|
Habibie, Bacharuddin Jusuf
Mantan Presiden RI Ketiga, Si Jenius
ahli konstruksi pesawat terbang,
ini pada masa emas kejayaan dengan sejumlah jabatan, adalah manusia paling multidimensional di
Indonesia. Ia manusia cerdas ajaib yang sempat menghadirkan selaksa
harapan kemajuan teknologi demi kejayaan negeri ini.
Harmoko
Dia Menteri Penerangan tiga periode, Kabinet Pembangunan IV-VI
(1983-1997). Maka tak salah jika banyak orang menyebut mantan Ketua PWI ini sebagai loyalis Soeharto. Namun ketika mahasiswa
berdemonstrasi dan menemuinya selaku Ketua DPR/MPR, Harmoko didampingi
empat wakil ketua, tampil di televisi, meminta Pak Harto mundur.
Pendeta Rudolf Adolf Tendean (2)
Pengalaman yang tak terlupakan di Ma’had Al-Zaytun memberi kesan indah
dalam hati Pendeta Rudy. Ia tidak akan berhenti memberitakan kabar baik
bahwa Ma’had Al-Zaytun sedang memupuk persaudaraan, toleransi dan
perdamaian. Ia tidak akan berhenti meski kelak ia sudah pindah tugas
dari GPIB Koinonia. Bahkan ia pun berniat menyekolahkan (kuliah) anak di
Al-Zaytun.
Prof. Dr. Robert W. Hefner
Six hundred years ago the great Arab historian, Ibn Khaldun, observed that
popular religion in Muslim societies tends to oscillate between periods of
strict religious observance and others of devotional laxity. An astute
observer of social life, Khaldun (1958) attributed this cultural cycle to
features of ecology and social organization peculiar to the Middle East.
|
|
|
|
AM Hendropriyono
Tidak mudah menyatakan kebenaran. Hal itu tercuplik dari pengalaman
Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) ini.
Ketika ia menyatakan bahwa di Indonesia ada jaringan teroris, beberapa
kalangan mencemoohnya, membantah dan tak percaya. Tapi ketika terjadi
tragedi bom di Bali, beberapa kalangan itu sempat pula menuntutnya mundur
dari Kepala Badan Intelejen Nasional (BIN). Ia dituding tak bisa
mengidentifikasi adanya gerakan teroris di sini.
Dato’ Paduka Sri Mir Khan
CEO Dinar & Dirham International Sdn. Bhd, ini menyatakan komitmen
untuk menggerakan kebangkitan umat Islam melalui sistem ekonomi Dinar emas
Islam. Perusahaan Dinar & Dirham, diresmikan Perdana Menteri Malaysia
Dr Mahathir Mohamed pada Oktober 2003 bersamaan Konferensi Pemimpin Islam
dari 57 negara di Putrajaya
Malaysia.
Prof. Dr. Robert W. Hefner
Menurut Prof. Dr. Robert W. Hefner, tesis sekulerisme penghapusan agama
(bahwa semakin modern masyarakat semakin sekuleris) itu salah. Justru
sebenarnya, agama itu malah suatu kebutuhan di zaman modern ini. Dalam
ceramah umumnya di Al-Zaytun, ia juga menyebut pluralisme merupakan satu
ciri pokok dari dunia kita. Pluralisme tidak hanya menyangkut isu etnis
dan agama tapi menyangkut seluruh kehidupan kita.
Siti Hardiyanti Rukmana
Ketika Pak Harto masih berkuasa pernah terbetik analisa politik Mbak Tutut
telah dipersiapkan Pak Harto untuk memimpin Indonesia kelak. Tutut
kerapkali dilibatkan dalam rombongan kepresidenan di dalam dan luar negeri.
Tutut juga dicantelkan di organisasi Golkar sebagai salah seorang ketua.
Golkar adalah mesin politik Orde Baru.
|
|