|
|
|
|
| |
C © updated 27062005-03032004 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/ricky l photo |
|
| |
Nama:
Hj. Aisyah Aminy, SH
Lahir:
Padang Panjang, Sumatera Barat, 1 Desember 1931
Agama:
Islam
Pendidikan:
- Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta, tahun
1957
Pekerjaan:
- Wakil Ketua Panitia Ad Hoc II BP MPR RI, 1999-2004
Penghargaan:
- Bintang Jasa Utama dari pemerintah pada HUT Kmerdekaan RI ke-59
17 Agustus 2004.
Alamat Rumah:
Jalan Pulo Asem Raya No. 1, Rawamangun, Jakarta Timur
Telp. 021-4893022
E-mail: aisyah@tokoh.net |
|
| |
|
|
|
|
| AISYAH AMINY HOME |
|
|
 |
BIOGRAFI =
01
02
03
04
05
06
= Hj Aisyah Aminy, SH (01)
Di saat dunia politik dimonopoli kaum laki-laki, ia tampil ke depan.
Bukan saja seorang parlementarian yang terampil berdebat, ia juga
seorang pejuang gender yang tak kenal lelah.
Siapapun yang melek politik, pasti mengenal nama Hj. Aisyah Aminy, SH,
di kancah perpolitikan Tanah Air. Bertahun-tahun berkecimpung di dunia
partai dan legislatif, perempuan ini punya banyak nama julukan. Singa
Betina dari Senayan, Perempuan Baja dari Senayan, Vokalis DPR dan
sebagainya.
Hj Aisyah Aminy, SH (02)
Malang melintang di dunia politik yang penuh godaan duniawi, sikap hidup
Aisyah Aminy tetap konsisten. Idealismenya tak lekang dan jiwanya yang
religius tak tergoyahkan. Dia politisi perempuan religius yang ditempa
sejak kecil oleh keteladanan orangtuanya.
Hj Aisyah Aminy, SH (03)
Dedikasi Aisyah Aminy tidak terbatas hanya di parlemen. Pada usia 70-an
pun ia masih memperjuangkan persamaan gender yang dirasakannya berjalan
lambat.
Hj Aisyah Aminy, SH (04)
Pemerintah memberinya gelar Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik
Indone-sia. Ia punya banyak kenangan ketika ikut berjuang dalam kancah
pertempur-an saat Agresi Militer Belanda II.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Hj Aisyah Aminy, SH (05)
Inilah pemikiran seorang Aisyah Aminy tentang partainya, korupsi,
kedaulatan negara dan kesejahteraan rakyat. Pemikiran-pemikiran Aisyah untuk masalah bangsa dan negara
tetap setajam dulu. Sampai masa tuanya (usia di atas 70 tahun), ia masih
aktif dalam kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang
digelutinya setelah sebelumnya aktif di Partai Muslimin Indonesia
(Parmusi) tahun 1968. |
|
|
|
Hj Aisyah Aminy, SH (06)
Keaktifan Aisyah tidak hanya
sebatas bidang politik, hukum, dan pemberdayaan perempuan. Ia juga
terjun ke organisasi seni budaya, sosial, dan keagamaan.
Setahun sejak menjadi advokat (1960), Aisyah Aminy terjun pula ke
organisasi seni budaya. Ia masuk ke dalam organisasi Himpunan Seniman
Budayawan Islam (HSBI) yang waktu itu diketuai Yunan Helmi Nasution dan
pernah menjadi anggota Pengurus HSBI. |
|
|