WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Berangkat dari Penyanyi Cilik

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Berangkat dari Penyanyi Cilik
e-ti | adi bing slamet | inilah.com

Namanya berkibar sebagai penyanyi cilik di dekade tahun 70-an. Dari sekian banyak nomor hits yang berhasil dicetaknya, yang terlaris adalah Mak Inem. Meski era keemasannya telah berlalu, ia tetap eksis sebagai pemain film dan sinetron serta menjadi komedian. Sebagai mantan penyanyi cilik, ia merasa prihatin dengan kian tenggelamnya lagu anak-anak di masa sekarang ini.

Penyanyi, Aktor
Lihat Curriculum Vitae (CV) Adi Bing Slamet

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Adi Bing Slamet

QR Code Halaman Biografi Adi Bing Slamet
Bio Lain
Click to view full article
Raam Punjabi
Click to view full article
Amos Palu
Click to view full article
Pangeran Antasari
Click to view full article
Erwin Gutawa
Click to view full article
Slamet Abdul Sjukur
Click to view full article
Rayahu Dewi Mende
Click to view full article
Iwan Hasan
BERITA TERBARU

Ayahnya, Musisi, Pelawak, Aktor
Musisi, Pelawak, Aktor
Bing Slamet
seorang seniman lawak senior, menghadiahinya nama Ferdinand Syah Akbar. Setelah mengikuti jejak sang ayah di dunia hiburan, Ferdinand kemudian lebih dikenal dengan nama Adi Musisi, Pelawak, Aktor
Musisi, Pelawak, Aktor
Bing Slamet
. Pria kelahiran 6 Maret 1967 ini memilih dunia tarik suara dan akting sebagai wadah untuk menyalurkan kreativitasnya.

Di dunia musik, Adi bisa dibilang sebagai ikon Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
cilik tersukses di masanya. Tak kurang dari 20 album rekaman berhasil dirilisnya, dua diantaranya berjudul Mari-Mari dan Berjumpa lagi. Dari sekian banyak nomor hits yang berhasil dicetaknya, yang terlaris adalah Mak Inem. Dalam video klip lagu tersebut, ia tampil bersama Wolly Sutinah. Aktris senior yang biasa disapa Mak Wok itu berperan sebagai nenek.

Selama karir bernyanyinya, Adi Musisi, Pelawak, Aktor
Musisi, Pelawak, Aktor
Bing Slamet
tak hanya tampil solo namun juga kerap dipasangkan dengan Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
cilik lainnya. Seperti dengan adik kandungnya, Iyut Bing Slamet. Pasangan kakak beradik itu kemudian menelurkan sejumlah tembang anak-anak, antara lain Adik Manis, Aduh Aduh Mana Tahan, Alam Pusaka, Dusun Kecil, Jangan Usil, Kami, O Te o, Pantun Si Anak Kecil, Si Dogol, Tepi Pantai, Siapa Yang Punya, Bilang Bilang Dulu, Alam Pusaka, Sama Sama Pingin Maju, Kembal, dan Tepi Pantai Bunga Asmara Yang Bersemi.

Selain dengan Iyut, Adi juga pernah berduet dengan Chicha Koeswoyo membawakan beberapa judul lagu, yaitu Mama Tersayang, Kakek dan Nenek, Nyanyi Bersama, Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
Cilik, Ayam Berkokok, Pantun Sederhana, Suka dan Duka, Mau Kemana, Mandi, 1-2-3, Suka dan Duka, Dua Lolo, Mau Kemana, Mandi, dan PR.

Sementara di bidang seni peran, Adi memulai karirnya sebagai aktor di usia 8 tahun tepatnya pada 1975 dalam film Tiga Sekawan. Di tahun yang sama, ia kembali berakting dalam Sutradara
Sutradara
film komedi
berjudul Ateng Kaya Mendadak bersama komedian Ateng dan Iskak. Setelah itu, ia tampil berturut-turut dalam film Anak Emas, Cinta Kasih Mama, Koboi Cilik, Bandit Pungli, Sinyo Adi, dan Tomboy.

Beranjak dewasa, ia mulai mendapatkan peran-peran serius dalam film layar lebar bertema drama seperti dalam film Merpati Tak Pernah Ingkar Janji. Di film yang rilis tahun 1986 itu, Adi juga didaulat untuk menyanyikan 2 lagu tema film tersebut, yakni Hari Demi Hari serta The Only One.

Di awal tahun 90-an, adik dari aktris Uci Bing Slamet ini disandingkan dengan penyanyi slow rock paling fenomenal di masa itu, Nike Ardilla. Keduanya bermain dalam film Saputangan dari Bandung Selatan, Jalan Makin Membara I, Jalur Putih, Nike... oh Nike dan Ceplos-Ceplos. Judul yang disebutkan terakhir bahkan berhasil masuk sebagai nominator dalam ajang Festival Sutradara
Sutradara
film Indonesia
.

Selama karir bernyanyinya, Adi Bing Slamet tak hanya tampil solo namun juga kerap dipasangkan dengan penyanyi cilik lainnya. Seperti dengan adik kandungnya, Iyut Bing Slamet. Pasangan kakak beradik itu kemudian menelurkan sejumlah tembang anak-anak, antara lain Adik Manis, Aduh Aduh Mana Tahan, Alam Pusaka, Dusun Kecil, Jangan Usil, Kami, O Te o, Pantun Si Anak Kecil, Si Dogol, Tepi Pantai, Siapa Yang Punya, Bilang Bilang Dulu, Alam Pusaka, Sama Sama Pingin Maju, Kembal, dan Tepi Pantai Bunga Asmara Yang Bersemi.

Dalam perjalanan karirnya, Adi terus setia dengan profesinya sebagai seniman meski sudah tak seproduktif dulu. Adi Bing Slamet belakangan lebih banyak berkecimpung sebagai komedian dan bintang sinetron.

Meski demikian, ia masih menaruh kepedulian pada dunia musik terutama Pencipta Lagu Anak-anak
Pencipta Lagu Anak-anak
lagu anak
-anak. Sebagai mantan penyanyi cilik yang pernah berjaya di masanya, Adi merasa prihatin dengan kian tenggelamnya Pencipta Lagu Anak-anak
Pencipta Lagu Anak-anak
lagu anak
-anak beberapa tahun belakangan ini. Walaupun begitu, Adi yang sempat menjadi juri dalam ajang Idola Cilik ini merasa kesulitan jika harus seorang diri mengembalikan kejayaan lagu-Pencipta Lagu Anak-anak
Pencipta Lagu Anak-anak
lagu anak
seperti dulu lagi. Menurutnya, untuk mewujudkan hal tersebut perlu mendapat dukungan semua pihak, mulai dari produser, pasar, pelaku industri musik, dan pihak lain yang berhubungan dengan musik.

Adi juga berujar bahwa peran pemerintah belum maksimal dalam hal ini. Bahkan ia mengusulkan kepada Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
Kebudayaan untuk memaksa para pelaku industri musik untuk membuat lagu anak-anak. "Jika enggak mempan juga, presiden prakarsai lagu anak-anak agar semarak lagi dengan nasehatnya. Kadang kelihatan sepele tapi apa salahnya? Istilahnya bapak bangsa kasih tahu ke anak bangsa. Saya harapkan itu," paparnya. Ia juga mengharapkan ajang-ajang pencarian bakat anak yang marak saat ini ke depannya lebih meningkatkan porsi lagu anak.

Saat ini menurut Adi belum ada yang bisa dikatakan sebagai idola anak-anak seperti saat ia berada di puncak popularitasnya dulu. Ditanya tentang usaha Adi ke depannya, ia menjawab, "Jujur saya enggak bisa memprakarsai memunculkan Adi Bing Slamet-Adi Bing Slamet yang kayak dulu. Saya sekarang levelnya orang tua yang memiliki anak. Lagu anak itu perlu karena bisa menjaga si anak di masa depan," pungkasnya.

Di penghujung tahun 2010, Adi kembali ke dunia tarik suara dengan merilis sebuah singel berjudul Kedamaian di Hati. Menariknya, lagu tersebut terinspirasi dari banyaknya musibah yang terjadi di Tanah Air saat itu, mulai dari tsunami, banjir bandang, tanah longsor, gunung meletus, hingga gempa bumi. Dari situ ia tergerak untuk mencari bantuan bagi para korban di acara Charity Night For Wasior, Mentawai dan Merapi di Planet Hollywood, 29 Oktober 2010. Dalam acara penggalangan dana tersebut, lagu ciptaan Adi dihargai sebesar Rp 2 juta.

"Berapapun nilainya, nggak terlalu dipermasalahkan, yang penting keikhlasan untuk membantu, kalau bukan kita bangsa sendiri siapa lagi," beber paman dari pesinetron Ayudia Bing Slamet ini.

Dalam lirik lagu yang digubahnya hanya dalam tempo setengah jam itu, Adi menjelaskan kalau bumi ini harus dijaga dari segala kerusakan. "Intinya kita harus menjaga bumi ini, kita harus mawas diri. Apa yang kita kerjakan tidak luput dari Tuhan. Saya sedih dengan bangsa ini. Saya melihat tidak ada kesiapan dari pemerintah mengantisipasi. Pengiriman bantuan sampai ada alat-alat berat. Mestinya ada divisi khusus yang mengatasi itu. Yang terlatih dan expert mengatasi bencana alam. Jangan harapkan yang lain," terang suami Nurjanah itu seperti dikutip dari situs kapanlagi.com. eti | muli, red

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 07 Jun 2011  -  Pembaharuan terakhir 09 Mar 2012
Teguh Bersikap Di Tengah Pusaran Politik Perintis Pemilikan Saham Karyawan Pers

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Wastafel, selain fungsinya untuk mencuci tangan, wajah, atau benda kecil lainnya, ternyata juga dapat mempercantik tampilan interior rumah jika diatur dan dipikirkan dengan baik.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: