| |
C © updated 26062004 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
►e-ti/pg |
|
| |
Nama:
H.R. Agung Laksono
Lahir:
Semarang 23 Maret 1949
Agama:
Islam
Isteri:
Sylvia Amelia Wenas
Anak:
= Shelly Kencanasari Laksono-Silalahi
= Dave Akbarshah Laksono
= Alia Noorayu Laksono
Pendidikan:
= Sekolah Dasar (SD) (1960)
= Sekolah Menegah Pertama “Perguruan Cikini”Jakarta (1963)
= Sekolah Menengah Atas (SMA) di Medan, Sumatra Utara (1968)
= Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia (UKI) tahun keenam
(1972).
Pendidikan lainnya:
= Penataran P-4 Type A, BP-7 Pusat, Jakarta (1980)
= Terpadnas di Lemhanas (1983)
= Manggala Tingkat Nasional Angkatan XXV
= Pendidikan Eisenhower Programme di Amerika Serikat (1990)
Pengalaman Legislatif:
= Sekertaris FKP MPR-RI (1993-1997)
= Wakil Ketua FKP MPR-RI (1997-1998)
= Anggota DPR/MPR-RI tiga periode (1997-1998 dan 1987-1997)
= Anggota MPR-RI Utusan Daerah Sulawesi Tenggara (1999 – 2004)
= Ketua DPR-RI (2004-2009)
Pengalaman Eksekutif:
= Menteri Negara Pemuda dan Olahraga pada Kabinet Reformasi
Pembangunan (1998-1999)
= Menteri Negara Pemuda dan Olahraga pada Kabinet Pembangunan VII (1998).
Pengalaman Dunia Usaha:
= Wakil Komisaris Utama PT. Spinindo Mitradaya/PT. East Jakarta Industrial
Park (EJIP) (1996 –1998)
= Pimpinan Umum Majalah Info Bisnis (1994-1998)
= Direktur Utama PT. Cakrawala Andalas Televisi (AN-TEVE) (1993-1998)
= Komisaris Utama PT. Mapalus Makawanua Charcoal Industry (PMDN) di Bitung,
Sulawesi Utara (1987 –1998)
Organisasi:
= Ketua Umum DPP AMPI (1983-1988)
= Ketua BPD HIPMI JAYA (1975-1977)
= DPP Angkatan Muda Jayakarta
= Wakil Sekertaris Jenderal DPD AMPI Tingkat I DKI (1977-1978)
= Wakil Sekertaris DPD AMPI Tingkat I DKI Jakarta (1978-1979)
= Ketua Biro Pengarahan Sarana dan Dana DPD Golkar Tingkat I DKI Jakarta
(1979-1984)
= Wakil Bendahara PDK I Kosgoro DKI Jakarta (1979-1983)
= Ketua Umum BPP HIPMI (1983-1986).
= Ketua Umum DPP AMPI (1983-1988)
= Ketua Departemen Pengabdian Masyarakat DPP Golkar (1988 - 1993)
= Ketua Kompartemen Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan KADIN (1988-1993)
= Sekjen PPK Kosgoro (1990-1995)
= Wakil Ketua Dewan Kehormatan KADIN Indonesia (1993-1998)
= Anggota Dewan Pertimbangan Organisasi Kosgoro (1995-2000)
= Ketua Yayasan STIMA Kosgoro
= Dewan Pembina Bamuhas Kosgoro (1996 – 2001)
= Ketua DPP Golkar (1993–2004)
= Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 (Periode 2002-2007).
Kegiatan Internasional:
= Diundang pemerintah Amerika Serikat (USA) untuk visitation ke New
York, California, Ohio, Philadelphia, Washington DC dan Texas selama 1
bulan (1986).
= Conference on Small Scale Business at Winnipeg, Canada (19984)
= The 10th International Small Business Congress di Singapore (1983)
= The XXXVIII JCI World (Junior Chamber International) di Taipei (1983)
= Anggota Steering Committee Indonesian Executive Fund Departemen Keuangan
RI (1984-1987)
Penghargaan:
= Adimanggalya Krida - Pembina Olah Raga (2000)
= Bintang Maha Putera Adipradana (1999)
= Doctor Honoris Causa in International Business, Pittsburgh State
University, USA (1989).
Sumber:
DPP Partai Golkar
|
|
| |
|
|
|
|
HR Agung Laksono
Jadikan DPR “Rumah Rakyat’
Ketua DPP Partai Golkar Korbid Organisasi, Keanggotaan, dan Kader (OKK)
dan mantan Menpora, ini terpilih sebagai Ketua DPR-RI periode 2004-2009.
Dia terpilih satu paket (Paket A) dengan empat Wakil Ketua DPR yakni
Soetardjo Soerjogoeritno (PDI-P), Muhaimin Iskandar (PKB) dan Zaenal
Ma'arif (PBR) yang dicalonkan Koalisi Kebangsaan (Partai Golkar, PDIP, PBR
dan PDS).
Paket A ini mengalahkan calon Paket B yakni Endin AJ Soefihara (PPP)
bersama EE Mangindaan (Partai Demokrat), Ahmad Farhan Hamid (PAN), dan Ali
Masykur Musa (PKB) dicalonkan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP),
Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Fraksi Partai
Kebangkitan Bangsa (PKB), Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan
Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi (Partai Bulan Bintang, Partai Persatuan
Demokrasi dan Kebangsaan, Partai Pelopor, Partai Penegak Demokrasi
Indonesia, dan PNI Marhaenisme).
Dalam rapat paripurna pemungutan suara yang dipimpin Pimpinan Sementara
DPR Agung Laksono dan Yakobus Kamarlo Mayangpadang (PDI-P), yang
berlangsung sejak pukul 19.00 Wib Jumat 1 Oktober hingga dini hari Sabtu 2
Oktober 2004, itu Paket A mendapat 280 suara, mengalahkan Paket B Endin
yang mendapat 257 suara. Empat suara abstain dan enam suara tidak sah.
Total suara 547. Dipercaya m,enjadi saksi perhitungan suara Marisa Haque
dari Paket A dan Angelina Sondakh dari Paket B. Kedua saksi beberapa kali
sempat berdebat soal keabsahan surat suara dalam proses perhitungan suara
yang terasa tegang berhubung perbedaan perolehan suara yang sempat tipis
dan saling berlomba.
Ketatnya perbedaan perolehan suara itu tak terlepas dari menyeberangnya
F-PPP dari Koalisi Kebangsaan yang ditawari menjadi calon ketua DPR oleh
partai-partai ‘Koalisi Kerakyatan’ pendukung Susilo Bambang
Yudhoyono-Jusuf Kalla dalam Pemilu Presiden. Menyeberangnya PPP ke kubu
Koalisi Kerakyatan mengurangi kekuatan Koalisi Kebangsaan, yang dalam
pembahasan Tata Tertib (Tatib) DPR sebelumnya kompak.
Namun Koalisi kebangsaan tampak tidak kehilangan akal dengan mencalonkan
Muhaimin Iskandar dari PKB, kendati F-PKB secara resmi justru mencalonkan
Ali Masykur Musa dalam Paket B. Strategi ini yang tampaknya mendapat
dukungan dari Ketua Dewan Syuro PKB KH Abdurrahman Wahid telah memperkuat
posisi Koalisi Kebangsaan (Paket A).
Agung Laksono, yang akrab dipanggi Agung, dalam pidato selepas pelantikan
(pengambilan sumpah) dihadapan Ketua Mahkamah Agung Bagir Manan, dini hari
2 Oktober 2004, mengatakan akan berupaya menjadikan DPR sebagai ‘rumah
rakyat’.
Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 (Periode 2002-2007) yang berpenampilan kalem
ini memang tak asing lagi dalam percaturan politik nasional. Tokoh politik
yang cukup berpengaruh di Partai Golkar ini sudah menjabat Menteri Negara
Pemuda dan Olahraga pada Kabinet Reformasi Pembangunan (1998 – 1999) dan
Menteri Negara Pemuda dan Olahraga pada Kabinet Pembangunan VII (1998).
Dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar tahun 1998,
kelahiran Semarang 23 Maret 1949, ini terpilih menduduki jabatan strategis
dalam struktur DPP Partai Golkar, sebagai Ketua DPP Partai Golkar Korbid
Organisasi, Keanggotaan, dan Kader (OKK).
Suami dari Sylvia Amelia Wenas dan ayah dari Shelly Kencanasari
Laksono-Silalahi, Dave Akbarshah Laksono dan Alia Noorayu Laksono, ini
adalah jebolan Sarjana Kedokteran Universitas Kristen Indonesia (UKI)
tahun 1972. Dia menyelesaikan Sekolah Dasar (SD) tahun 1960 dan Sekolah
Menegah Pertama “Perguruan Cikini” tahun 1963 di Jakarta serta Sekolah
Menengah Atas (SMA) di Medan, Sumatra Utara.
Dia juga telah mengikuti Penataran P-4 Type A, BP-7 Pusat, Jakarta (1980),
Terpadnas di Lemhanas (1983) dan Manggala Tingkat Nasional Angkatan XXV di
Istana Bogor. Juga mengikuti Pendidikan Eisenhower Programme di Amerika
Serikat selama 4 (empat) bulan atas undangan pemerintah Amerika Serikat
(990).
Mantan Ketua Umum DPP AMPI (1983-1988), ini juga sudah makan asam garam
dalam berorganisasi. Agung telah menjabat Ketua BPD HIPMI JAYA (1975 –
1977). Kemudian, memimpin sejumlah organisasi, di antaranya DPP Angkatan
Muda Jayakarta, Wakil Sekertaris Jenderal DPD AMPI Tingkat I DKI (1977 -
1978), Wakil Sekertaris DPD AMPI Tingkat I DKI Jakarta (1978 - 1979),
Ketua Biro Pengarahan Sarana dan Dana DPD Golkar Tingkat I DKI Jakarta
(1979 - 1984), Wakil Bendahara PDK I Kosgoro DKI Jakarta (1979 - 1983),
dan Ketua Umum BPP HIPMI (1983 - 1986).
Sebelum terpilih menjadi Ketua DPR (2004-2009) dia juga sudah
berpengalaman di legislatif: Dia menjabat Sekertaris FKP MPR-RI
(1993-1997), Wakil Ketua FKP MPR-RI (1997-1998), Anggota DPR/MPR-RI tiga
periode (1997-1998 dan 1987-1997) dan Anggota MPR-RI Utusan Daerah
Sulawesi Tenggara (1999-2004).
Dalam dunia usaha, Agung juga aktif memegang jabatan penting antara lain,
Wakil Komisaris Utama PT. Spinindo Mitradaya/PT. East Jakarta Industrial
Park (EJIP) (1996 –1998), Pimpinan Umum Majalah Info Bisnis (1994-1998),
Direktur Utama PT. Cakrawala Andalas Televisi (AN-TEVE) (1993-1998),
Komisaris Utama PT. Mapalus Makawanua Charcoal Industry (PMDN) di Bitung,
Sulawesi Utara (1987 –1998).
Dalam perjalanan hidupnya, Agung telah menerima beberapa penghargaan. Di
antaranya, Adimanggalya Krida - Pembina Olah Raga (2000), Bintang Maha
Putera Adipradana (1999) dan Doctor Honoris Causa in International
Business, Pittsburgh State University, USA (1989).
Agung juga beberapa kali menghadiri pertemua internasional. Di antaranya
Conference on Small Scale Business at Winnipeg, Canada (19984), “The 10th
International Small Business Congress” di Singapore (1983), “The XXXVIII
JCI World (Junior Chamber International)” di Taipei (1983) dan sebagai
Anggota Steering Committee Indonesian Executive Fund Departemen Keuangan
RI (1984-1987). Selain itu, dia juga pernah diundang pemerintah Amerika
Serikat (USA) untuk visitation ke New York, California, Ohio,
Philadelphia, Washington DC dan Texas selama 1 bulan (1986).►tsl
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
|
|