A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  H O M E
 ► Home
 ► Biografi
 ► Versi Majalah
 ► Al-Zaytun
 ► Berita
 ► Wawancara
 ► Pidato
 ► Buku
 ► Galeri
 ► Sahabat
 ► Eksponen
 ► Link
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Majalah TI
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 
  C © updated 20052005  
   
  ► e-ti/ms  
  Nama:
Syaykh Abdussalam Panji Gumilang
Lahir:
Gresik, 30 Juli 1946
Jabatan:
Syaykh al-Ma'had Al-Zaytun
 
   

INDEX:

= Universitas Riset

= Visi, Misi & Output

= Fakultas Pertanian

= Fakultas Teknik

= Fakultas Kedokteran

= Fakultas TI

= Fakultas Bahasa

= Fakultas Pendidikan

 

 
 
UNIVERSITAS AL-ZAYTUN

 

UAZ:   01   02   03   04   05   06   07   08   =

 

Universitas Al-Zaytun (01)

Universitas Riset Internasional


Ma’had Al-Zaytun yang telah mengorbit dalam jagat raya pendidikan tingkat sekolah menengah sejak 1999, tahun ini, tepatnya Agustus 2005, segera memulakan pendidikan tinggi dengan nama Universitas Al-Zaytun (UAZ). Pengoperasian UAZ ini merupakan pewujudan sistem pendidikan satu pipa (one pipe education system), yang sejak awal dicanangkan Syaykh Ma’had Al-Zaytun Dr Abdussalam Panji Gumilang.

Jaminan mutu adalah alasan utama penerapan system pendidikan satu pipa Al-Zaytun. Sekali bergerak mendidik, kata Syaykh Ma’had Al-Zaytun, harus berkualitas dan berkelas dunia. “Al-Zaytun, jangan berbuat yang tidak bermutu. Untuk apa kita mendidik, bila hasilnya akan sia-sia,” seruan yang sering ditekankan Syaykh Ma’had Al-Zaytun kepada segenap eksponen dan guru Al-Zaytun.

Al-Zaytun yang lahir dari sebuah gagasan dan konsep brilian telah memunculkan sebuah paradigma baru pendidikan di negeri ini. Tidak sekadar mengubah kesan kumuh lembaga pendidikan pesantren menjadi modern, dan mengubah penampilan dari pakai sarung menjadi berpakaian lengkap dengan jas dan dasi, tetapi juga mengubah paradigma dan wawasan menjadi berskala global. Al-Zaytun adalah lembaga pendidikan Indonesia yang disetting dengan jaminan mutu berskala global.
Guna lebih menjamin kualitas itu, maka one pipe education system dijadikan madzhab pendidikan Al-Zaytun. Dengan sistem tersebut, santri berpeluang menempuh pembelajaran di MAZ, selama 20 tahun secara berkelanjutan. Mulai sekolah dasar, pada umur enam tahun hingga mencapai gelar doktor (S3) pada usia 25 tahun.

Diharapkan, pada usia sedini mungkin (25 tahun), para alumni Al-Zaytun telah dapat mengabdikan dirinya pada bangsa dan negaranya, dalam kapasitasnya sebagai doktor. Tidak heran bila orang yang telah menyaksikan dan mendalami secara seksama sistem pendidikan yang dianut Al-Zaytun, merasa berkeyakinan bahwa Al-Zaytun akan melahirkan putera-puteri bangsa yang akan mempercepat kemajuan bangsa ini sehingga mampu duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi di tataran kehidupan antar bangsa.

Persiapan Menuju Universitas
Pada akhir Mei 2005, MAZ meluluskan lebih dari 1.200 pelajar tingkat menengah atas. Sebagai konsekuensi menganut pendidikan bersistem satu pipa, MAZ harus menyiapkan terwujudnya universitas, yang dapat menampung mereka dan siapa pun (dari luar pelajar MAZ) yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di MAZ.

Untuk itu, berbagai persiapan, dilakukan dengan seksama. Gedung perkuliahan berlantai 7, ditambah 1 basemen, dengan luas lantai 24 ribu m2 pun telah disiapkan, bernama Gedung Perkuliahan Jenderal Besar H Muhammad Soeharto.
Ruangan-ruangan dalam gedung tersebut, telah didesain sesuai dengan hajat universitas. Terdapat 40 ruang kuliah, dengan luas masing-masing, 96 m2; 20 ruang kuliah berbentuk segi enam, masing-masing seluas 120 m2; delapan ruang kuliah berbentuk tribune, seluas masing-masing 144 m2; 40 laboratorium dengan luas masing-masing 96 m2; 88 ruang rektorat dan dekanat dengan total luas 1353 m2; dua ruang pertemuan, masing-masing seluas 480 m2; 1 auditorium seluas 1.008 m2 dan ruang pendukung lainnya.

Pada tahap pertama, UAZ menyelenggarakan pendidikan dengan enam fakultas, yaitu: Fakultas Pertanian Terpadu, Fakultas Teknik Terpadu, Fakultas Kedokteran, Fakultas Teknologi Informasi (Information Technology), Fakultas Bahasa Terpadu dan Fakultas Pendidikan.

Kemudian setelah berjalan dua hingga tiga semester, akan ditambah dengan fakultas-fakultas lainnya, baik eksakta maupun sosial, seperti Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum dan lain-lain. ►ti/tim jurnalis maz LANJUT

*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)