WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Debut Malaikat Penggoda

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Debut Malaikat Penggoda
Aura Kasih | e-ti | kapanlagi.com

Ia mengawali kiprahnya di panggung hiburan lewat ajang pemilihan Miss Indonesia. Setelah gagal di kontes tersebut, ia memilih jalur dunia tarik suara. Meskipun banyak pihak memandang remeh kemampuan bernyanyinya dan menganggap dia hanya mengandalkan daya tarik lahiriahnya semata, namun dia tidak mau mundur. Kini dirinya benar-benar menceburkan diri di atas panggung, baik sebagai penyanyi maupun bintang film.

Penyanyi, model
Lihat Curriculum Vitae (CV) Aura Kasih

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Aura Kasih

QR Code Halaman Biografi Aura Kasih
Bio Lain
Click to view full article
RA Kosasih
Click to view full article
Zainal
Click to view full article
HB Jassin
Click to view full article
Binny Buchori
Click to view full article
Suryadharma Ali
Click to view full article
Achmad Diran
Click to view full article
Irman Gusman

Bakat-bakat muda terus bermunculan di panggung hiburan Tanah Air, khususnya tarik suara. Salah satunya adalah Sanny Aura Syahrani. Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
muda yang lebih populer dikenal dengan nama Aura Kasih. Di layar televisi, wajah Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
kelahiran Bandung, 23 Februari 1988 ini pertama kali muncul pada tahun 2007. Ketika itu, ia ikut serta pada ajang pemilihan Miss Indonesia.

Aura yang saat itu mewakili Provinsi Lampung berhasil terpilih sebagai salah satu finalis. Meski gagal keluar sebagai pemenang pada kontes kecantikan tersebut, impiannya untuk berkarir di dunia hiburan mulai terbuka lebar. Pilihan pertamanya jatuh pada tarik suara atau menyanyi.

Setahun kemudian, Aura yang memang sejak kecil sudah senang menyanyi itu merilis album perdananya, Malaikat Penggoda. Di tengah persaingan dengan para Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
muda lainnya, putri dari pasangan Jajad Sugiyatna dan Laela ini optimis melepas albumnya ke pasaran dengan mengunggulkan lagu Mari Bercinta. Lagu ini dikenal dengan single dance-hall.

Selain Mari Bercinta, lagu lain yang ada dalam album pertamanya itu adalah Harta Cinta, Tergila Padamu, Memori, Long Distance, Demi Cinta, Mata Keranjang, Di antara Kita, Ke Puncak Asmara, dan Cinta Mati.

Dalam album pertamanya itu, ia mengusung musik pop segar yang diramu dengan hentakan musik up-beat dengan irama yang belum lazim. Untuk musiknya yang unik itu, Aura punya jawaban sendiri. "Kalau saya diminta menggambarkan musik saya, musik saya itu membangkitkan mood. Apa pun mood itu," ucap pemilik tinggi badan 171 cm itu. Bagi Aura, sebuah lagu adalah sebuah pernyataan yang hendak disampaikan Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
kepada publik.

Di balik sosok Aura yang terlihat sedikit manja, ia adalah sorang gadis yang memiliki tekad yang kuat untuk mewujudkan cita-citanya. Meskipun banyak pihak yang memandang remeh kemampuan bernyanyinya dan menganggap dia hanya mengandalkan daya tarik lahiriahnya semata, namun Aura tidak mau mundur. Ia terus bertekad menggeluti dunia tarik suara.

Keseriusan itu pun dibuktikannya dengan upayanya yang terus mengasah kemampuan vokalnya agar dapat menjadi penyanyi yang handal. Buktinya, selain belajar olah vokal, ia juga mempelajari bagaimana agar dapat tampil dengan maksimal di atas panggung dan mampu mengendalikan penonton.

Selain itu, sebagai pendatang baru, ia sadar betul peran media dalam membesarkan namanya. Karena itu, ia selalu berusaha menghormati setiap undangan media. Misalnya, saat ia mendapat undangan promo albumnya, pantang bagi Aura menolak undangan tersebut, meski undangan itu datang dari sebuah radio lokal kecil sekalipun. Menurutnya, justru beberapa radio lokal-lah yang lebih menghargai kapasitasnya sebagai seorang penyanyi. "Sebagai pendatang baru, saya memang harus mengenalkan diri," jelasnya.

Hubungan Aura dengan radio memang agak unik. Sebelumnya, saat ia menawarkan lagunya, beberapa radio menolak karena menilai musik Aura berbau gambus Melayu alias dangdut. Tetapi setelah stasiun TV sering memutar klipnya, kini banyak radio yang memintanya datang untuk diwawancarai.

Setelah mulai sukses merambah dunia tarik suara, Aura Kasih kemudian melangkah menunjukkan kemampuan dirinya di bidang seni peran dengan membintangi film berjudul Asmara Dua Diana yang dirilis Desember 2008. Dalam film arahan sutradara Awi Suryadi itu, Aura beradu akting dengan Jamie Aditya dan aktris Luna Maya.

Di film perdananya, Aura tak hanya berakting tapi juga menyanyikan soundtrack-nya yang juga dimuat dalam album keduanya, Puncak Asmara. Album yang dirilis pada 2009 ini menjagokan lagu Asmara dan Jangan Bilang Siapa-Siapa yang dinyanyikannya bersama Aliya Sachi.

Dari layar lebar, Aura juga merambah ke dunia sinetron. Bersama Fachri Albar dan Bertrand Antolin, ia menunjukkah kebolehannya berakting dalam sinetron bertajuk Aura.

Namun seperti pernah dialami seniman-sniman lainnya, perjalanan karir Aura juga sesekali mengalami sandungan. Mengawali tahun 2010 lalu, Aura sempat tersandung kasus hukum. Berawal dari mangkirnya dirinya dari jadwal manggung di Makassar pada 15 Januari 2010. Akibatnya, pihak event organizer, Debindo Makassar yang merasa dirugikan menuntutnya membayar ganti rugi. Nilainya pun terbilang fantastis, yakni Rp2,26 miliar. e-ti | muli, red

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 06 Jan 2011  -  Pembaharuan terakhir 24 Feb 2012
Negara Sebagai Arena Harimau Paderi Dari Rokan

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 43

Tokoh Monitor

Jual Buku-buku Pilihan

Buku Pilihan

thumb

Buku ini memecahkan rekor MURI sebagai Buku Sulap dengan Jenis Permainan Terbanyak. Buku ini akan menjadi koleksi berharga di perpustakaan pribadi Anda.

Note: Buku langka, kondisi masih baru namun ada bagian yang sedikit terlipat.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: