| |
C © updated
17062004 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti |
|
| |
Nama:
Drs. Adolf Jouke Sondakh
Lahir:
Suluun, 20 Juni 1939
Agama:
Kristen Protestan
Pekerjaan/Jabatan :
Gubernur Sulawesi Utara Masa Bakti 2001-2005
Pendidikan:
- SD 1953 Tompaso Kab. Minahasa
- SMP 1956 Langowan Kab. Minahasa
- SMA 1960 Manado
- Sarjana 1966 Fak. Sospol Unsrat Manado Jurusan Akademi Negeri
Alamat Kantor:
Bumi Beringin
Alamat Rumah:
Ranotana Lingkungan I
Jl. Bethesda Manado
|
|
| |
|
|
|
|
== 1 2
3
4 5 6
7 ==
Drs. Adolf Jouke Sondakh (7)
Peluang Investasi Sulut
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Utara tahun 1996 sebesar 9,25 %, namun pada
awal krisis ekonomi tahun 1997 hanya mencapai 5,38 %, dan makin terpuruk
pada tahun 1998 dimana pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi sebesar
2,27 %.
Kemudian setelah melalui upaya penyelamatan dan pemulihan ekonomi, maka
perekonomian daerah Sulawesi Utara ini menunjukkan signal pertumbuhan yang
positif yaitu ditandai dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,76 % pada
tahun 1999, dan pada tahun 2000 sudah mencapai 5,85 %.
Sedangkan pada tahun 2001 pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara agak melambat
kembali yakni hanya mencapai sekitar 4 %, hal ini berada dibawah target
yaitu 5,86 %. Nampaknya usaha-usaha pemulihan ekonomi ini memberi pengaruh
dalam jangka pendek saja sedangkan pada jangka panjang kurang memberi
keuntungan, karena yang harus diharapkan untuk mendongkrak pertumbuhan
ekonomi adalah bersumber dari pengembangan ekspor dan pengembangan
investasi.
Sedangkan perkembangan nilai ekspor Sulawesi Utara dalam kurun waktu tahun
1998-2002, tidak terjadi peningkatan yang cukup signifikan, dimana pada
tahun 1998 nilai ekspor Sulawesi Utara mencapai US$ 2l7 .673.674,53 dan
pada tahun 2000 meningkat menjadi US$ 328.ll6.283,36 kemudian mengalami
penurunan pada tahun 2001 karena nilai ekspor hanya mencapai US$
311.974.972,78. Penurunan ini disebabkan belum adanya diversifikasi
komoditi ekspor.
Dalam kurun waktu tersebut, komoditi ekspor yang menonjol di Sulawesi
Utara antara lain adalah: pala, fuli. ikan kaleng, ikan hias, ikan kerang,
ikan malalugia beku, ikan tuna segar, minyak kelapa, tepung kelapa, arang
tempurung, kopra/bungkil dan vanili. Dan pada tahun berikutnya juga,
komoditi-komoditi tersebut tampaknya masih mendominasi sebagai komoditi
utama Sulawesi Utara.
Sementara itu, investasi Sulawesi Utara dalam tahun 2000 dan tahun 2001
telah diterbitkan Surat Persetujuan (SP) sebanyak 27 buah proyek yang
terdiri dari 23 buah proyek PMA dan 6 buah proyek PMDN dengan nilai
investasi, yakni PMA sebesar US$ 13.600.000 dan PMDN sebesar
Rp.1.328.561.727.000. Sedangkan realisasi yang dilaksanakan untuk PMA
sebesar US$ 490 dan PMDN sebesar Rp.5.482.955.000.
Kecilnya realisasi penanaman modal ini disebabkan Iklim Investasi yang
belum kondusif antara lain country risk yang relatif tinggi dan sangat
mempengaruhi kondisi di Sulawesi Utara, kepastian bukum yang belum
terjamin, sarana dan prasarana pendukung yang belum memadai dan lain-lain.
Penurunan investasi ini berlaku pada tingkat nasional dimana PMA mengalami
penurunan sebesar 66% sedangkan PMDN turun sebesar 32 %.
Dilihat dari Pendapatan Perkapita Sulawesi Utara dalam 3 tahun 1999
sebesar Rp.3.543.109, kemudian pada tahun 2000 menjadi Rp.3.775.755
selanjutnya pada tahun 2001 menjadi Rp.4.396.372 kenaikan ini menunjukkan
tingkat kesejahteraan masyarakat mengalami perkembangan yang positif
walaupun tingkat inflasi Sulawesi Utara pada tahun 2001 berada di dua
digit yaitu sebesar 13.30%. ► juka-atur =>Kembali
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia) |
|