A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  H O M E
 ► Home
 ► Biografi
 ► Versi Majalah
 ► Al-Zaytun
 ► Berita
 ► Wawancara
 ► Pidato
 ► Buku
 ► Galeri
 ► Sahabat
 ► Eksponen
 ► Link
 ► Majalah TI
 ► Nusantara
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu


 

 

 
  C © updated 13102007-03032004  
   
  ► e-ti/ms  
  Nama:
Syaykh Abdussalam Panji Gumilang
Lahir:
Gresik, 30 Juli 1946
Jabatan:
Syaykh Al-Zaytun
 
     
 
PANJI GUMILANG HOME

Syaykh Al-Zaytun AS Panji Gumilang

Bumi Harus Diselamatkan

IED AL-ADHA 1428 H: Pesan hari raya kurban kali ini (1428 H) adalah: Suatu ajakan meningkatkan karya nyata penyelamatan bumi tempat tinggal segala makhluk hidup, dari kerusakan, kehancuran, akibat ulah dan keserakahan manusia. Syaykh al-Zaytun A.S. Panji Gumilang mengemukakan hal itu dalam khutbah ‘Ied Al-Adha 1428 H bertema ‘Berkorban Demi Kemanusiaan yang Adil dan Berperadaban’ di Kampus Al-Zaytun, 10 Dzu al-Hijjah 1428 H / 20 Desember 2007 M.

 

Syaykh Dr Abdussalam Panji Gumilang

Jangan Berhenti Membangun Diri

IDUL FITRI 1428 H: Di antara sekian banyak rahmat Allah salah satunya berkenaan dengan masalah persaudaraan dan persahabatan. Ditegaskan bahwa seluruh kaum beriman itu bersaudara. Dalam beragama intinya jangan saling bercerai-berai atas namanya dan pribadi-pribadi maupun kelompok-kelompok yang merespon rahmat Ilahi sajalah yang dapat menghindari pertikaian dan pertengkaran. Versi Lengkap,pdf

 

BIOGRAFI:   01  02  03  04  05 =

 

Syaykh Abdussalam Panji Gumilang (05)

Tokoh Pembawa Damai dan Toleransi

BERINDO 46: Pada bagian ketujuh kilas balik Al-Zaytun (29 Agustus 1999-29 Agustus 2007), kami menyajikan sosok dan visi Syaykh Dr Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang selaku tokoh pendiri sekaligus personifikasi Ma’had Al-Zaytun. Dia adalah seorang tokoh pendidikan (pembawa) budaya toleransi dan perdamaian.

 

BERINDO-36:  01  02  03  04  05  ==

Syaykh AS Panji Gumilang

TSJ, Mimpi untuk Jakarta 2015

BERINDO 36-1: Syaykh AS Panji Gumilang, bermimpi untuk menyelesaikan masalah Ibukota Negara secara holistik. Yakni membangun Tirta Sangga Jaya (TSJ) - kanal air penyangga Jakarta Raya, yang multifungsi. Selain untuk mengatasi banjir, juga berguna sebagai infrastruktur transportasi, pariwisata dan lain-lain.

 

Syaykh AS Panji Gumilang

Jangan Buang Air ke Laut

BERINDO 36-2: Cuplikan lirik lagu keroncong Bengawan Solo ciptaan Gesang: “Air mengalir sampai jauh, akhirnya ke laut” menjadi tidak relevan lagi, karena air yang dikelola dan dimanfaatkan dengan baik menjadi sangat berguna bagi kehidupan manusia.

 

Syaykh AS Panji Gumilang

TSJ Mengelola Air Sembari Berbisnis

BERINDO 36-3: Proyek (mimpi) Tirta Sangga Jaya bilamana terwujud jadi kenyataan punya multimanfaat. TSJ menjadi sarana pengelolaan air yang bisa dikembangkan menuju bisnis air baku, transportasi air dan jalan, pembangkit listrik tenaga air serta pariwisata.

 

Syaykh AS Panji Gumilang

Pendanaan Tirta Sangga Jaya

BERINDO 36-4: Sepuluh persen saja dari total jumlah penduduk Indonesia membeli obligasi negara senilai minimal 4.200 dolar AS (setara dengan Rp 38,64 juta), mimpi Tirta Sangga Jaya akan menjadi kenyataan.

 

Wawancara Syaykh AS Panji Gumilang

Tirta Sangga Jaya Nama Yang Bagus

BERINDO 36-5: Pemimpin Kampus Al-Zaytun, Syaykh AS Panji Gumilang memiliki mimpi besar tentang pengendalian air di Ibukota Negara, dengan berpijak pada proyek Waduk Windu Kencana yang sedang dikerjakan Al-Zaytun siang malam. Ia mengambil contoh pembangunan bendungan Azwan, di Mesir, yang berhasil mengendalikan kota Kairo dari ancaman air bah Sungai Nil dan serangan buaya-buayanya.

 

Oleh Dr Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang*

La Takdzib, Jangan Dusta

OPINI TOKOH MTI-35: Umur, baik umur manusia atau umur suatu bangsa sangat menentukan. Sebagai manusia, usia 40 tahun seharusnya sudah dalam kondisi konsis. Jika masih ada manusia yang sudah berusia 40 tahun masih juga melakukan ‘amalun shalihun la yardlahu, selamanya dia tidak akan mendapatkan ridha.

 

 
       

 

 

IDUL FITRI 1427 H

Syaykh Dr Abdussalam Panji Gumilang

Interdependensi, Fitrah Kehidupan Manusia

Beraktivitas untuk mencapai masa depan yang terhormat, memerlukan pengendalian diri, masing-masing pada proporsinya. Itulah wujud saling ketergantungan satu dengan lainnya (interdependensi) dalam beraktivitas. Syaykh al-Zaytun AS Panji Gumilang mengemukakan hal itu pada Khutbah ‘Ied al-Fithri 1427 H/2006 M, di Kampus Al-Zaytun, pada tarikh 01 Syawwal 1427 H (24 Oktober 2006 M). ►Versi Word Document
 

IDUL ADLHA

Syaykh Dr Abdussalam Panji Gumilang

Keteduhan dalam Rumah Indonesia

Indonesia semestinya dapat menjadi rumah tempat berteduh bagi individu (bangsa) penghuninya yang majemuk. Penghuni rumah Indonesia yang pluralistik ini semestinya tampil secara sadar sebagai aktor pembangunan sikap dan jiwa altruistik (nahniyah). Sekat-sekat budaya, ras dan agama semestinya tidak menjadi penghambat penghuni rumah Indonesia. ►Versi Word Document

 

PERSPEKTIF

Syaykh Dr Abdussalam Panji Gumilang

Toleransi Akidah dalam Beragama

Pengakuan adanya kekuatan Yang Maha Tinggi, yaitu Tuhan, Allah, God, Yahweh, Elohim, yang disertai ketundukan itu, merupakan fitrah (naluri) yang dimiliki oleh setiap manusia. Kendati demikian, manusia tetap memerlukan adanya pemberi peringatan agar tidak menyeleweng dari fitrahnya, mereka adalah para nabi dan rasul.

 

Universitas Al-Zaytun (01)

Universitas Riset Internasional

Ma’had Al-Zaytun yang telah mengorbit dalam jagat raya pendidikan tingkat sekolah menengah sejak 1999, tahun ini, tepatnya Agustus 2005, segera memulakan pendidikan tinggi dengan nama Universitas Al-Zaytun (UAZ). Pengoperasian UAZ ini merupakan pewujudan sistem pendidikan satu pipa (one pipe education system), yang sejak awal dicanangkan Syaykh Ma’had Al-Zaytun Dr Abdussalam Panji Gumilang.

 

PIDATO

Syaykh Abdussalam Panji Gumilang

Perjuangan Menjadi Bangsa Mandiri

Menjelang 2020, para pelajar Indonesia modern dapat menjadi the first in the world dalam pencapaian sains dan matematik. Syaykh AS Panji Gumilang mengemukakan hal itu sebagai salah satu butir Kesepakatan Muharram 1426 tentang Pencapaian Minimal Pendidikan Indonesia Modern 2020. ►Versi Word Document

 

BERITA

Tatkala Mars Universitas Al-Zaytun

Berkumandang di Gereja

Sekali lagi Ma’had Al-Zaytun dan GPIB (Gereja Protestan Indonesia bagian Barat) mengimplementasikan dan memancarkan misi toleransi dan perdamaian secara nyata. Kali ini, setelah Syaykh al-Ma’had Dr Abdussalam Panji Gumilang didaulat berpidato (khotbah) di podium altar gereja, Mars Universitas Al-Zaytun berjudul Ajaran Illahi untuk Semua pun berkumandang di gereja itu, dinyanyikan bersama seluruh jemaat dan eksponen Ma’had Al-Zaytun.

 

EKSPONEN

Imam Supriyanto

Satukan Visi di Al-Zaytun

Syaykh Al-Mahad Abdussalam Panji Gumilang, menerapkan kepemimpinan kekitaan di Ma’had Al-Zaytun. Dia didampingi para eksponen Yayasan Pesantren Indonesia (YPI). Salah seorang di antaranya, Imam Supriyanto, yang sehari-hari menjabat Wakil Ketua YPI, yayasan yang mengelola kampus peradaban Ma’had Al-Zaytun.

     

BIOGRAFI

Syaykh Abdussalam Panji Gumilang

Pelopor Pendidikan Terpadu

Dia adalah personifikasi Ma’had Al-Zaytun. Pendiri dan pemimpin Ponpes modern (kampus) ‘Pusat Pendidikan dan Pengembangan Budaya Toleransi serta Pengembangan Budaya Perdamaian’ ini sungguh seorang pelopor pendidikan terpadu (kampus peradaban). Dia seorang guru yang mengandalkan manajemen ‘kekitaan’ bukan ‘keakuan’.

 

Ma'had Al-Zaytun (1)

Ponpes Berskala Dunia

Ma’had Al-Zaytun, sebuah model pondok pesantren modern, berskala internasional. Sebuah kampus peradaban terpadu, pesantren spirit but modern system, yang diharapkan bisa mempersiapkan peserta didik agar sanggup, siap dan mampu untuk hidup secara dinamis di lingkungan negara bangsanya dan tatanan masyarakat antarbangsa dengan penuh kesejahteraan dan kebahagiaan duniawi dan ukhrowi.

 

Ma'had Al-Zaytun (3)

Al-Zaytun Pancarkan Toleransi

Dari Ma’had Al-Zaytun memancar cahaya persaudaraan, damai dan toleransi. Laksana satelit mengorbit memancarkan sinyal pesan damai dan toleransi ke seluruh penjuru bumi. Di pondok pesantren modern bersetting internasional, ini suatu event persahabatan monumental, pertama kali, telah terjadi dalam sejarah kehidupan keberagamaan di Indonesia.

 

BERITA

Pameran Pendidikan

Mengangkat Martabat Bangsa

Oleh Sofwan DA dan Nawawi*)

Perjalanan Taaruf Pendidikan Ma’had Al-Zaytun mengikuti Pameran Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia di Kuala Lumpur, Malaysia. Pada 30 Maret 2005, suasana Hall Exhibition Centre yang terletak di lantai III Mid Valley Mall, Kuala Lumpur tak seperti biasanya. Ratusan orang tampak antri menanti giliran untuk bisa sampai di sebuah stan yang berukuran hanya 2x2 meter.

 

SAHABAT

M. Jusuf Kalla

Arsitek Pemulihan Ekonomi

Pengusaha sukses dan kader Golkar ini justru berkibar dalam era reformasi. Dia memang seorang tokoh yang dinilai ‘bersih’ dan dapat diterima semua golongan. Setelah terpilih menjadi Wakil Presiden, dia pun kemudian terpilih menjadi Ketua Umum Partai Golkar pada Munas di Bali (19/12/2004), meraih 323 suara dari 482 suara.

 

SAHABAT

Prof Dr HM Roem Rowi, MA (05)

Al-Zaytun Patut Dicontoh

Ahli Tafsir Al-Quran dan mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur, Prof Dr HM Roem Rowi, MA mengatakan Al-Zaytun itu aset umat Islam dan bangsa Indonesia yang perlu dan patut dicontoh dan dijaga. “Kita harus mengucapkan terima kasih dan bangga dengan apa yang telah dilakukan oleh Syaykh Panji Gumilang dan kawan-kawan di Al-Zaytun, sebab itu merupakan lembaga pendidikan masa depan yang modern.”

 

Hj Aisyah Aminy, SH

Perempuan Baja Vokalis Senayan

Di saat dunia politik dimonopoli kaum laki-laki, ia tampil ke depan. Bukan saja seorang parlementarian yang terampil berdebat, ia juga pejuang gender yang tak kenal lelah. Siapapun yang melek politik, pasti kenal nama politisi yang punya banyak julukan ini: Singa Betina dari Senayan, Perem-puan Baja dari Senayan, Vokalis DPR dan sebagainya.