WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Ingin Unik dan Apa Adanya

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Ingin Unik dan Apa Adanya
Oppie Andaresta | e-ti | kapanlagi.com

Penyanyi yang namanya meroket lewat tembang Cuma Khayalan ini dikenal sebagai musisi yang banyak membawakan lagu-lagu bertemakan kritik sosial. Selain itu, ia juga banyak menyoroti masalah-masalah kaum perempuan. Pilihan jalur musiknya yang 'menentang arus' terbukti membuatnya nyaris tidak memiliki saingan di genre yang ditekuninya.

Penyanyi, Pencipta lagu
Lihat Curriculum Vitae (CV) Oppie Andaresta

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Oppie Andaresta

QR Code Halaman Biografi Oppie Andaresta
Bio Lain
Click to view full article
Jack Lesmana
Click to view full article
Umar Kayam
Click to view full article
Titiek Puspa
Click to view full article
AH Nasution
Click to view full article
Joko Widodo
Click to view full article
Turino Djunaedi
Click to view full article
HOS Cokroaminoto
BERITA TERBARU

Karir Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
yang populer dikenal dengan nama Oppie Andaresta ini diawali pada tahun 1990. Saat itu, ia menggunakan nama aslinya, Ovie Ariesta dengan merilis single Satu Macam Saja (1990) yang bernuansa pop-rock. Selain itu, ia juga sempat berduet dengan Mayangsari, lalu bertrio dengan Mayangsari dan Lady Avisha membawakan lagu-lagu slow rock.

Namanya baru melejit saat album perdananya dirilis tahun 1993. Saat itu, ia mengganti namanya menjadi Oppie Andaresta. Album berjudul Albumnya Oppie itu cukup mendapat tempat di hati para pecinta musik Tanah Air. Di album perdananya itu, Oppie tak hanya bertindak sebagai Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
tapi juga produser sekaligus pencipta lagu. Single andalannya Cuma Khayalan langsung menjadi hits kala itu. Tembang andalan lain dari album tersebut adalah Cuma Karena Aku Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
dan Pasir Putih.

Dua tahun berselang, Oppie meluncurkan album keduanya yang diberi judul Bidadari Badung. Dalam pemilihan judul, Oppie memang dikenal sebagai musisi yang cenderung "nyentrik". Aliran musiknya pun boleh dibilang menentang arus. Tapi, hal itu justru berdampak positif pada eksistensinya. Terbukti, ia nyaris tak punya saingan di genre yang ditekuninya.

Tentang hal itu, Oppie mengakui bahwa setiap karya yang dia buat harus menonjolkan sisi unik. Ia mengaku selalu ingin mencari suatu hal yang beda dan tidak sama atau pasaran dengan musisi lainnya. "Ya, harus yang unik, dan pengen cari yang beda, yang unik," ujarnya. Dengan membuat sesuatu yang berbeda dan unik, Oppie pun tetap bertahan di blantika musik Indonesia. Mengingat banyaknya saingan yang semuanya bisa dikatakan bagus-bagus, susah memang sebuah band atau Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
bisa bertahan lama.

Di tahun 1998, Oppie merilis album ketiganya, Berubah. Jika pada album pertama dan kedua ia banyak dibantu oleh Bimbim dan Kaka yang notabene adalah personil grup band Slank, di album ketiganya ia menggandeng mantan personil Slank, Bongky dan Indra. Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
berdarah Minang ini memang dikenal dekat dengan sejumlah musisi dari Gang Potlot itu.

Di album yang rilis bertepatan dengan krisis ekonomi itu, ia mengandalkan lagu Nananana (Berakit Rakit 1). Pada lagu yang bercerita tentang tingkah laku anak muda modern yang sudah mulai kehilangan aturan itu, ia memasukkan unsur etnik Minang. Hanya saja, tidak seperti album-album sebelumnya yang berhasil menelurkan beberapa hits, album ini hanya berhasil mencetak satu hits saja.

Meski 1998 adalah tahun krisis, kreativitas Oppie Andaresta tidak ikut mengalami krisis. Buktinya, di tahun itu ia tidak hanya merilis album rekaman tapi juga ikut mendukung pertunjukan Lihat Daftar Tokoh Teater
Lihat Daftar Tokoh Teater
teater
dan bermain dalam film layar lebar arahan sutradara Riri Riza yang berjudul Kuldesak.

Di usianya yang ke-29 tahun, tepatnya pada 23 September 2000, Oppie mengakhiri masa kesendiriannya dengan menerima pinangan seorang warga negara Amerika keturunan Jerman, Kurt Laster di Masjid Pondok Indah, Jakarta Selatan. Kurt yang juga berprofesi sebagai musisi itu sangat mendukung karir sang istri. Memasuki tahun ketujuh usia pernikahan, mereka dianugerahkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Kai Matari Bejo Kaler.

Sebagai istri seorang warga negara asing yang memiliki segudang perbedaan budaya, Oppie mengakui rumah tangganya memiliki tantangan tersendiri. Namun bukan berarti setiap perbedaan itu harus disikapi dengan perselisihan. Baginya, komunikasi dan saling pengertian adalah kunci penting dalam setiap rumah tangga.

Kurt baginya, sosok suami yang amat pengertian terhadap pekerjaan istrinya. Ketika Oppie sibuk, Kurt tak segan-segan menggantikan posisinya menjaga dan merawat si buah hati, Kai. Namun, seperti rumah tangga pada umumnya, Oppie juga mengakui bahwa mereka juga pernah bertengkar. "Misalnya, Kai waktu itu sedang batuk sehingga tidak aku perbolehkan berenang, tapi Kurt mempermasalahkan dengan mengatakan, Apa hubungannya batuk dengan berenang?" Menurut Oppie, perbedaan budaya seperti itu terkadang menjadi kesulitan tersendiri dalam membesarkan anak. Namun Oppie bersyukur, apapun masalahnya, semua dapat diselesaikan dengan baik.

Pada tahun 2001, Oppie mengeluarkan album keempatnya, Hitam Ke Putih. Dalam album ini, Oppie berubah menjadi lebih dewasa. Album yang berisi 20 lagu dengan dua single andalan yang berjudul Hanya Kau Yang Bisa dan Aku Pernah ini perilisannya sempat dicekal pihak Kejaksaan Negeri dengan alasan yang tidak pasti.

Tahun 2003 Oppie kembali merilis album bertajuk Lagu Bagusnya Oppie, kali ini dengan menggandeng Universal Music Indonesia. Album ini berisi dua lagu terbaru, Bintang Jatuh dan Asal Tau Sama Tau serta 10 lagu terdahulu dengan aransemen baru. Lagu-lagunya yang dulu kondang seperti Cuma Khayalan, Na Na Na, Untung VS Buntung, Ingat-Ingat Pesan Mama, dan Cuma Karena Aku Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
juga hadir di album Lagu Bagusnya Oppie ini.

Setelah sempat lama tidak terdengar kabarnya karena sibuk mengurus keluarga pasca kelahiran putranya pada tahun 2007, di awal tahun 2009, Oppie kembali ke dunia musik dengan merilis single terbarunya I Am Single, I Am Very Happy. Lagu itu awalnya diciptakan Oppie untuk dibawakan oleh Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
lain, tapi banyak yang menyarankan agar ia yang menyanyikannya sendiri. "Aku senang sekali karena ternyata karyaku masih diterima," katanya menanggapi saran tersebut.

Single tersebut diakui Oppie terinspirasi dari teman-temannya yang sudah memasuki usia matang, tapi belum menikah. Makanya saat lagu itu diluncurkan, banyak yang mengucapkan terima kasih kepadanya. Ia pun merasa senang bila kemudian lagu itu bisa mewakili perasaan banyak orang. Ia berharap, mereka akan mendapat pasangan di waktu yang tepat dan cara yang indah.

Yang menarik, Oppie tidak merilis dalam bentuk album, namun hanya dalam bentuk single. Hal ini lantaran keprihatinannya akan tingkat pembajakan album yang cukup tinggi di Indonesia.

Selain masalah sosial pada umumnya, ibu satu anak ini sangat peduli terhadap nasib kaum hawa. Membuktikan kepeduliannya tersebut, bertepatan pada perayaan hari Mendirikan sekolah wanita di Jepara dan Rembang
Mendirikan sekolah wanita di Jepara dan Rembang
Kartini
, 21 April 2009 misalnya, ia meluncurkan tiga single, yakni Habis Gelap Terbitlah Terang, Seperti Mendirikan sekolah wanita di Jepara dan Rembang
Mendirikan sekolah wanita di Jepara dan Rembang
Kartini
, dan Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
Indonesia. Lagu itu ia peruntukkan bagi Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
Indonesia. Oppie mengatakan, melalui lagu-lagunya itu ia ingin mencoba membangun kepercayaan diri perempuan dalam menjalani hidup. Hasil penjualan tiga lagu itu akan disumbangkan untuk program pemberdayaan perempuan di Indonesia.

Di samping itu, ia menjelaskan bahwa lagu Wanita Indonesia yang diciptakannya hanya dalam waktu 20 menit itu mencoba mengingatkan masyarakat, bahwa banyak perempuan Indonesia yang berprestasi. Ia juga berharap lagu itu bisa memberi semangat bagi perempuan lain yang belum beruntung.

Bertepatan dengan momen hari Mendirikan sekolah wanita di Jepara dan Rembang
Mendirikan sekolah wanita di Jepara dan Rembang
Kartini
2009, Oppie didaulat menjadi Duta Perempuan oleh 6 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Dengan keterlibatannya di LSM itu, ia ingin menginspirasi perempuan Indonesia untuk terus bermimpi dan berani mewujudkannya. Selain itu, ia juga kerap menjadi pembicara dalam berbagai seminar. Bersama Lihat Daftar Aktivis
Lihat Daftar Aktivis
Aktivis
Baby Jim Aditya, ia juga rutin melakukan kampanye HIV/AIDS untuk perempuan.

Di penghujung tahun 2010, ia kembali menyapa para penggemarnya dengan karya teranyarnya, sebuah single berjudul Mau Have Fun. Lagu yang bercerita tentang perempuan itu disebutnya sebagai proyek idealis. Pasalnya, single tersebut dibuat lewat jalur Indie. Meski demikian, ia tetap optimis karyanya bisa dinikmati oleh pendengar musik Indonesia. Oppie yang juga Lihat Daftar Aktivis
Lihat Daftar Aktivis
Aktivis
perempuan ini mengungkapkan rasa salutnya kepada sesama musisi Indie yang lebih mementingkan sisi idealis daripada komersil.

"Ya salut aja sama band indie. Biarpun jarang perform, tapi lagu-lagunya, kan keren. Mereka memang jarang terdengar di industri, tapi karyanya beda dan unik. Karena saya sendiri juga suka sama lagu yang unik dan beda dari yang lain," tutupnya.

Tidak hanya terhadap perempuan, Oppie juga menunjukkan kepeduliannya kepada sesama yang perlu bantuan. Pada tahun 2010, saat negeri ini banyak ditimpa musibah bencana alam, mulai dari banjir bandang di Wasior, tsunami Mentawai, hingga meletusnya Gunung Merapi misalnya, ia ikut memberikan sumbangan guna meringankan penderitaan para korban. Namun uniknya, ia tidak mengeluarkan dana secara langsung melainkan dengan melelang lagu yang pernah membawanya ke puncak popularitas, Cuma Khayalan. Ketika itu, lagu tersebut laku dilelang seharga Rp2,5 juta.

"Saya bangga ada di sini untuk meringankan saudara-saudara kita yang terkena bencana," tutur Oppie sebelum menyanyi. Bagi Oppie, melelang lagu merupakan wujud kepedulian sosialnya terhadap korban-korban bencana. Sebagai penyanyi, ia mengatakan hanya itu yang bisa dia lakukan. e-ti | muli, red

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 11 Jan 2011  -  Pembaharuan terakhir 24 Feb 2012
Manajer Satu Miliar Mantan Rektor Itb Dan Menteri Pertanian

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

KPK Observer

Buku Pilihan

thumb

Komik strip yang bekisah tentang seorang pemuda yang bernama Lotif.

Catatan Tuhor.com: Lotif muncul perdana di Koran Tempo Minggu pada 15 Mei 2005. Buku legendaris ini layak dimiliki oleh siapa saja terutama pencinta komik strip karena isinya menyentil isu-isu sosial dan politik dengan ringan, cerdas dan jenaka.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: