WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Perkenalkan Jazz yang Membumi

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Perkenalkan Jazz yang Membumi
e-ti | syaharani-facebook.com

Perjumpaannya dengan musisi jazz ternama, Bubi Chen, menjadi awal perjalanan karirnya sebagai penyanyi jazz profesional. Dedikasi perempuan yang biasa menyanyi di kampus dan pub ini dalam dunia jazz terlihat dari kerelaannya untuk menghasilkan banyak karya tanpa terlalu memusingkan aspek bisnis semata. Ia lebih suka bereksplorasi dengan berbagai jenis musik dan menyederhanakan impovisasi solo yang ekspresif dan individual untuk menyiasati kendala yang dihadapi oleh dunia musik jazz Indonesia.

Penyanyi Jazz
Lihat Curriculum Vitae (CV) Syaharani

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Syaharani

QR Code Halaman Biografi Syaharani
Bio Lain
Click to view full article
I Made Suatjana
Click to view full article
Anita Puspa Moran
Click to view full article
Ismail Saleh
Click to view full article
Sutiyoso
Click to view full article
Eky Talaut
Click to view full article
Aziz Syamsuddin
Click to view full article
Maylaffayza
BERITA TERBARU

Syaharani lahir di Batu, Malang, pada 27 Juli 1971 dari pasangan Hasan Ali Ibrahim dan Elly Zapantis. Pemilik nama lengkap Saira Syaharani Ibrahim ini sudah akrab dengan musik Lihat Daftar Tokoh Jazz
Lihat Daftar Tokoh Jazz
jazz
sejak ia masih kecil. Meski demikian, Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
yang akrab disapa Rani ini baru berkiprah di dunia Lihat Daftar Tokoh Jazz
Lihat Daftar Tokoh Jazz
jazz
saat duduk di bangku kuliah tepatnya di tahun 1990. Selain kerap tampil dalam berbagai acara kampus, Rani juga menjadi Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
di sejumlah pub.

Saat tampil menjadi pengisi acara di sebuah pub, ia bertemu dengan seorang musisi Lihat Daftar Tokoh Jazz
Lihat Daftar Tokoh Jazz
jazz
ternama, Musisi Jazz
Musisi Jazz
Bubi Chen
. Pertemuan tersebut rupanya membuka jalan bagi Rani untuk terjun sebagai Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
jazz profesional. Akhir tahun 1998, ia bergabung dengan Musisi Jazz
Musisi Jazz
Bubi Chen
, serta beberapa musisi jazz lainnya seperti Benny Likumahua, Sutrisno, Cendi Luntungan, dan Oele Pattiselanno. Mereka kemudian mengeluarkan album jazz bertajuk What a Wonderful World.

Setahun kemudian, Rani merilis album solo jazz perdananya yang diberi judul Love. Di tahun 2002, untuk memaksimalkan kualitas vokalnya, Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
berdarah campuran Bone-Yunani ini kemudian merambah ladang musik psikedelik lewat album Magma. Album ini berisi 11 lagu yang bernuansa jazz, fusion, ethnic, dan trip hop yang bercampur menjadi satu sehingga menghasilkan apa yang Rani sebut sebagai psikedelik. Menurut Rani, album keduanya itu amat berbeda dengan album perdananya, Love. Sebab Magma lebih nge-pop dan semua materi lagunya pun enak untuk dinikmati.

Selanjutnya Juni 2004, mantan kekasih rocker Roy Jeconiah ini meluncurkan album solo ketiganya yang bertitel Syaharani. Dalam album ini, ia memaksimalkan bakat jazz-nya. Ada sepuluh tembang lawas di album ini yang diaransemen ulang, sembilan lagu berbahasa Inggris milik Procol Harum, A White Shade of Pale, Careless Whisper (Wham), Fragile (Sting), (Jimmy Cliff), serta Lately (Stevie Wonder), serta satu lagu berbahasa Indonesia berjudul Kesan karya Andy Mapajalous, yang pernah populer lewat alunan vokal Ermy Kulit.

Menurut biduan jazz yang pernah mewakili Indonesia di ajang North Sea Jazz Festival 2001 ini, album daur ulang ini sengaja ia buat karena ingin menghadirkan suasana baru. Rani juga ingin menghilangkan ketakutan orang banyak terhadap musik jazz dengan memilih lagu-lagu yang sederhana.

Uniknya, di bawah label Sangaji Musik, semua lagu yang terdapat di album tersebut tidak dibuat video klipnya karena dipasarkan ke mancanegara seperti Hongkong, Singapura, London, dan Jepang. Lagi pula, menurut Rani, Sangaji Musik selaku label rekamannya memang tidak pernah membuat klip sebagai media promosi. Kalaupun ada lagunya yang dibuat klip, itu merupakan hasil produksi sendiri.

Tak lama setelah meluncurkan album ketiganya, pada 30 Juni 2004, Rani membuat kejutan dengan menggelar konser tunggal bertajuk Cross Genre Music di Graha Bhakti Budaya Taman Komponis
Komponis
Ismail Marzuki
(TIM). Disebut kejutan karena lewat konser yang melibatkan Iga Mawarni dan bintang sinetron Lola Amaria ini, Rani ingin mematahkan anggapan orang bahwa untuk menggelar konser tunggal harus sukses luar biasa dengan penjualan album sekian juta. Syaharani memang bukanlah seorang penyanyi yang angka penjualan albumnya hingga menembus jutaan keping. Namun ia termasuk penyanyi yang konsisten pada jalurnya yakni jazz.

Rani membuat kejutan dengan menggelar konser tunggal bertajuk Cross Genre Music di Graha Bhakti Budaya Taman Komponis
Komponis
Ismail Marzuki
(TIM). Disebut kejutan karena lewat konser yang melibatkan Iga Mawarni dan bintang sinetron Lola Amaria ini, Rani ingin mematahkan anggapan orang bahwa untuk menggelar konser tunggal harus sukses luar biasa dengan penjualan album sekian juta. Syaharani memang bukanlah seorang penyanyi yang angka penjualan albumnya hingga menembus jutaan keping. Namun ia termasuk penyanyi yang konsisten pada jalurnya yakni jazz.

Konser tersebut merupakan gabungan beberapa genre musik seperti jazz mainstream, pop, dan progresif. Dalam perhelatan akbar itu, ia menggandeng Kevin Wahl (terompet dan saxophone), Oele Pattiselanno (gitar), Agam Hamzah (gitar), Adi Dharmawan (bas), Eddy Syahronny (drum), Elanda Yunita (piano dan keyboard), Iwan Wiradz (perkusi), dan Didit Outer (program dan gitar efek) untuk mengiringi aksinya.

Rani juga mengusung misi untuk mengembalikan imej musik jazz. Selama ini, di Indonesia, jazz kerap dianggap sebagai musik mewah untuk masyarakat menengah ke atas. Tapi sebenarnya, menurut Rani, dalam sejarah musik jazz, justru orang-orang pinggiranlah yang mengangkat musik ini.

Maka, untuk lebih menonjolkan kesan "pinggiran", konsep panggung yang sengaja dipilih pun berbau atribut jalanan. Para artis pendukungnya pun tak mengenakan Lihat Daftar Desainer
Lihat Daftar Desainer
busana
indah nan mahal hasil rancangan Lihat Daftar Desainer
Lihat Daftar Desainer
desainer
ternama melainkan hanya menggunakan pakaian sehari-hari. Tujuannya agar penonton merasa santai dalam mendengarkan musiknya. Pementasan konser terbagi dalam 3 sesi yang sekaligus menandai tahapan perjalanan musik Syaharani di blantika musik jazz. Yang lebih menarik, konser ini tidak dipungut bayaran alias gratis.

Penyanyi bersuara berat yang pernah berkolaborasi dengan beberapa musisi jazz tersohor mancanegara, seperti Al Jarreau, Dave Koz, dan Keith Martin ini rupanya tak hanya berkarya di dunia tarik suara saja tapi juga di bidang akting. Ia pernah tampil dalam pertunjukan Lihat Daftar Tokoh Teater
Lihat Daftar Tokoh Teater
teater
musikal Madame Dasima, Gallery of Kisses di TIM Jakarta.

Selain itu, Rani juga menjadi pemeran pendukung dalam film produksi Miles Film berjudul Garasi pada tahun 2006. Dalam film ini, ia berperan sebagai Kinar, tokoh Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
yang serius dalam mempertahankan haknya. Kinar memilih melahirkan anaknya dengan caranya sendiri. Ia menganggap, melahirkan adalah bagian dari haknya. Meskipun di sampingnya ada orang yang ikut mempengaruhinya namun Kinar tidak terombang-ambing dengan keputusan itu.

"Saya rasa Kinar adalah sosok yang idealis dan tidak mau kompromi," aku Rani. Selama menjalani syuting film Garasi, ia mengalami kesulitan ketika berpakaian rok mini. Pasalnya, baru kali ini ia pake rok dengan model duduk. Ia mengaku kesulitan menyesuaikan penampilan dengan skenario yang ada. Walau begitu, ia tetap melakoninya demi profesionalisme. "Pake rok adalah tantangan gue yang paling sulit saat di Garasi. Hikmahnya gue jadi tahu bagaimana caranya pake rok," komentarnya seperti dikutip dari situs kapanlagi.

Puas menjajal dunia seni peran, Rani kembali masuk ke dapur rekaman untuk menggarap album terbarunya di tahun 2006. Dalam proses pembuatan albumnya itu, ia mengandeng dua teman lamanya, Achmad Fareed dan Donny Suhendra, mantan gitaris Krakatau. Mereka bertiga berkolaborasi dalam Syaharani dan The Queenfireworks yang merilis album bertajuk Buat Kamu. "Bagi kami ini merupakan rumah, dimana kita bisa berbagi ego masing-masing, dengan isi kepala yang berbeda kita mencoba untuk membuat satu terobosan, sebuah karya kreatif," jelasnya.

Rani menggambarkan, albumnya ini menampilkan komposisi yang light dan cheerful, eksotis, tanpa beban dan tidak njelimet. Pengaruh dari beberapa jenis musik pun terdengar dalam album ini, ada musik pop, jazz, rock n roll, blues, soul dan bahkan disko, tekno atau pun elektronis. Semuanya dikemas dalam nuansa yang simpel, segar, kreatif, ringan, komunikatif dan lugas.

Lebih lanjut Rani mengatakan, bahwa Buat Kamu adalah album Syaharani, tapi milik Syaharani and The Queenfirework karena proyek ini merupakan kerja kelompok bukan individu. Selain itu, Rani dan rekan-rekannya menekankan bahwa kolaborasi mereka lebih berdasar pada otak dan hati. Ketiganya juga tidak ingin musiknya diisi musik yang terkesan tempelan yang hanya akan menimbulkan rasa bosan dan stres.

Di sisi lain, Rani mengakui kalau album ini juga dilatarbelakangi untuk menerobos sekat yang selama ini telah terpatri oleh sistem pemasaran di industri musik. Seperti pengolongan jazz, pop, rock, RnB dan lainnya. "Itu hanya bahasa Pendiri dan Presiden MarkPlus Inc
Pendiri dan Presiden MarkPlus Inc
marketing
, dengan warna yang lebih banyak untuk menembus sekat, kita tetap tidak kehilangan jati diri, karena inilah rumah kami yang bisa berubah aksesori dalamnya," ujarnya.

Album Syaharani dan The Queenfirework merupakan hasil dari perenungan Rani sejak tahun 2002. Bahwa dalam hidup harus terus maju ke depan. Masa lalu memang sulit untuk ditinggalkan. Tapi hidup harus terus berjalan. eti | muli, red

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 25 Apr 2011  -  Pembaharuan terakhir 14 Mar 2012
Pangkostrad Ke 27 Bapak Perfilman Indonesia

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

KPK Observer

Buku Pilihan

thumb

Sebagai seorang manajer, Anda bertanggung jawab untuk meraih hasil terbaik dari upaya-upaya mental, emosi, dan fisik yang telah diberikan karyawan Anda. Bukan hanya meraih keuntungan investasi... melainkan keuntungan energi.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: