WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Merajut Kembali Karirnya

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Merajut Kembali Karirnya
Marcella Zalianty | TokohIndonesia.com | kapanlagi.com

Aktris Terbaik FFI 2005 ini sanggup berakting dalam banyak ragam jenis film, mulai dari horor, drama komedi, hingga drama psikologi. Film-film yang dibintanginya antara lain Bintang Jatuh (2000), Tusuk Jelangkung (2003), The Soul (2003), Brownies (2005), dan Denias, Senandung Diatas Awan (2006).

Aktris
Lihat Curriculum Vitae (CV) Marcella Zalianty

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Marcella Zalianty

QR Code Halaman Biografi Marcella Zalianty
Bio Lain
Click to view full article
Gordon Tobing
Click to view full article
Saykoji
Click to view full article
Anya Dwinov
Click to view full article
Cornelia Agatha
Click to view full article
Ramadhan, KH
Click to view full article
Frans Hendra Winarta
Click to view full article
Ira Koesno

Karir Marcella Zalianty di ranah hiburan Tanah Air dimulai dari dunia modelling. Awalnya Marcell, sapaan akrab Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
kelahiran Jakarta 7 Maret 1980 ini mengaku tidak percaya diri. Pasalnya sejak kecil ia termasuk anak ?Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
yang tomboi. Makanya, tidak heran jika Marcella ?justru tenang-tenang saja ketika gadis-gadis remaja ?seusianya heboh mendaftar ajang-ajang pemilihan model yang ?diadakan majalah remaja.

Namun, ?jalan hidup Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
berparas manis ini berubah tatkala seorang ?fotografer menawarinya untuk menjadi model sebuah majalah. Dari foto model, ia kemudian menjadi model catwalk. Tanpa disadari, bakat akting dari sang mama, aktris senior Tetty Liz Indriati ternyata mengalir deras dalam diri sulung dari tiga bersaudara ini. Meski sejak awal, ia sama sekali tidak terpikir untuk menjadi seorang aktris.

Debut Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
berambut panjang ini di dunia seni peran dimulai dengan membintangi sinetron remaja, Cerita Cinta, pada tahun 1999. Dari sinetron Marcell mulai merambah film layar lebar dengan kemunculannya dalam film berjudul Bintang Jatuh. Dalam film yang dirilis tahun 2000 itu, ia beradu akting dengan aktris berbakat, Dian Sastrowardoyo. Meskipun ini adalah ?peran pertamanya di film layar lebar, ia mengaku tidak menemui kesulitan ?berarti. Marcel tak segan-segan menimba ilmu tentang cara berakting dari ibundanya.

Nama Marcella Zalianty baru benar-benar mencuri perhatian saat menjadi bintang utama dalam sinetron Malam Pertama yang tayang di SCTV. Dengan apik, ia memerankan seorang gadis muda yang bekerja sebagai penyiar radio bernama Lulu. Berkat aktingnya di sinetron produksi Sinemart itu, ia dinominasikan sebagai Aktris Ngetop SCTV Award tahun 2003. Di tahun yang sama, Marcell juga membintangi film bioskop bergenre horor, Tusuk Jelangkung. Lewat film yang dibintanginya bersama aktor sekaligus disk jockey (DJ), Winky Wiryawan itu, nama Marcell berhasil menjadi nominasi dalam sejumlah ajang penghargaan seperti Bali International Film Festival 2004 dan MTV Indonesia Movie Award 2004.

Selain sibuk berakting, Marcell juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial. Popularitasnya sebagai selebriti yang tengah naik daun membuat Marcel ditunjuk sebagai duta oleh berbagai instansi, seperti Duta Yayasan Kanker Indonesia, Duta Campak oleh UNICEF, Duta Autisme oleh Rumah Autis, dan Duta Departemen Sosial Tagana (Taruna Siaga Bencana).

Sejak itu, kesempatan Marcell untuk menunjukkan eksistensinya di dunia hiburan semakin terbuka lebar. Tawaran demi tawaran terus berdatangan, mulai dari syuting iklan, sinetron, dan film layar lebar. Puncak karirnya sebagai aktris terjadi di tahun 2005, saat dinobatkan sebagai Aktris Terbaik dalam Festival Sutradara
Sutradara
film Indonesia
(FFI) lewat film Brownies. Film drama romantis besutan Hanung Bramantyo itu kian menunjukkan kematangan akting seorang Marcella Zalianty.

Setahun setelah meraih Piala Citra, Marcel kembali bermain dalam film layar lebar berjudul Denias, Senandung di Atas Awan. Film garapan sutradara John De Rantau ini belakangan terpilih sebagai Film Terbaik FFI 2006.

Selain sibuk berakting, Marcell juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial. Popularitasnya sebagai selebriti yang tengah naik daun membuat Marcel ditunjuk sebagai duta oleh berbagai instansi, seperti Duta Yayasan Kanker Indonesia, Duta Campak oleh UNICEF, Duta Autisme oleh Rumah Autis, dan Duta Departemen Sosial Tagana (Taruna Siaga Bencana).

Namun sayang, citra positif sebagai seorang public figure yang selama ini susah payah dibangunnya sedikit tercoreng di awal Desember 2008. Saat itu ia dituduh terlibat kasus penganiayaan terhadap rekan kerjanya, Agung Setiawan, karena masalah utang piutang. Kasus itu tidak hanya melibatkan Marcell namun juga dua kakak beradik yang dikenal sebagai pembalap, Ananda Mikola dan Moreno Soeprapto. Keduanya merupakan putra Tinton Soeprapto, mantan pembalap nasional.

Selama berbulan-bulan, Kapolri (1968-1971)
Kapolri (1968-1971)
polisi
sibuk menyelidiki kasus ini hingga akhirnya kasus ini disidangkan. Belakangan, nama adik bungsu Marcella, Sergio ikut terseret dalam pusaran kasus tersebut. Kenyataan itu tentu membuat sang ibunda, Tetty Liz sangat terpukul.

Pada Kamis, 5 Maret 2009, sidang perdana kasus yang cukup menghebohkan publik ini digelar. Oleh jaksa, Marcella dituntut 18 bulan penjara. Setelah lebih dari dua bulan melalui persidangan yang cukup alot, akhirnya keputusan atas kasusnya keluar pada 22 Juni 2009. Dari empat pasal yang didakwakan kepada kakak kandung dari artis Olivia Zalianty ini, hanya satu pasal yang dianggap bersalah. Oleh karenanya, ia divonis dengan hukuman 6 bulan 20 hari. Dipotong masa tahanan yang telah dijalaninya, maka pada 23 Juni 2009, ia dibebaskan.

Setelah menghirup udara kebebasan, ia langsung meluncur ke kediamannya di bilangan Ciganjur Jakarta Selatan guna menghadiri acara syukuran yang sebelumnya telah dipersiapkan keluarga tercinta. "Aku bersyukur kepada Allah SWT, Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah, hari ini aku akhirnya menghirup udara bebas, setelah terbelenggu selama enam bulan ini. Aku bisa berkumpul kembali dengan keluarga," ucap Marcel penuh keharuan seperti dikutip dari harian Indo Pos edisi 10 Juli 2009.

Rasa syukur atas kebebasannya itu tak cukup dengan menggelar acara tersebut. Pertengahan Juli 2009, ia dan Ananda Mikola berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah umroh. Kedekatan Marcel dan Nanda, sapaan akrab pria berkulit putih itu sempat memunculkan dugaan bahwa ada hubungan spesial di antara sejoli berbeda profesi itu. Bahkan sempat berhembus kabar, keduanya melangsungkan pernikahan di kota suci umat Islam itu.

Setiap kali pers meminta konfirmasi, keduanya berkali-kali membantah rumor tersebut. Namun kemudian kabar itu berubah menjadi kenyataan sekaligus berita bahagia manakala keduanya mengucap janji sehidup semati pada tanggal 29 November 2010. Akad nikah dilaksanakan di Masjid At Tiin Taman Mini Indonesia Indah dengan disaksikan putra bungsu mantan Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Soeharto
, Hutomo Mandala Putra alias Tommy. Pasangan yang berbahagia itu kemudian menggelar resepsi pernikahan di Sirkuit Sentul, Bogor pada 7 Desember 2010. Pilihan tempat yang terbilang unik itu merupakan gagasan mertua Marcell yang juga menjabat sebagai Lihat Daftar Direktur
Lihat Daftar Direktur
Direktur
Utama Sirkuit Sentul, Tinton Soeprapto.

Marcell mengakui, terbelit kasus kriminal merupakan cobaan terberat dalam perjalanan hidupnya. Ia bahkan sempat berpikir untuk rehat sejenak dari dunia yang telah membesarkan namanya. Namun niatnya itu berubah ketika ia mendapat tawaran untuk tampil sebagai model video klip Restu CintaMu milik grup band Gigi. Saat itu Marcell yang bertahun-tahun telah akrab dengan sorot kamera sempat merasa canggung saat pengambilan gambar. Hal itu bisa dimaklumi karena pengalaman mendekam selama berbulan-bulan bukanlah sesuatu yang mudah untuk dijalani. Meski demikian, ia berhasil memerankan perannya dalam video klip tersebut, terlebih lagi ia berkesempatan untuk beradu akting dengan aktor Lukman Sardi. "Aku merasa ini sudah seperti dunia yang aku cintai, karena itu aku ingin kembali mencoba," terangnya.

Berstatus sebagai mantan narapidana tidak serta merta membuat ia kehilangan tawaran dari dunia seni peran. Buktinya, pasca keluar dari bui, ia langsung menuntaskan pekerjaan yang sempat tertunda yakni keterlibatannya dalam pementasan Lihat Daftar Tokoh Teater
Lihat Daftar Tokoh Teater
teater
di Monaco. Ia tampil pada Mondial Du Theatre 14th World Festival of Amateur Theatre, 22 Agustus 2010 bersama komunitas Satu Kata. Dalam ajang bertaraf internasional itu, mereka tampil dalam lakon bertajuk Mission in Peace. Lebih jauh ia menjelaskan, lakon yang bercerita tentang larutnya perbedaan dalam sebuah kebersamaan itu seharusnya dituntaskan Desember 2008. Tetapi lantaran ia dibui dan sang penulis naskah tidak bisa mencari pengganti dirinya, pementasan itu harus tertunda selama hampir dua tahun. "Penulis naskahnya mau tetap aku yang main," kata Marcell.

Walaupun begitu, ia menyadari keputusannya untuk merajut kembali karirnya tidak akan berjalan mulus. Karena itu, ia akan berusaha untuk memperbaiki penampilannya dan belajar akting kembali bersama keluarga yang terus mendukungnya.

Kasus pelik yang menyeretnya hingga mendekam di penjara tak lantas membuatnya trauma. Namun dengan bijak ia memetik hikmah dari kejadian tersebut. Salah satunya adalah lebih mawas diri dalam menjalin kerjasama dengan orang lain.

Pada tahun 2010, Marcella kembali meramaikan industri perfilman Tanah Air lewat film berjudul 7 Hati 7 Cinta 7 Wanita. Memasuki tahun 2011, ia kembali disibukkan dengan penggarapan film terbarunya antara lain Tan Ju Hok, Jakarta Macau, dan Batas. eti | muli, red

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 15 Mar 2011  -  Pembaharuan terakhir 23 Feb 2012
Wartawan Nasionalis Tiga Zaman Suka Ceplas Ceplos

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Jual Buku Al-Zaytun Sumber Inspirasi

Buku Pilihan

thumb

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen TNI (Purn) Sutiyoso berhasil membujuk dan menjinakkan Nurdin Ismail alias Din Minimi dan kelompok bersenjatanya turun gunung. Sutiyoso berani mengambil risiko terjun langsung masuk hutan untuk menjemput Din Minimi di belantara markas basis persembunyiannya tanpa pengawalan memadai.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: