WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Desainer Muda Berbakat

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Desainer Muda Berbakat
Oscar Lawalata | Tokohindonesia.com | rpr

Di usia yang belum genap 30 tahun, peraih penghargaan British Council's International Young Creative Entrepreneur (IYCE) Fashion Award 2009 ini sudah berhasil masuk dalam jajaran 'desainer mahal', dengan menawarkan tiga label: OscarOscar Colture, Oscar Lawalata etnik, dan OscarOscar ready to wear. Hampir 90% rancangannya buatan tangan dengan mengedepankan elemen tekstil asli Indonesia, pewarna alami dan budaya etnik.

 

Perancang busana
Lihat Curriculum Vitae (CV) Oscar Lawalata

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Oscar Lawalata

QR Code Halaman Biografi Oscar Lawalata
Bio Lain
Click to view full article
Achmad Sahal
Click to view full article
Martua Sitorus
Click to view full article
Jusuf Wanandi
Click to view full article
Zaenal Soedjais
Click to view full article
Aberson Marle Sihaloho
Click to view full article
Rizal Ramli
Click to view full article
Charles Bonar Sirait

Oscar Septianus Lawalata, demikian nama lengkap pria kelahiran Pekanbaru, 1 September 1977 ini. Oscar adalah putra pasangan Alexander Polii dan aktris Ragnild Antoinette atau yang lebih dikenal dengan nama Reggy Lawalata. Sejak kecil, sisi feminim pria berdarah campuran Jawa-Ambon-Manado ini memang lebih menonjol. Ia lebih suka bergaul dengan teman-teman Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
dibanding laki-laki. Oleh karena itu, Oscar yang di masa kecilnya jago bermain bola bekel ini tak urung selalu menjadi bahan ledekan. Belum lagi pembawaannya yang gemulai, ditambah kulit halus, alis mata bagus, dan bibir merah alami, tak ayal memancing anak-anak untuk iseng mengolok-oloknya.

Untunglah, meski selalu diejek, Oscar bukan anak yang cengeng, siapa pun yang menghinanya akan ia lawan. Itu juga berkat didikan ibunya agar ia berani menantang siapa pun kalau memang benar. Didikan ini sebenarnya agak preman, tapi itulah yang Oscar terapkan selama sekolah. Dengan begitu, ia tumbuh menjadi anak yang kuat dan tahan banting dari segala omongan buruk tentang dirinya.

Sulung dari dua bersaudara ini berusaha untuk tetap tegar dalam mengarungi kehidupan. Itulah yang selalu diteladaninya dari sang bunda, Reggy. Saat Oscar berusia lima tahun, ia harus menghadapi kenyataan pahit akibat perceraian kedua orang tuanya. Karena tidak terlalu lama hidup bersama dengan sang ayah, Oscar mengaku tak ada satu pun kenangan yang tersisa tentang ayahnya, fakta yang diakuinya mempermudah dirinya menerima kenyataan.

Karena masih di bawah umur, Oscar dan adik kandung satu-satunya, Mario Lawalata, berada di bawah pengasuhan Reggy. Sebagai orang tua tunggal, Reggy pontang panting menghidupi dua buah hatinya. Menjahit cempal pegangan panci sampai tengah malam untuk dijual seharga lima ratus rupiah sepasang, berjualan gado-gado dan es cendol, menjadi sopir bus sekolah, sampai menenteng tas besar berisi barang kreditan ke rumah teman-temannya yang sedang mengadakan arisan sambil menuntun Oscar dan Mario, semua dilakoni Reggy.

Perjuangan ibundanya yang tak kenal lelah membuat Oscar tumbuh menjadi anak yang kuat meski ia sadar bahwa dirinya berbeda dari pria pada umumnya. Walau begitu, Oscar yang di masa kecilnya bercita-cita menjadi petani ini tak sedikit pun minder, sifat femininnya justru membuat Oscar lebih peka terhadap keindahan dan seni. Itulah yang pada akhirnya menarik Oscar untuk terjun ke dunia fesyen. Berbekal bakat menggambar yang dimilikinya, Oscar mulai meniti mimpinya menjadi seorang Lihat Daftar Desainer
Lihat Daftar Desainer
desainer
dengan bersekolah di Esmod, Jakarta. Program yang seharusnya tiga tahun, hanya dijalani separuhnya. Oscar berhenti sekolah saat terjadi krisis moneter tahun 1998. Uang yang sedianya untuk biaya sekolah digunakannya untuk membuka usaha.

Meski gagal menyelesaikan pendidikannya di sekolah mode tersebut, jiwa wirausaha Oscar begitu menggebu-gebu. Seperti kebanyakan Lihat Daftar Desainer
Lihat Daftar Desainer
desainer
yang baru membangun karirnya, ia ingin memiliki butik. Keinginan tersebut akhirnya kesampaian. Berawal dari persahabatannya dengan seorang model bernama Novie yang dikenalnya saat mengikuti lomba model di majalah remaja semasa SMA dulu. Kebetulan, Novie merupakan sosok yang sangat mengerti orang-orang seperti Oscar.

Bersama Novie, yang sudah dianggapnya sebagai kakak, Oscar mulai memasuki dunia pergaulan orang-orang fesyen. Novie kemudian mengajak Oscar untuk bekerja dengan pacarnya yang biasa disapa Mas Awi, di event organizer (EO) miliknya. Saat itu Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
EO belum sebanyak sekarang. Jadi, EO mereka sering mendapat proyek besar. Oscar bertugas menangani baju-baju penari karena mereka juga bertindak sebagai show director untuk beberapa acara.

Setelah hubungan Novie dan Mas Awi berakhir, Oscar dan Novie kemudian mencetuskan ide untuk membuat butik berdua di tahun 1997. Jika Oscar memiliki minat yang tinggi pada fesyen, Novie sangat menyukai bidang interior. Mereka lalu berkolaborasi dan membuka butik dengan nama Ne' Tes di Jalan Senopati, Jakarta. Dulu, kondisi butik yang sekarang sudah menjadi kantor milik Oscar Lawalata dan second line-nya, Oscar Oscar, amat sederhana karena hanya terdiri dari satu lantai. Bagian depan dijadikan tempat memajang baju-baju rancangan Oscar, sementara di bagian belakangnya untuk tempat jualan barang interior, seperti kain-kain tenun dari Jawa Barat untuk sofa dan lain-lain. Meski tanpa promosi besar-besaran dan hanya dari mulut ke mulut saja, butik Ne' Tes berkembang cukup pesat.

Di awal tahun 1998, Oscar pernah membuat tas dari bahan bulu. Ternyata sambutannya sangat baik dan sempat menjadi tren se-Jakarta. Banyak orang yang rela antre demi membeli tas bulu itu. Seiring berjalannya waktu, hubungannya dengan Novie mulai renggang. Mereka mulai berbeda pola pikir dan sibuk dengan urusan masing-masing.

Pada Februari 2009, Oscar meraih penghargaan International Young Creative Entrepreneur (IYCY) yang digelar British Council, dan berhak atas hadiah uang sebesar 7.500 Pounsterling.

Meski sudah menemukan cara untuk berekspresi lewat butiknya, ibunda Oscar masih belum bisa menerimanya secara total. Apalagi waktu itu ia mulai tampil dengan dandanan gothic yang terbilang aneh. Kuteks hitam, lengkap dengan rok panjang hitam membuat Reggy memprotes penampilan anak sulungnya itu. Hampir setiap hari ibu dan anak itu bertengkar, tak jarang Oscar sampai menangis. Kalau sudah begitu, ibunya akan berusaha merangkulnya kembali.

Oscar sadar, kehidupan ibu dan adiknya sangat jauh berbeda. Meski ia tahu kalau mereka sama-sama bertujuan baik dan mendukung agar ia bisa mempunyai kehidupan seperti mereka. Akan tetapi, Oscar tak dapat membohongi hati kecilnya. Ia tak bisa menjadi seperti apa yang mereka inginkan. "Sudah, deh, Mam, aku sudah begini, mau apa lagi?" kata Oscar seraya memberikan pengertian pada ibunya. Oscar juga menjelaskan, pencitraan diri bukanlah hal utama dalam hidup. Dengan menjadi diri sendiri, ia hanya ingin menjadi pribadi yang baik dan berguna bagi sesama. Setelah bicara panjang lebar dari hati ke hati, Reggy mendengarkan curahan hati Oscar sambil menangis. Mungkin dalam hatinya, Reggy justru menyalahkan dirinya sendiri. Sejak itu, Reggy menjadi lebih menghargai Oscar.

Meski sang ibu, sudah bisa menerima keadaannya, bukan berarti Oscar jadi semaunya. Ia tetap menjaga kepercayaan yang diberikan dengan menjaga setiap tindak tanduknya. Yang semakin membuatnya bangga, ibu dan adiknya kini tak peduli dengan omongan orang. Akhirnya, Oscar, Reggy, dan Mario sekarang semakin terbuka satu sama lain dan semakin dekat.

Perlahan-lahan, Reggy mulai melihat jelas potensi yang ada dalam diri putranya. Apalagi sebagai orang yang juga berkecimpung di dunia hiburan, ia punya banyak teman Lihat Daftar Desainer
Lihat Daftar Desainer
desainer
seperti Adji Notonegoro dan Itang Yunaz. Reggy pun mulai mengenalkan dan mendekatkannya dengan dua desainer kondang itu dengan harapan potensi anaknya semakin terasah.

Setelah pecah kongsi dengan Novie, tahun 1998 Oscar Lawalata mendirikan butiknya sendiri di tempat yang sama dengan nama Oscar Oscar. Untuk merek Oscar Oscar, ia membuat baju-baju siap pakai dengan harga mulai dari Rp 200 ribu. Setelah semakin berkembang, Oscar mulai membuat gaun malam yang harganya dipatok mulai dari Rp 1,5 juta dengan merek Oscar Lawalata. Awalnya, ia membuat rancangan untuk seragam karyawan department store seperti Matahari, maskapai penerbangan Merpati, dan Telkomsel. Sejak itu, butik Oscar semakin berkembang, hingga ibunya mulai ikut turun tangan dan membantu dalam urusan administrasinya.

Pada tahun 1999, Oscar mengikuti lomba desain di Singapura. Ia membuat rancangan yang terinspirasi dari baju bodo, baju khas Raja Gowa ke-16, dinobatkan pada tahun 1653
Raja Gowa ke-16, dinobatkan pada tahun 1653
Sulawesi Selatan
. Oscar yang memang sangat mengagumi keindahan dan keunikan kultur budaya Indonesia kemudian berpikir bahwa baju daerah bisa ditampilkan di kancah fashion dunia. Benar saja, berkat rancangan uniknya, Oscar berhasil meraih Second Winner of ASEAN Young Designer Contest, Singapore. Namanya pun kian melejit dan profilnya ditulis di sejumlah media termasuk harian Kompas.

Menurut Oscar, namanya muncul di dunia fashion Indonesia pada saat yang tepat di tengah gaya hidup di Jakarta yang mulai berkembang pesat, bisa dilihat dari lantai disco, pub, majalah, teve, atau video klip. Saat dunia gemerlap itu mulai berkembang, Oscar sudah bercokol di situ. Kebetulan gayanya bisa mengikuti perkembangan kota Jakarta saat itu. Selanjutnya, pada awal tahun 2000, Oscar mulai giat menggelar pagelaran Lihat Daftar Desainer
Lihat Daftar Desainer
busana
yang dimulai dari kafe ke kafe. Hampir seluruh kafe di Jakarta, Bandung, dan Surabaya, acara grand opening-nya selalu diisi dengan pagelaran Lihat Daftar Desainer
Lihat Daftar Desainer
busana
karya Oscar Lawalata.

Pergaulannya pun semakin luas. Ia banyak berkenalan dengan kalangan selebriti dan orang-orang kreatif lainnya. Di dunia video klip juga mulai muncul nama Dimas Jayadiningrat dan Rizal Mantovani. Lewat merekalah, baju-baju rancangannya mulai sering dipakai untuk video klip Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
yang tengah menanjak saat itu seperti Titi DJ dan Penyanyi, aktris
Penyanyi, aktris
Krisdayanti
.

Setelah nama dan karyanya sebagai desainer semakin dikenal orang, tawaran untuk berakting pun mulai berdatangan. Mungkin pihak PH melihat ibu dan adiknya pernah main sinetron sehingga Oscar ikut ditawari juga. Awalnya ia selalu menampik tawaran yang datang, hingga akhirnya ia mengiyakan tawaran bermain dalam film layar lebar Banyu Biru. Sang sutradara, Teddy Soeriaatmadja, memang mencari sosok yang feminin tapi berkarakter kuat. Bukan sekadar untuk lucu-lucuan. Awalnya Oscar benar-benar tidak percaya diri dan ia meminta dicasting dulu. Tak disangka, setelah berakting di kamera, Teddy spontan berujar, "Iya, peran itu memang untuk kamu."

Debutnya sebagai aktor pun dimulai. Dalam film bergenre drama itu, ia berperan sebagai Arief, seorang lelaki feminin yang hidup di kampung. Sebelum syuting, Oscar mendapat 'kursus akting singkat' dari aktor kawakan Aktor
Aktor
Didi Petet
yang juga ikut memperkuat film ini. Pemeran si Kabayan itu melatih Oscar untuk menjadi sosok yang lebih lelaki, keras, dan tegas. Termasuk belajar intonasi suara, bahasa tubuh, dan sorot mata.

Meski awalnya sempat ragu, peran Arief meninggalkan kesan mendalam bagi Oscar. Ia bahkan mengaku ketagihan dan ingin kembali menyalurkan potensinya di dunia seni peran. Namun bukan berarti asal terima peran, Oscar mengaku akan tetap selektif dalam memilih.

Di usia yang belum genap 30 tahun, Oscar sudah berhasil masuk dalam jajaran 'desainer mahal', yang menawarkan tiga label: OscarOscar Couture, Oscar Lawalata etnik, dan OscarOscar ready to wear. Ia jeli melihat peluang pasar di dunia fashion, antara lain dengan menggarap seragam perusahaan besar dengan label khusus, Oscar L. for Uniform. Dua kali setahun ia menunjukkan tren secara luas pada acara mode kalender dan kreasi yang ditemukan di semua majalah fashion dan banyak fitur iklan di televisi serta video klip musik. Oscar juga berkonsentrasi pada pengembangan nasional tenun tekstil sebagai warisan budaya, yang sekarang dikerjakannya sebagai koleksi dari labelnya Oscar Lawalata Couture.

Pada Februari 2009, Oscar meraih penghargaan International Young Creative Entrepreneur (IYCY) yang digelar British Council, dan berhak atas hadiah uang sebesar 7.500 Pounsterling. Kompetisi internasional yang digelar sejak tahun 2005 itu diikuti 115 perancang dari 47 negara di Asia, Afrika, Eropa Tengah, Timur Tengah dan Amerika Latin. Dalam ajang itu, ia berhasil menyingkirkan perancang dari Brazil, India, Polandia, Arab Saudi, Srilangka, Thailand, Tunia dan Vietnam. "Saya merasa senang bercampur sedih, haru, dan merupakan suatu kehomatan bagi dunia mode di Indonesia," ujar Oscar seperti dikutip dari situs surya.co.id.

Selama dua minggu bersama finalis dari negara lain, Oscar Lawalata melakukan berbagai kegiatan, di antaranya berkunjung ke kota Nottingham, ambil bagian dalam berbagai workshop, serta mengadakan pertemuan dengan industri Lihat Daftar Desainer
Lihat Daftar Desainer
busana
internasional yang ada di London. Selama di negara Ratu Elizabeth itu, Oscar juga melakukan presentasi pekerjaannya dalam festival kreatif internasional yang diharapkan dapat memperluas jejaring dengan nama-nama terkenal baik dari Inggris maupun internasional.

Keberhasilannya meraih penghargaan wirausahawan muda kreatif terbaik di negara-negara berkembang diharap dapat menjembatani bakat-bakat terpendam di Tanah Air dengan konsumen di luar negeri. Adapun Atase Perdagangan KBRI London Husniaty mengatakan, kemenangan Oscar membuka jalan bagi produk busana Indonesia untuk bisa masuk pasar Inggris.

Pada Juni 2011, Oscar didaulat merancang baju Desainer
Desainer
batik
yang dikenakan beberapa atlet bulu tangkis pada acara jamuan makan malam Djarum Indonesia Terbuka Super Series 2011. "Saya membuat sepuluh potong baju, masing-masing lima untuk Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
dan laki-laki," jelas Oscar seperti dilansir situs berita olahraga bola.net. Oscar menambahkan, tema rancangan yang menggunakan bahan Desainer
Desainer
batik
Kudus tersebut bukan hanya elegan dan sporty, tetapi juga simpel, kasual namun tetap tampil beda.

Tak hanya dipercaya merancang Desainer
Desainer
batik
untuk olahragawan, batik rancangannya juga akan dikenakan tiga presiden dari negara-negara Amerika Latin. Jika tak ada aral melintang, busana rancangan Oscar akan dikenakan Presiden Brasil Dilma Rousseff, Presiden Paraguay Fernando Lugo, dan Presiden Argentina Cristina Fernández de Kirchner dalam partisipasi Indonesia di pameran internasional "Feria de Las Naciones" atau Pameran Bangsa-Bangsa. Hajatan tersebut merupakan acara "Promosi Terpadu Indonesia 2011" yang diikuti Indonesia dalam memperingati 55 tahun hubungan bilateral Indonesia-Argentina, 11-21 November 2011. Menurut Oscar, batik yang akan diberikan kepada ketiga kepala negara ini tetap bermotifkan Indonesia hanya warnanya saja yang disesuaikan dengan selera masyarakat setempat.

Selain nantinya dipakai ketiga presiden tersebut, busana Oscar pun akan dipamerkan dalam pergelaran busana saat berlangsungnya gala dinner "Promosi Terpadu Indonesia 2011" di Argentina. Pada pergelaran busana nanti, Oscar akan membawa 30 koleksi busana yang akan diperagakan langsung model-model Argentina. Selain pakaian, aksesori seperti tas dan kalung juga turut menyertai karya-karya dari desainer muda berbakat ini. eti | muli, red

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 28 Jul 2011  -  Pembaharuan terakhir 23 Feb 2012
Pengamat Politik Islam Bupati Perempuan Pertama Di Jatim

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 43

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Bersikaplah gembira, murah hati, bersuka-cita dan mampu memaafkan. Ya, Anda bisa memiliki semua sikap itu sekalipun Anda miskin harta sama sekali! Tersenyumlah senantiasa sekalipun orang memusuhi Anda. Sang Buddha Tertawa akan menunjukkannya kepada kita.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: