Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

    Berita Tokoh Monitor

    KPK-Hukum

    Bisnis-Entrepreneur

    Internet-Social Media

    Budaya-Sastra

    Mancanegara

    Olahraga

    Gaya Hidup

    Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap dua jam.
    Facebook TokohIndonesia.com   Twitter TokohIndonesia.com   Google Plus TokohIndonesia.com
    Berita Video Data & Sponsorship Intermezzo Komentar
    Tokoh dalam Sorotan
    Berita

    Disegani Para Junior

    • zoom in
    • zoom out
    • font color
    • bold

    CURRICULUM VITAE
    Disegani Para Junior
    Meggy Z | TokohIndonesia.com | wartakota.co.id
    Penyanyi dangdut, aktor
    Lihat CV

    Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

    Tutup CV

    Pedangdut senior yang sukses mempopulerkan lagu Lebih Baik Sakit Gigi, Jatuh Bangun, dan Senyum Membawa Luka ini semasa hidupnya produktif menyanyi dan mencipta lagu serta tampil sebagai pemeran dalam sinetron dan film layar lebar.

    QR Code Halaman Biografi Meggy Z
    • biografi tokoh indonesia meggy z
    • biodata meggi z
    • sejarah penyanyi dangdut megi z
    • biografi meggy z
    • riwayat hidup meggi z

    Meggy Zakaria yang populer dikenal dengan nama Meggy Z adalah seorang seniman musik dangdut yang lahir di Jakarta pada 24 Agustus 1945. Karirnya di blantika musik dangdut dimulai sejak tahun 1968. Sayangnya hingga dekade tahun 1980-an, namanya masih kurang dikenal. Padahal selain menyanyi dan bermain musik, ia juga cukup piawai mencipta lagu. Lagu berjudul Permohonan yang diciptakan di tahun 1969, adalah lagu pertamanya yang berhasil masuk dapur rekaman. Tak urung lagu yang didendangkan Lihat Daftar Penyanyi
    Lihat Daftar Penyanyi
    penyanyi
    Muchsin Alatas itu menimbulkan kebanggaan luar biasa dalam dirinya. "Rasanya bangga banget," kata Meggy mengenang.

    Pada 1973, ia mendapat tawaran dari pimpinan Orkes Melayu Chandra Lela, Husen Bawafie, untuk menyanyikan lagu Seraut Wajah ciptaan M. Fariz. Tapi lagu tersebut kurang mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

    Walau kembali menelan kegagalan, nampaknya kata putus asa tak ada dalam kamus hidup seorang Meggy Z. Sambil terus berdendang, ia bahkan cukup percaya diri untuk mengembangkan kemampuannya sebagai pencipta lagu sejak tahun 1981. Kebetulan pada 1987, Puspita Record punya gagasan menelurkan album Sepuluh Pencipta Lihat Daftar Penyanyi
    Lihat Daftar Penyanyi
    penyanyi
    . Lagu Sakit Hati yang dinyanyikannya sendiri tercantum di urutan akhir side B. Dengan kata lain, lagu tersebut menjadi juru kunci. Tak disangka, lagu tersebut justru amat digemari. Setelah itu dua lagu ciptaannya yang lain juga melejit berjudul Jeritan Kasih (dinyanyikan Yusnia) dan Hitam bukan Putih (didendangkan Mega Mustika).

    Singkat cerita, ia akhirnya berhasil teken kontrak dengan Gajah Mada Record dimana sebelumnya ia pernah bekerja sama dengan Yukawi Record. Namanya baru meroket setelah menyanyikan lagu Lebih Baik Sakit Gigi ciptaan Obbie Messakh. Sekitar 300 ribu keping kasetnya berhasil terjual di pasaran. Sebuah pencapaian yang cukup fantastis di masa itu untuk ukuran sebuah album dangdut. Berkat lagu itu pula, kesejahteraannya perlahan mulai terangkat, setidaknya sedan Mazda terbaru yang berhasil dibelinya menjadi salah satu bukti.

    Tarif manggungnya pun melonjak naik, Rp 3 juta untuk manggung di luar Jawa dan Rp 2 juta di Pulau Jawa. Meggy juga mematok harga Rp 2 juta untuk sebuah judul lagu ciptaannya. Honor menyanyi lagu di Gajah Mada Record Rp 750 ribu per judul. "Kalau meledak, ditambah bonus," katanya.

    Sejak itu ia terus menelurkan karya-karya emasnya dan tahun 90-an menjadi puncak masa kejayaannya. Di masa itu saat musik dangdut masih berkibar merajai pentas musik Tanah Air, Meggy banyak mencetak sejumlah lagu-lagu hits seperti Anggur Merah, Kabut November, Mandul, Gubuk Bambu, Jatuh Bangun, Mata Air Cinta, Benang Biru, serta Senyum Membawa Luka yang ada di album 'Berakhir Pula'. Jika 'Lebih Baik Sakit Gigi' berhasil memberinya sedan Mazda, Gubuk Bambu memberinya Kijang Rover. Berkah lain yang diterima Meggy atas buah kerja kerasnya adalah tiket gratis menunaikan ibadah haji ke tanah suci yang diperolehnya atas penjualan album Semut Merah yang berhasil terjual hingga 300 ribu kopi.

    Dengan sederet lagu-lagu hits tadi, tak heran jika namanya beberapa kali masuk dalam nominasi ajang penghargaan bagi insan dangdut Tanah Air yang dihelat salah satu stasiun televisi swasta, Anugerah Dangdut TPI. Dalam ajang Anugerah Dangdut TPI yang diselenggarakan pertama kalinya pada tahun 1997, Meggy Z dinobatkan sebagai Lihat Daftar Penyanyi
    Lihat Daftar Penyanyi
    penyanyi
    Rekaman Dangdut Terbaik, bersanding dengan Penyanyi dangdut
    Penyanyi dangdut
    Iis Dahlia
    .

    Setelah sukses dikenal sebagai penyanyi dangdut papan atas, Meggy tertarik untuk menekuni bidang baru. Ia kemudian menjatuhkan pilihannya pada dunia seni peran yang pada akhirnya ia senangi. Debut aktingnya dimulai saat membintangi sinetron Bulan Berkaca yang tayang di TPI.

    Setahun berselang, salah satu lagu yang dipopulerkannya, yakni Benang Biru, berhasil terpilih menjadi Lagu Dangdut Terbaik di ajang Anugerah Dangdut TPI 1998. Selain menjadi lagu favorit para juri, lagu ciptaan Fazal Dath itu juga banyak diminati para penggemar dangdut Tanah Air. Lagu itu pula yang berhasil mengantarkannya sebagai penerima gelar penyanyi favorit pilihan pemirsa.

    Masih di ajang yang sama, kali ini di tahun 2002, meski saat itu penyanyi-penyanyi dangdut pria muda mulai banyak bermunculan, namun namanya sebagai pedangdut senior masih diperhitungkan. Salah satunya dibuktikan dengan keberhasilannya terpilih sebagai Penyanyi Pria Favorit lewat lagunya, Permisi.

    Salah satu lagu yang pernah dipopulerkan Meggy, Jatuh Bangun, bahkan pernah dibawakan ulang oleh pedangdut Lihat Daftar Tokoh Perempuan
    Lihat Daftar Tokoh Perempuan
    wanita
    , Penyanyi Dangdut
    Penyanyi Dangdut
    Kristina
    . Lagu itu pula yang amat berjasa melejitkan nama Penyanyi Dangdut
    Penyanyi Dangdut
    Kristina
    , Lihat Daftar Tokoh Perempuan
    Lihat Daftar Tokoh Perempuan
    wanita
    berperawakan mungil yang sempat dijuluki sebagai diva musik dangdut itu. Pesona lagu yang menceritakan pengorbanan cinta itu bahkan menggoda musisi lain di luar dangdut. Misalnya, grup band Tiket yang sekitar tahun 2010 lalu mengaransemen ulang lagu tersebut dengan sentuhan musik cadas ala rocker.

    Setelah sukses dikenal sebagai penyanyi dangdut papan atas, Meggy tertarik untuk menekuni bidang baru. Ia kemudian menjatuhkan pilihannya pada dunia seni peran yang pada akhirnya ia senangi. Debut aktingnya dimulai saat membintangi sinetron Bulan Berkaca yang tayang di TPI. Kemampuan aktingnya mulai dilirik banyak produser sinetron yang menawarkannya berakting di berbagai judul. Buktinya, baru saja muncul di sinetron, ia langsung didapuk menjadi pemeran utama dalam sinetron komedi horor berjudul Jadi Pocong bersama Eddies Adelia dan Mandra yang tayang di stasiun televisi Indosiar.

    Dari sinilah wajahnya mulai sering menghiasi layar kaca. Sinetron lain yang pernah dibintanginya adalah Duk Duk Mong. Dalam sinetron bersetting masyarakat Aktor, Seniman
    Aktor, Seniman
    Betawi
    itu, ia beradu akting dengan Peggy Melati Sukma, Hanna Hasyim, Yus Yunus, dan Jaja Mihardja. Tahun 2008, Meggy melebarkan sayapnya di dunia akting dengan bermain dalam film layar lebar berjudul Asoy Geboy.

    Keputusannya untuk terjun ke dunia akting bukan semata-mata tergoda dengan limpahan honornya. Namun lebih dari itu, Meggy mengaku dalam berakting yang terpenting baginya adalah tantangan baru. Ia tak sekadar berbasa-basi sebab menurutnya, honor sinetron yang diterimanya saat itu masih jauh ketimbang honornya manggung. Meggy pun mencoba memberikan perbandingan. Ia mengaku honor sekali menyanyi setara dengan 10 episode main sinetron. "Cost nyanyi sekali, mungkin sama dengan 10 episode sinetron," begitu kata Meggy seperti dikutip dari situs kompas.com.

    Tantangan baru itu akhirnya dinikmatinya dan memberinya kepuasan batin. Meski disibukkan dengan kegiatannya sebagai pemain sinetron, Meggy tak lantas meninggalkan dunia dangdut yang membesarkan namanya. "(Jadwal) shooting pokoknya harus ngikutin jadwal saya nyanyi," katanya.

    Kecintaan dan loyalitasnya pada musik dangdut bagi Meggy adalah harga mati. Di jagad musik dangdut, ia disegani dan dijadikan panutan rekan-rekan seprofesinya terlebih para junior. Penyanyi Dangdut
    Penyanyi Dangdut
    Kristina
    bahkan kerap memanggilnya dengan sapaan Ayah Meggy.

    Sayang, dedikasi Meggy pada dunia seni baik musik maupun akting harus terhenti di usianya yang ke-64 tahun. Suami dari Zainabun, serta ayah dua anak dan kakek tiga orang cucu ini tutup usia pada 21 Oktober 2009 sekitar pukul 23.30 WIB di RS Margonda, Depok, akibat serangan jantung. Jenazah seniman musik dangdut ini disemayamkan di kediamannya di Cipayung sebelum akhirnya dikebumikan di TPU Cilangkap. e-ti | muli, red

    © ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
    Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 06 Apr 2011  -  Pembaharuan terakhir 23 Feb 2012

    Update Data & Sponsorship

    Dukungan Anda, Semangat Kami

    (1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

    Update Konten/Saran

    Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

    • Menambah (Daftar) Tokoh
    • Memperbaharui CV atau Biografi
    • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
    • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
    • Menambah Galeri Foto
    • Menambah Video
    • Menjadi Member
    • Memasang Banner/Iklan
    • Memberi Dukungan Dana
    • Memberi Saran

    Contoh Penggunaan

    Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

    Rumah Presiden SBY

    Rumah Presiden Soekarno

    Rumah Megawati Soekarnoputri

    Silakan menghubungi kami di:

    • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
    • Email:
    • Atau gunakan FORM KONTAK ini

    Sponsorship

    Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

    Sponsor Bronze
    Sponsor Bronze: US$50
    Sponsor Silver
    Sponsor Silver: US$250
    Sponsor Gold
    Sponsor Gold: US$500


    Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
    Beri Komentar

    Facebook

    Share on Myspace

    TIKomen

    Beri Komentar

    Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


    Kode keamanan Refresh

    Intermezzo
    Indonesia memiliki species ikan hiu terbanyak di dunia yaitu 150 species.

    Bio Lainnya

    Click to view full article

    Jejak rekam Letjen TNI Moeldoko terbilang cemerlang. Dia pernah ikut satuan teritorial, tempur, operasi di dalam dan luar negeri, berkecimpung di lembaga pendidikan termasuk

    Click to view full article

    Dosen senior FEUI yang dikenal sebagai ekonom, peneliti dan konsultan ini pernah menjadi staf khusus Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    Keuangan dan berperan di G20, Wakil Ketua Komite Ekonomi Nasional,

    Click to view full article

    Setelah 10 tahun memimpin BTN, Iqbal Latanro didapuk menjadi Lihat Daftar Direktur
    Lihat Daftar Direktur
    Direktur
    Utama PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen) Persero.

    Click to view full article

    Bernyanyi bagi Harvey Malaihollo tak sekadar profesi tapi bagian dari hidup. Ketika hati gembira atau sedih, ia akan tetap bernyanyi.


    Baru Dikunjungi

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

    Favorit Saya

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
     

    Menurut Anda, Siapa Tokoh yang Layak Jadi Capres 2014?

    Komunitas

    • Terbaru
    • Komentar

    Like to Support Us

    Domain for sale: