WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Tidak Terbawa Arus

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Tidak Terbawa Arus
e-ti | www.ikkenurjanah.com

Penyanyi Dangdut Wanita Terbaik versi AMI Award (1997, 1999, 2004) ini bisa melantunkan berbagai lagu dangdut dari yang bertempo mendayu hingga yang riang gembira. Ia turut memperkenalkan dangdut hingga mancanegara seperti Jepang, Korsel, Australia, Inggris dan Amerika Serikat. Tembangnya berjudul Terlena sangat terkenal dan masih sering dibawakan penyanyi lain.

Penyanyi Dangdut, Presenter
Lihat Curriculum Vitae (CV) Ikke Nurjanah

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Ikke Nurjanah

QR Code Halaman Biografi Ikke Nurjanah
Bio Lain
Click to view full article
Imam Nahrawi
Click to view full article
Jay Subiyakto
Click to view full article
Batara Sianturi
Click to view full article
Kartini
Click to view full article
Antasari Azhar
Click to view full article
Novriantoni
Click to view full article
Krisdayanti

Pedangdut bernama asli Hartini Erpi Nurjanah ini lahir di Jakarta, 18 Mei 1974. Meski tak pernah bercita-cita meniti karir di jalur musik dangdut, menyanyi sudah menjadi hobinya sejak kecil. Kapan pun dan di mana pun ia berada, putri pasangan Abdul Pihar Tanjung dan Junaerti ini selalu senang bila mendapat kesempatan untuk memamerkan bakatnya.

Darah seni yang mengalir dalam dirinya boleh jadi diwarisinya dari sang kakek yang seorang musisi Melayu Deli, atau mungkin juga dari ayahnya yang memang gemar menyanyi lagu-lagu Melayu Deli. Kepada kedua orang inilah, Ikke kecil kerap berlatih menyanyi. Lagu-lagu Melayu bukan sesuatu yang asing lagi di telinganya.

Ikke tumbuh di lingkungan keluarga sederhana di bilangan Pademangan, Jakarta Utara, sebuah pemukiman padat dimana musik dangdut telah menjelma menjadi salah satu idola masyarakat sekitar. Tak jarang panggung-panggung pertunjukan musik dangdut digelar masyarakat di sana. Baik dalam memeriahkan acara hajatan keluarga atau memperingati hari besar. Ikke kecil pun turut larut di antara massa pencinta musik dangdut.

Pernah suatu kali ketika masyarakat sekitar tengah menggelar panggung dangdut dalam rangka perayaan 17 Agustus-an, dengan masih mengenakan celana pendek, Ikke kecil dipaksa tantenya untuk menyanyi di atas panggung. Ikke yang memang hobi menyanyi, tanpa malu-malu mendendangkan lagu Bunga Dahlia milik Ida Laela yang saat itu amat populer.

Lagu yang dikenal memiliki kesulitan tinggi karena cengkok dangdut yang meliuk-liuk itu mampu dibawakan Ikke dengan sempurna. Sehingga sejak penampilannya yang cukup memukau itu, warga Pademangan seolah telah memiliki "Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
" kebanggaan mereka sendiri. Tiap kali ada pagelaran acara musik dangdut, Ikke pasti diminta untuk menyanyi.

Dengan semakin seringnya Ikke tampil menyanyi, tuntutan untuk tampil sedikit lebih profesional pun muncul. Ikke dituntut memiliki baju menyanyi dan alat make-upnya sendiri. Sang tante, yang sejak awal memang amat mendukung Ikke, dengan semangat mendandani Ikke kecil selayaknya Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
sungguhan. Meski hal itu kadang bertentangan dengan hati kecil Ikke.

Sampai suatu ketika, tantangan untuk menjadi seorang Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
yang lebih serius datang saat seorang pencari bakat bernama Imam Badawi melihat talenta yang dimiliki Ikke. Imam-lah yang akhirnya memperkenalkan Ikke pada seorang produser rekaman. Dari sinilah, perjalanan karirnya sebagai pedangdut profesional dimulai. Agar terdengar lebih komersil, nama Hartini Erpi Nurjanah diganti menjadi Penyanyi Dangdut, Presenter
Penyanyi Dangdut, Presenter
Ikke Nurjanah
. Selanjutnya, ia kerap tampil di berbagai acara musik dangdut dari daerah ke daerah.

Ikke merilis album perdananya yang berjudul Gelimang Duka di tahun 1987. Di tahun yang sama, ia sempat berduet dengan musisi Lihat Daftar Tokoh Jazz
Lihat Daftar Tokoh Jazz
jazz
Penyanyi
Penyanyi
Mus Mulyadi
dalam singel Semangkok Bersama Sesendok Berdua. Namanya baru mencuri perhatian publik dua tahun setelah debutnya, tepatnya di tahun 1989 setelah meluncurkan album bertajuk Ojo Lali. Hingga saat ini, ia telah menelurkan belasan album rekaman.

Dunia dangdut mengenal Ikke sebagai penyanyi yang bisa melantunkan berbagai lagu dangdut dari yang bertempo mendayu hingga yang riang gembira. Dari sekian hits yang berhasil dicetaknya, tembang berjudul Terlena merupakan lagu milik Ikke yang paling terkenal bahkan kerap dibawakan penyanyi lain hingga saat ini.

Memasuki tahun 2000-an, dunia dangdut diguncang fenomena baru dengan maraknya pendatang baru yang menyuguhkan goyangan erotis. Namun hal tersebut tak sedikit pun mempengaruhi Ikke untuk ikut terbawa arus. Ia tetap dengan ciri khasnya, gaya berLihat Daftar Desainer
Lihat Daftar Desainer
busana
yang manis dan sopan, setidaknya untuk ukuran penyanyi dangdut. Ikke membuktikan tanpa harus mengumbar aurat, ia masih dapat tetap eksis di blantika musik dangdut. Sejak awal kemunculannya, Ikke memang menghindari menggunakan pakaian yang norak, goyangan yang seronok, lirikan nakal, serta desahan yang menggoda.

Malahan di saat banyak biduan yang hanya mengandalkan daya tarik fisik itu tak terdengar gaungnya lagi, Ikke justru semakin menunjukkan kualitasnya. Hal itu dibuktikannya dengan sederet penghargaan bergengsi yang berhasil dikoleksinya. Setelah tiga tahun berturut (1997-1999) menyabet predikat sebagai Penyanyi Dangdut Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
Terbaik dalam ajang penghargaan AMI Award, nama Ikke kembali menjadi pusat perhatian saat dinobatkan sebagai Penyanyi Dangdut Paling Ngetop versi SCTV Award 2002. Tiga tahun kemudian, ia berhasil membawa pulang Piala Suling Emas dalam ajang Anugerah Dangdut TPI untuk kategori Penyanyi Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
Tersohor. Saat itu, ia berhasil menyisihkan para pesaingnya seperti Penyanyi Dangdut
Penyanyi Dangdut
Elvy Sukaesih
, Inul Daratista, Ira Swara dan Nita Thalia.

Ikke termasuk salah satu pedangdut yang dianggap berhasil mengangkat citra dangdut di Tanah Air hingga mancanegara. Ikke pernah tampil di Asia Live Dream pada 22 Februari 1998 atas undangan stasiun televisi NHK Jepang. Selain Jepang dan sejumlah negara di Asia Tenggara, ia pernah menyambangi Korea Selatan, Australia, Belanda, dan Inggris. Tahun 2010, Ikke kembali mendapat tawaran tampil di mancanegara, kali ini di Amerika Serikat atas undangan Sireedee Entertainment sebuah Event Organizer di Washington DC.

Mengikuti jejak seniornya, Penyanyi dangdut
Penyanyi dangdut
Rhoma Irama
, dalam memperkenalkan dangdut di Negeri Paman Sam, Ikke terbang ke Washington DC untuk menjadi pembicara seminar tentang dangdut di Pittsburgh University dan John Hopkins University. Tak hanya didaulat menjadi pembicara, ia juga tampil memperdengarkan suara merdunya dalam sebuah pagelaran Promotor Musik (Pemilik PT Java Musikindo)
Promotor Musik (Pemilik PT Java Musikindo)
konser musik
dangdut bersama band dangdut bernama Cowboys bentukan Prof. Andrew Weintraub dari Pittsburgh University.

Ikke termasuk salah satu pedangdut yang dianggap berhasil mengangkat citra dangdut di Tanah Air hingga mancanegara. Ikke pernah tampil di Asia Live Dream pada 22 Februari 1998 atas undangan stasiun televisi NHK Jepang. Selain Jepang dan sejumlah negara di Asia Tenggara, ia pernah menyambangi Korea Selatan, Australia, Belanda, dan Inggris. Tahun 2010, Ikke kembali mendapat tawaran tampil di mancanegara, kali ini di Amerika Serikat atas undangan Sireedee Entertainment sebuah Event Organizer di Washington DC.

Meski sejak kecil telah disibukkan dengan naik turun panggung, Ikke tetap menyadari bahwa pendidikan itu sangatlah penting. Itulah kenapa setelah lulus dari SMAN 40 Jakarta, di sela-sela kepadatan jadwal menyanyi, ia tetap bertekad meneruskan studinya. Awalnya Ikke mengambil program D3 Akademi Manajemen Perusahaan Universitas Jayabaya kemudian ia melanjutkan ke jenjang sarjana. Ikke berhasil menyandang gelar sarjana ekonomi manajemen di tahun 1998.

Ikke juga aktif di berbagai kegiatan kampus. Ia tercatat pernah menjadi bendahara Senat Mahasiswa Akademi Manajemen perusahaan tahun 1994-1995. Dari kegiatan kampus pulalah, Ikke bertemu Renaldi Hutomo Wahab, vokalis grup band pop, Bragi, yang kelak menjadi teman hidupnya. Ikke dipersunting pria yang akrab disapa Aldi itu pada 16 Oktober 1998. Kebahagiaan pasangan muda itu kian bertambah lengkap dengan kehadiran seorang putri bernama Siti Adira Kinaya. Sayangnya, kebahagiaan keluarga kecil itu hanya bertahan kurang dari sepuluh tahun. Pada 3 April 2007, Ikke resmi bercerai dari Aldi.

Perpisahan dua musisi itu cukup mengejutkan sebab keduanya hampir selalu terlihat kompak. Bukan hanya dalam membina rumah tangga, namun juga dalam hal pekerjaan. Meski Ikke dan Aldi berkarya di jalur musik yang berbeda, mereka mampu 'mengawinkan' musik pop dan dangdut menjadi tembang yang enak didengar dan digemari banyak kalangan. Misalnya lewat tembang "Senyum dan Hatimu" dan "Memandangmu".

Berpisah dari pelukan Aldi, Ikke yang pernah tampil dalam film Berbagi Suami arahan Sutradara, Produser
Sutradara, Produser
Nia Dinata
ini diketahui tengah dekat dengan seorang pria yang usianya lebih muda bernama Farlansyah Bermana. Pria yang akrab disapa Farlan itu merupakan salah satu personel boyband F-Mayor.

Setelah menyandang status janda, Ikke semakin leluasa mengembangkan karirnya. Di tengah gempuran musik pop dengan menjamurnya grup band, Ikke tetap berusaha melestarikan dangdut, genre musik yang telah membesarkan namanya. Bintang sinetron Kampung Dangdut ini terus eksis dengan berkolaborasi dengan rekan-rekan seperjuangannya seperti Penyanyi Dangdut
Penyanyi Dangdut
Cici Paramida
, Penyanyi
Penyanyi
Evie Tamala
, Eri Susan, Penyanyi dangdut
Penyanyi dangdut
Iis Dahlia
, Ine Cynthia, Iyeth Bustami, dan Penyanyi Dangdut
Penyanyi Dangdut
Kristina
yang tergabung dalam d'Duta. Delapan biduan cantik bersuara emas itu membuat gebrakan dengan meluncurkan album perdana kompilasi d'Duta, 8 Duta Dangdut Indonesia.

Suara merdu penyiar Radio Dangdut TPI ini juga dapat dinikmati dalam grup vokal Tiga Kembang. Grup yang terdiri dari Penyanyi Dangdut
Penyanyi Dangdut
Cici Paramida
, Penyanyi Dangdut
Penyanyi Dangdut
Kristina
, dan Penyanyi Dangdut, Presenter
Penyanyi Dangdut, Presenter
Ikke Nurjanah
itu mengeluarkan sebuah singel berjudul Goyang Sayang. Lagu yang merupakan perpaduan antara musik dangdut dan pop itu merupakan hasil ciptaan musisi Anang Hermansyah. eti | muli, red

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 20 May 2011  -  Pembaharuan terakhir 14 Mar 2012
Penegak Hukum Dan Kerukunan Simbol Kebebasan Berpikir

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 43

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Pastor and New York Times bestselling author Joel Osteen offers 90 days of inspirational devotions to help you become the best that you can be in every area of your life.

Note: 98% terawat, Hardcover, a must have.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: