|
Pencarian Terakhir
budayawan (96) Soekarno (55) soeharto (40) prabowo (14) Ki Hajar Dewantara (35) Kwik Kian Gie (17) Jero Wacik (26) Asep Sunandar (18) joko widodo (16) ali sadikin (22) Yohanes Surya (17) taufik kiemas (25) bob sadino (19) jokowi (17) ganjar pranowo (23) jusuf kalla (25) megawati (12) GITA WIRJAWAN (16) sutiyoso (22) surya paloh (17)
Pencarian Populer
Jassin (1) budayawan (96) chairil anwar (7) Idham Chalid (2) Presiden (3) president (1) presidenT RI (1) presiden ri (2) H. Probosutejo (1) probosutejo (2) tangkilisan (3) haryono umar (1) emirsyah satar (8) yunita leisar (1) keuangan (1) akbar tanjung (6) fahri hamzah (4) muhammad sobary (2) sobary (1) ISLAM (1) kristen (3) rachmat yasin (1) rahmat yasin (1) MUHAMAD SOBARY (1) marpaung (1) Arifin Tasrif (2) Soekarno (55) teramalem (1) naomi susan (2) siti hardiyanti (1) said salahudin (1) lieo nam kiong (1) |
|
Teman sejati adalah cerita kahyangan yang belum jadi
Setelah berhasil mengadakan Kemah Sastra Nasional pertama di Cibubur, Jakarta pada Juli 2011 lalu, kini Yayasan Cendol Universal Nikko yang mewadahi grup facebook Diskusi Fiksi Menulis Fiksi Membaca Fiksi Universal Nikko+mayokO aikO (yang akrab disebut sebagai CENDOL = Cerita Nulis Diskusi Online) kembali akan menggelar acara tahunan ini di Cikole, Bandung, 07-08 Juli 2012 nanti. Acara yang akan dihadiri oleh penulis dari seluruh Indonesia dan beberapa penulis dari luar negeri ini akan dimotori oleh penulis-penulis yang tak asing seperti Donatus A. Nugroho, Mayoko Aiko, Farick Ziat, Nestor Rico Tambunan dan banyak lagi. Diharapkan dalam acara ini nantinya akan menggairahkan tumbuhnya bibit-bibit muda yang gemar dan piawai menulis serta menggairahkan dunia literasi di Indonesia.
Selain menggelar diskusi dan simulasi menulis, acara Kemsasnas 2 akan diisi dengan berbagai kegiatan literasi hingga bakti sosial. Seperti tahun lalu, ada beberapa agenda yang telah disiapkan oleh panitia Kemah Sastra Nasional ini. Diantaranya adalah pembacaan puisi, monolog, dan Stand Up Comedy. Selain itu, ada pemberian award untuk beberapa Cendolers (sebutan untuk anggota grup Cendol) yang berprestasi.
Beberapa grup wilayah Sumatera yang merupakan bagian dari grup pusat yang berasal dari Lampung, Bengkulu, Medan, Riau, Aceh pun akan hadir dan meramaikan pestanya para penulis itu. Dalam perjalanannya, grup kepenulisan ini telah menghadirkan penulis-penulis baru yang karyanya telah dimuat di beberapa koran harian, majalah dan tabloid Ibukota serta dibukukan oleh berbagai penerbit.
Grup yang jumlah anggotanya kini mencapai hampir 7000 orang ini baru dibentuk kurang dari 2 tahun yang lalu, atas prakarsa Mayoko Aiko, Donatus A. Nugroho dan Putra Gara, ketiganya adalah penulis produktif yang berkibar di era 90-an hingga kini. Kelebihan dari grup yang kemudian terwadahi dalam sebuah Yayasan adalah juga karena mempersiapkan diri untuk menampung dan menerbitkan karya anggota melalui Penerbit Universal Nikko Jakarta. Dan beberapa karya yang telah diterbitkan itu sendiri sudah bisa dibeli toko buku seperti Gramedia, Gunung Agung, Togamas, dan beberapa toko buku lain di seluruh Indonesia.
Grup yang punya motto “Satu utuk semua, bukan semua untuk satu” ini meniadakan senioritas di ruang maya, semuanya sama dalam hal belajar dan berbagi pengalaman. Prestasi diukur dengan karya, bukan jam terbang. Dengan menerapkan pola ini, grup ini telah menelurkan bibit-bibit muda dalam dunia kepenulisan. Karena tujuan dari terbentuknya dari adalah misi sosial: Mendidik pemuda-pemudi agar lebih giat membaca, menulis dan berkarya.
Grup Cendol juga punya jadwal kelas seperti halnya sekolah nyata. Dimana dalam setiap kelasnya akan dihadiri oleh ratusan murid. Dalam kelas yang ada di jendela maya, para murid dan Suker (suhu keren, sebutan untuk guru) akan berinteraksi melalui diskusi dan tanya jawab. Dalam kelas pun, tak melulu serius, ada bercandaan yang justru membuat para murid betah dan tidak boring. Jadwal kelas itu sendiri berlangsung setiap hari, dari hari Senin - Minggu. Kelas ini tidak pernah sepi, selalu ada murid-murid yang ingin bertanya, bahkan mencari perhatian Sang Suker.
Selain secara berkala menyelenggarakan workshop kepenulisan gratis di berbagai kota di Indonesia, Yayasan Cendol Universal Nikko juga kerap diundang ke beberapa radio di Jakarta, Surabaya dan Bengkulu. Dalam acara mingguan itu, pendengar disuguhkan pengertian tentang apa itu Diskusi Fiksi Menulis Fiksi Membaca Fiksi Universal Nikko+mayokO aikO dan bagaimana caranya agar bisa bergabung dan belajar secara online.
Selain berlajar online, grup yang mewadahi bibit-bibit baru ini juga intens melalukan kopdar (kopi darat) antara Cendolers.
Nanti bulan Juli 2013, Komunitas Cendol akan mengadakan lagi Kemah Sastra ke 3. Ditunggu, ya.
Jumlah koleksi file audio termasuk MP3 dari hari ke hari semakin banyak. Sudah saatnya menggunakan software manajemen file-file audio yang lebih canggih selain iTunes.
Sedikitnya ada delapan kelebihan Android yang cukup menonjol dan kurang atau tidak dimiliki oleh sistem operasi ponsel lainnya seperti Windows Mobile dan iPhone.
Oleh Bantu Hotsan Simanullang | Perbedaan hadir untuk saling melengkapi bukan untuk saling meniadakan.
Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.