| |
C © updated 01042007 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
Ir Ujang Iskandar ► e-ti/hkt |
|
| |
Nama Daerah:
Kabupaten Kotawaringin Barat
Sebutan:
Bumi Marunting Batu Aji
Ibukota:
Pangkalan Bun
Bupati:
Ir. Ujang Iskandar
Wakil Bupati:
Sukirman
Telp:
(0532) 21012
|
|
| |
|
|
|
|
| MAJALAH TI-36 |
|
|
 |
MTI-36: TOKOH UTAMA: 01
02
03
04
05
WAWANCARA: 06
TOKOH PILIHAN:
07 PERSPEKTIF:
08
09
DEPTHNEWS: 10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24 == Provinsi
Kalteng
Kabupaten Kotawaringin Barat
MTI-36-14- DEPTHNEWS: Kabupaten Kotawaringin Barat secara resmi sejak tanggal 3
Oktober 1959 sudah terbentuk secara resmi, dengan ibukota Pangkalan Bun.
Kabupaten seluas 10.759 km2 ini terdiri dari enam wilayah kecamatan,
berpenduduk 189.407 jiwa (2003). Pertumbuhan penduduknya rata-rata
mencapai 3,92 persen per tahun.
Kabupaten Kotawaringin Barat merupakan salah satu daerah penghasil
kelapa sawit dan lada yang cukup potensial bagi Provinsi Kalimantan
Tengah. Pada tahun 2003 PDRB kabupaten ini sudah mencapai RP 615,927
miliar.
Jumlah perusahaan PMA/PMDN yang beroperasi di kabupaten ini sepanjang
tahun 2005 tercatat 28 buah, terdiri dari empat PMA dimana tiga di
antaranya bergerak di industri kayu dan satu di bidang perkebunan.
Kemudian perusahaan PMDN mencapai 24 buah, terdiri dari 18 perusahaan
perkebunan, tiga perusahaan kehutanan, dua perusahaan industri dan satu
perusahaan perikanan. Rencana investasinya saat itu mencapai
2,791.022.68 dollar AS, sedangkan realisasinya berhasil melampaui
tercatat 3,562,280.64 dollar AS.
Salah satu potensi ekonomis daerah ini adalah usaha pertanian. Luas
lahan pertanian rata-rata mencapai 7.226 ha menghasilkan padi sawah dan
padi ladang dengan total produksi 14.995 ton. Kemudian lahan untuk
jagung 1.020 ha dengan produksi 2.012 ton. Dalam skala terbatas juga ada
komoditi ubi kayu, kacang tanah, kacang kedelai, kacang hijau dan
sayur-mayur.
Kawasan hutan di Kabupaten Kotawaringin Barat saat ini mencapai 680.116
ha. Peruntukannya meliputi Kawasan Hutan Produksi Tetap (KHPT) sekitar
215.543 ha, Kawasan Hutan Produksi Terbatas 83,351 ribu ha, kawasan
hutan konservasi 404,52 ribu ha. Sedangkan sisa lainnya diperuntukkan
sebagai kawasan hutan nasional, kawasan hutan khusus dan sebagainya.
Sektor perikanan khususnya tambak cukup potensial dengan potensi lahan
di kawasan pantai sekitar 26.650 ha. Kabupaten ini juga telah memiliki
kawasan usaha peternakan seluas 230 ribu ha, dengan produksi padang
rumput 11 ton/ha/tahun dan produksi alang-alang yang mencapai 8 ton/ha/tahun.
►mti
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
|
|