| BERITA |
|
|
 |
Ch Robin Simanullang
Bagian Satu: Setiap kali mengunjungi Al-Zaytun, kami selalu menemukan
inspirasi yang menjadi pencerahan dan guide to action untuk
berbudaya toleransi dan perdamaian. Inspirasi (ilham) yang memberi
jawaban, bagaimana agar setiap orang (penulis) melalui karyanya menjadi
berguna bagi sesama dan rahmat bagi semesta alam.
Syaykh Al-Zaytun AS Panji Gumilang
IED AL-ADHA 1428 H:
Pesan hari raya kurban kali ini (1428 H) adalah: Suatu ajakan
meningkatkan karya nyata penyelamatan bumi tempat tinggal segala makhluk
hidup, dari kerusakan, kehancuran, akibat ulah dan keserakahan manusia.
Syaykh al-Zaytun A.S. Panji Gumilang mengemukakan hal itu dalam khutbah
‘Ied Al-Adha 1428 H bertema ‘Berkorban Demi Kemanusiaan yang Adil dan
Berperadaban’ di Kampus Al-Zaytun, 10 Dzu al-Hijjah 1428 H / 20 Desember
2007 M.
Syaykh Dr Abdussalam Panji Gumilang
IDUL FITRI 1428 H:
Di antara sekian banyak rahmat Allah salah satunya berkenaan dengan
masalah persaudaraan dan persahabatan. Ditegaskan bahwa seluruh kaum
beriman itu bersaudara. Dalam beragama intinya jangan saling
bercerai-berai atas namanya dan pribadi-pribadi maupun kelompok-kelompok
yang merespon rahmat Ilahi sajalah yang dapat menghindari pertikaian dan
pertengkaran.
Versi
Lengkap,pdf
Syaykh Al-Zaytun
BERINDO 46: Pada bagian ketujuh kilas balik Al-Zaytun (29
Agustus 1999-29 Agustus 2007), kami menyajikan sosok dan visi Syaykh Dr
Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang selaku tokoh pendiri sekaligus
personifikasi Ma’had Al-Zaytun. Dia adalah seorang tokoh pendidikan (pembawa)
budaya toleransi dan perdamaian.
BERINDO-36:
01
02
03
04
05 ==
Syaykh AS Panji Gumilang
BERINDO 36-1: Syaykh AS Panji Gumilang, bermimpi
untuk menyelesaikan masalah Ibukota Negara secara holistik. Yakni
membangun Tirta Sangga Jaya (TSJ) - kanal air penyangga Jakarta Raya,
yang multifungsi. Selain untuk mengatasi banjir, juga berguna sebagai
infrastruktur transportasi, pariwisata dan lain-lain.
Syaykh AS Panji Gumilang
BERINDO 36-2: Cuplikan lirik lagu keroncong Bengawan Solo
ciptaan Gesang: “Air mengalir sampai jauh, akhirnya ke laut” menjadi
tidak relevan lagi, karena air yang dikelola dan dimanfaatkan dengan
baik menjadi sangat berguna bagi kehidupan manusia.
Syaykh AS Panji Gumilang
BERINDO 36-3: Proyek (mimpi) Tirta Sangga Jaya bilamana terwujud
jadi kenyataan punya multimanfaat. TSJ menjadi sarana pengelolaan air
yang bisa dikembangkan menuju bisnis air baku, transportasi air dan
jalan, pembangkit listrik tenaga air serta pariwisata.
Syaykh AS Panji Gumilang
BERINDO 36-4: Sepuluh persen saja dari total jumlah penduduk
Indonesia membeli obligasi negara senilai minimal 4.200 dolar AS (setara
dengan Rp 38,64 juta), mimpi Tirta Sangga Jaya akan menjadi kenyataan.
Wawancara Syaykh AS Panji Gumilang
BERINDO 36-5: Pemimpin Kampus Al-Zaytun, Syaykh AS Panji
Gumilang memiliki mimpi besar tentang pengendalian air di Ibukota
Negara, dengan berpijak pada proyek Waduk Windu Kencana yang sedang
dikerjakan Al-Zaytun siang malam. Ia mengambil contoh pembangunan
bendungan Azwan, di Mesir, yang berhasil mengendalikan kota Kairo dari
ancaman air bah Sungai Nil dan serangan buaya-buayanya.
|