|
Syaykh Dr Abdussalam Panji Gumilang
Indonesia semestinya dapat menjadi rumah tempat berteduh bagi individu
(bangsa) penghuninya yang majemuk. Penghuni rumah Indonesia yang
pluralistik ini semestinya tampil secara sadar sebagai aktor pembangunan
sikap dan jiwa altruistik (nahniyah). Sekat-sekat budaya, ras dan agama
semestinya tidak menjadi penghambat penghuni rumah Indonesia.
►Versi
Word Document
Syaykh Dr Abdussalam Panji Gumilang
Pengakuan adanya kekuatan Yang Maha Tinggi, yaitu Tuhan, Allah, God,
Yahweh, Elohim, yang disertai ketundukan itu, merupakan fitrah (naluri)
yang dimiliki oleh setiap manusia. Kendati demikian, manusia tetap
memerlukan adanya pemberi peringatan agar tidak menyeleweng dari
fitrahnya, mereka adalah para nabi dan rasul.
|
|
|
|
Syaykh Abdussalam Panji Gumilang
Menjelang
2020, para pelajar Indonesia modern dapat menjadi the first in the world
dalam pencapaian sains dan matematik. Syaykh AS Panji Gumilang
mengemukakan hal itu sebagai salah satu butir Kesepakatan Muharram 1426
tentang Pencapaian Minimal Pendidikan Indonesia Modern 2020. ►Versi
Word Document Syaykh AS Panji Gumilang
Syaykh A.S. Panji Gumilang dalam Khutbah ‘Ied Al-Adlha mengatakan pembangunan kembali daerah-daerah
terkena bencana menjadi tugas wajib bangsa dan pemerintah Indonesia, yang
pembiayaanya pun tidak mesti mengandalkan hanya dari bantuan luar negeri. Khutbah ‘Ied Al-Adlha 1425 H/2005 M di Masjid
Rahmatan Lil ‘Alamin Ma’had Al-Zaytun, pada tarikh 10 Dzu al-Hijjah 1425 H / 21 Januari 2005 M.
►Versi Word
Document |
|