WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Lagunya Puitis Filosofis

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Lagunya Puitis Filosofis
Katon Bagaskara | e-ti | kapanlagi.com

Eksistensinya sebagai musisi menguat di tahun 90-an bersama KLA Project. Sejumlah lagu hits ciptaannya hingga kini tetap enak didengar diantaranya Dinda Dimana, Terpurukku Disini dan Yogyakarta. Lirik yang filosofis, estetis dan romantis menjadi ciri khasnya dalam mencipta lagu.

Penyanyi
Lihat Curriculum Vitae (CV) Katon Bagaskara

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Katon Bagaskara

QR Code Halaman Biografi Katon Bagaskara
Bio Lain
Click to view full article
Ari Lasso
Click to view full article
Urip Santoso
Click to view full article
Fadel Muhammad
Click to view full article
Sutanto Sastraredja
Click to view full article
Yoyok Riyo Sudibyo
Click to view full article
Memes
Click to view full article
Balawan

Putra ke tiga dari pasangan AR. Djuano dan Agnes Sumarsih ini lahir di Magelang, Jawa Tengah, 14 Juni 1966 dengan nama Ignatius Bagaskoro Katon. Di usia yang masih belia, Katon sudah memperlihatkan minatnya yang besar untuk mempelajari dunia sastra khususnya puisi. Semangat belajar Katon semakin bertambah dengan dukungan dari ibundanya.

Berawal dari puisi, Katon mulai hobi merangkai kata hingga akhirnya tercipta menjadi sebuah lagu. Kegiatannya menciptakan lagu itu berawal dari rasa penasarannya di masa kecil: mengapa banyak Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
cilik seusianya yang sering ia lihat di televisi menyanyikan lagu hasil ciptaan orang lain. Dari situlah kemudian Katon mulai produktif menciptakan lagu.

Lagu ciptaannya yang pertama didedikasikan untuk almarhum kakeknya. Dengan bantuan sebuah piano kayu kecil, Katon menciptakan lagu tersebut untuk mengenang kebersamaan yang pernah ada di antara mereka. Dari piano, Katon mulai mencoba mencipta lagu dengan menggunakan gitar. Di bawah bimbingan sang kakak yang juga berprofesi sebagai musisi, Katon mulai mempelajari cara bermain gitar yang baik. Setelah mulai menguasai alat musik petik tersebut, Katon mulai berlatih mencipta lagu dengan gitarnya.

Di awal perjalanannya dalam menulis lagu, Katon banyak berkiblat pada gaya musisi senior, baik dalam maupun luar negeri. Mulai dari Ebiet G. Ade, Fariz R.M, Koes Plus sampai The Beatles. Tokoh-tokoh musik ternama itu memberikan andil pada terbentuknya karakter musik seorang Katon Bagaskara. Meski demikian, hal tersebut bukan berarti membuat Katon sebagai musisi plagiat yang hanya bisa menjiplak 'gaya' musisi lain secara mentah-mentah.

Ia baru benar-benar menemukan ciri khasnya sendiri saat menginjak bangku SMA. Yang dimaksud ciri khas Katon adalah lirik yang filosofis, estetis dan romantis. Gayanya yang puitis sedikit banyak dipengaruhi dengan kedekatan Katon pada puisi sejak kecil. Untuk menimbulkan kesan puitis, Katon jarang menggunakan kalimat-kalimat bersayap pada lirik-lirik lagu yang diciptakannya. Kebanyakan ia menggunakan kata-kata sederhana yang lugas namun menyiratkan kadar estetika dan makna yang mendalam. Inilah yang menjadi kekuatan sekaligus jati diri Katon sebagai seorang pencipta lagu.

Meski sadar akan kemampuannya dalam bidang musik, Katon tak lantas langsung memutuskan pilihan hidupnya untuk berkarir sebagai musisi. Sejak kecil Katon bercita-cita menjadi seorang diplomat, tapi sayang keinginannya itu tak dapat terlaksana karena keadaan yang memaksanya untuk bekerja. Ia kemudian mencoba untuk melamar pekerjaan hingga akhirnya pada tahun 1987 ia diterima bekerja sebagai pramugara di perusahaan penerbangan Garuda.

Kesibukannya sebagai pramugara tak serta merta membuat jiwa seni yang dimilikinya sejak kecil terkubur begitu saja. Hingga pada suatu hari, Katon mulai meneruskan hobi bermusiknya yang sempat ditinggalkan. Dengan menggandeng tiga orang rekannya Lilo, Adi dan Ari, Katon membentuk sebuah kelompok musik yang kemudian diberi nama KLa Project. Kata KLA merujuk pada inisial nama masing-masing personilnya.

Setelah dirasa cukup solid, grup musik itu akhirnya membuat demo rekaman. Demo yang dibuat dengan modal uang tabungan ala kadarnya itu nyatanya diterima oleh produser. Dari situlah sejarahnya singel lagu Tentang Kita milik Kla Project berasal. Lagu yang dimuat dalam album 10 Bintang Nusantara pada tahun 1988 itu banyak digemari masyarakat pecinta musik tanah air.

Sejak kesuksesan debut singel mereka itu, nama Kla Project mulai berkibar. Walaupun warna musik yang mereka usung kala itu terbilang cukup baru dan berbeda namun justru di situlah keunikan Kla. Kehadiran grup tersebut memberi warna bagi khazanah musik Indonesia, terlebih saat musik pop cengeng dan irama cadas khas musik rock tengah membahana di seantero jagad.

Seiring dengan ketenaran yang telah direngkuh KLa Project, tawaran manggung hingga ke luar kota mulai berdatangan. Hal tersebut tentu saja berimbas pada karirnya sebagai pramugara. Saat kesibukan bermusiknya sudah tak dapat dibendung lagi, Katon akhirnya memutuskan untuk memilih musik sebagai jalan hidupnya. Alasannya sederhana saja, ia lebih mencintai karir sebagai musisi, meskipun karirnya sebagai pramugara cukup menjanjikan untuk memenuhi segala kebutuhan materi. Pilihannya tak meleset, setelah mengundurkan diri dari Garuda, Katon semakin fokus berkarya dengan Kla Project, namanya pun semakin terkenal.

Sejak kesuksesan debut singel mereka itu, nama Kla Project mulai berkibar. Walaupun warna musik yang mereka usung kala itu terbilang cukup baru dan berbeda namun justru di situlah keunikan Kla. Kehadiran grup tersebut memberi warna bagi khazanah musik Indonesia, terlebih saat musik pop cengeng dan irama cadas khas musik rock tengah membahana di seantero jagad.

Popularitas Katon Bagaskara mulai dilirik orang-orang di luar industri musik, salah satunya produser sinetron yang kemudian menawarkan Katon untuk berperan dalam sebuah sinetron. Meski berakting merupakan hal yang belum pernah dijamah suami dari aktris Ira Wibowo itu sebelumnya, namun ia tak menyia-nyiakan kesempatan itu. Selain ingin merasakan tantangan baru, Katon juga ingin mengetahui bagaimana para pekerja seni di bidang sinetron itu bekerja. Kendati dunia sinetron Indonesia juga tak kalah menjanjikan, Katon tetap menggeluti dunia musik yang sangat dicintainya.

Setelah berakting, ayah tiga anak ini kemudian melebarkan sayapnya di dunia musik dengan merambah ke belakang layar sebagai seorang produser. Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
yang diproduserinya tak lain adalah Nugie, adik kandung Katon. Album-album Nugie yang diproduseri Katon masing-masing bertajuk Bumi, Air dan Udara. Selain menjadi produser bagi adik sendiri, Katon juga pernah menjadi penata vokal dan menciptakan lagu untuk dibawakan Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
lain.

Sepanjang karirnya bersama KLa Project, Katon telah menghasilkan sedikitnya sepuluh buah album. Jumlah itu belum termasuk dua buah album kompilasi lagu-lagu terbaik mereka. Album-album tersebut telah banyak melahirkan prestasi, mulai dari BASF Award, hingga Video Musik Indonesia. Di antara sekian banyak karya Kla Project, ada satu lagu yang paling dibanggakan Katon secara pribadi, yakni Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Yogyakarta
. Pasalnya lagu tersebut mendapatkan penghargaan dari Sri Sultan Hamengkubowono X.

Selain proyek menyanyi dalam grup bersama Kla Project, Katon juga tampil secara solo. Kiprahnya sebagai solois kemudian berhasil menelurkan sepuluh buah album, serta dua singel.

Selain merekam suaranya dalam album, Katon juga pernah membukukan puisi-puisinya yang diberi judul Bulan dibuai Awan pada tahun 1996. Buku tersebut merupakan sebagian dari lirik-lirik puitisnya yang dikemas dalam bentuk sebuah buku seni dengan ilustrasi bernuansa artistik dan estetis. eti | muli, red

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 08 Feb 2011  -  Pembaharuan terakhir 09 Aug 2012
Pariwisata Di Tangan Birokrat Wirausaha Musisi Pejuang Royalti

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Ahok-Djarot

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Dalam catatan sejarah perang, kita dapat menemukan beberapa pertempuran klasik, yaitu kiprah militer yang dikagumi para pemimpin militer dan sejarawan selama berabad-abad. Cannae adalah salah satu pertempuran demikian. Dipimpin oleh Hannibal Barca, seorang pemimpin perang yang mampu mempersatukan berbagai suku bangsa, dan membuktikan kehebatan strateginya dengan memukul mundur pasukan Romawi.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: