WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Tenar dengan Suara Khas

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Tenar dengan Suara Khas
Diana Nasution | e-ti | kapanlagi.com

Diana Nasution terkenal sebagai artis yang memiliki suara yang khas, yakni tinggi melengking namun mendayu-dayu. Pada zamannya, ia sempat menguasai blantika musik Indonesia. Ia meninggal 4 Oktober 2013 di Jakarta.

Penyanyi
Lihat Curriculum Vitae (CV) Diana Nasution

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Diana Nasution

QR Code Halaman Biografi Diana Nasution
Bio Lain
Click to view full article
Mudaffar Sjah
Click to view full article
Soeparno Prawiroadiredjo
Click to view full article
M Jusuf
Click to view full article
Michael Sastrapratedja
Click to view full article
Endo Suanda
Click to view full article
Awaloeddin Djamin
Click to view full article
Daan Dimara
BERITA TERBARU

Nama Diana Nasution tidak mungkin akan terlupakan dari sejarah perkembangan dunia tarik suara Indonesia. Dengan suaranya yang khas, vokalis yang di tahun 70 hingga 80-an masuk dalam jajaran Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
papan atas ini, seakan membius telinga para penggemarnya.

Dalam dunia tarik suara, Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
berdarah Batak yang lahir di Medan 6 April 1944 ini memulai karir bernyanyinya di tahun 70-an. Kala itu, ia berduet dengan sang kakak, Rita Nasution yang grupnya diberi nama Nasution Sisters. Duet kakak beradik itu terbilang cukup sukses di masa itu.

Setelah sukses dengan debutnya bersama sang kakak, Diana kemudian menggandeng musisi Melky Goeslaw sebagai rekan duetnya dalam ajang Festival Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
Nasional di tahun 1977. Mereka kemudian membawakan lagu 'Bila Cengkeh Berbunga' dan 'Malam yang Dingin'. Kedua lagu tersebut diciptakan oleh Minggus Tahitoe, seorang pencipta lagu ternama yang sekaligus merupakan suami Diana Nasution.

Sayangnya, dalam festival itu pasangan duet Diana dan Melky harus mengakui keunggulan Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
Hetty Koes Endang yang dinobatkan sebagai juara pertama, sementara duet Diana dan Melky harus puas menempati posisi runner-up. Tapi, mereka cukup terhibur karena salah satu lagu yang mereka bawakan, yakni Bila Cengkeh Berbunga tampil sebagai juara pertama, mengungguli lagu yang dibawakan Hetty Koes Endang, Damai Tapi Gersang ciptaan Ajie Bandi. Meski pada akhirnya, lagu Damai Tapi Gersang dipilih untuk mewakili Indonesia ke acara WPSF Tokyo 1977, dan berhasil menyabet penghargaan Most Outstanding Performance.

Selain berduet dengan penyanyi lain, nama Diana juga populer sebagai penyanyi solo. Lagu ciptaan pencipta lagu ternama, Pencipta lagu, penyanyi
Pencipta lagu, penyanyi
Rinto Harahap
, seperti lagu 'Jangan Biarkan', 'Ayah' dan 'Benci Tapi Rindu' sukses dipopulerkan Diana.

Kesuksesan Diana di dunia tarik suara tak dapat dilepaskan dari peran sang suami, Minggus Tahitoe. Selain sebagai pasangan hidup, Minggus banyak mendukung karir istrinya itu, antara lain dengan mempercayakan lagu-lagu ciptaannya untuk dibawakan sang istri. Selain lagu Bila Cengkeh Berbunga dan Malam Yang Dingin, Minggus juga menciptakan lagu berjudul Pergi Untuk Kembali. Lagu lawas tersebut bahkan dibawakan kembali oleh putra mereka, Marcello Tahitoe atau yang akrab disapa Ello. Bakat musik Diana dan Minggus memang tampaknya diwarisi juga oleh Ello yang mengikuti jejak kedua orang tuanya.

Lagu-lagu yang pernah dibawakan Diana memang tak usang dimakan waktu. Buktinya, banyak musisi muda Tanah Air yang mengaransemen ulang lagu-lagu yang pernah dipopulerkan Diana. Selain Pergi Untuk Kembali yang sukses melambungkan nama Ello, lagu Ayah gubahan Pencipta lagu, penyanyi
Pencipta lagu, penyanyi
Rinto Harahap
yang dikenal sebagai pencipta lagu melankolis, juga dibawakan ulang oleh grup band Peterpan.

Dalam perjalanan kariernya di dunia hiburan, selain berkiprah sebagai penyanyi, Diana juga pernah berkiprah dalam seni peran. Ia misalnya ikut berperan dalam film 'Cintaku Tergadai' yang dirilis pada tahun 1977. Ketika itu, ia bermain dengan Paul s. Murry.

Di balik kesuksesan-kesuksesan yang telah direngkuhnya, Diana dikenal selalu peduli kepada sesama. Dalam beberapa kesempatan, jika ada konser amal, ia selalu rajin berpartisipasi. Pada 10 Februari 2007 misalnya, ia bersama sang suami serta musisi berdarah Tapanuli lainnya terlibat dalam sebuah konser yang ditujukan untuk percepatan pembangunan di Tapanuli. Konser yang berjalan sukses tersebut memiliki tujuan untuk membebaskan masyarakat dari ketertinggalan dan kemiskinan.

Setelah lama tidak muncul di depan publik secara umum, di awal tahun 2010 Diana kembali ke panggung musik dengan menerima tawaran Titi DJ untuk berduet di lagu 'Jangan Biarkan' yang diambil dari album teranyar Titi. Album berjudul Titi To Diana itu merupakan sebuah album tribute Titi untuknya.

Sementara itu, Diana yang selama ini tampak tidak memiliki keluhan kesehatan, rupanya sejak Mei 2008 terus berjuang melawan kanker payudara stadium 3B yang dideritanya. Ia sudah menjalani pengobatan, seperti kemoterapi yang sempat membuat rambutnya rontok dan tubuhnya menjadi kurus. Namun kini, keadaannya sudah membaik. Sebagai rasa syukur dan terima kasihnya kepada Tuhan, ia belakangan semakin aktif mengisi hari-harinya dengan kegiatan-kegiatan keagamaan di gereja.

Diana Nasution menghembuskan nafasnya yang terakhir di Rumah Sakit Gading Pluit pada Jumat dini hari, 4 Oktober 2013 pukul 00.45 WIB. e-ti | muli, red

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 08 Jan 2011  -  Pembaharuan terakhir 04 Oct 2013
Menteri Negara Pemuda Dan Olahraga Bapak Kb Nasional

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Jusuf Kalla

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Wastafel, selain fungsinya untuk mencuci tangan, wajah, atau benda kecil lainnya, ternyata juga dapat mempercantik tampilan interior rumah jika diatur dan dipikirkan dengan baik.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: