Indonesia penuh dengan
tantangan. Antara lain dengan munculnya rasa tidak puas terhadap
amandemen UUD 45, yang merupakan pilar utama demokratisasi di Indonesia,
antara lain dengan pembatasan periode boleh-tidaknya presiden dipilih
lagi. Menurut Wakil Ketua MPR HM Aksa Mahmud, kalau kita kembali ke UUD
45, berarti kita menggiring kembali negara ini ke era lama, zaman susah.
......................................................... 39
DEPTHNEWS:
Pengusaha yang Ingin Berbagi
Sebagai seorang pengusaha sukses yang kini menduduki jabatan dan peran
kenegaraan sebagai Wakil Ketua MPR periode tahun 2004-2009, Aksa
memiliki keinginan sederhana saja. Ia sangat ingin mengisi masa-masa
pengabdiannya sebagai negarawan dan tokoh bisnis dengan berbagi
pengalaman kepada siapa saja. Itulah yang dilakukannya tatkala memberi
kuliah umum di Universitas Al-Zaytun Indonesia, di Desa Sandrem,
Indramayu. ................................ 40
|
|