WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Lady Rapper yang Bisa Dangdut

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Lady Rapper yang Bisa Dangdut
Denada Tambunan | e-ti | kapanlagi.com

Ia termasuk seorang penyanyi yang sukses di dua aliran musik yang berbeda. Pertama, dia sukses di aliran rap hingga dia digelari Lady Rapper. Belakangan, ia juga sukses di aliran musik dangdut hingga ia sempat diunggulkan dalam beberapa penghargaan musik.

Penyanyi, Aktris
Lihat Curriculum Vitae (CV) Denada Tambunan

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Denada Tambunan

QR Code Halaman Biografi Denada Tambunan
Bio Lain
Click to view full article
Albert Hasibuan
Click to view full article
Erwin Gutawa
Click to view full article
Benarin Nainggolan
Click to view full article
Frans Seda
Click to view full article
Pinkan Mambo
Click to view full article
Sardono W Kusumo
Click to view full article
Rusdi Kirana

Di awal penampilannya di depan publik di era 90-an, Denada Tambunan sempat mencuri perhatian khalayak karena gaya dan suaranya yang khas. Karena penampilannya itu, ia pun mendapat julukan sebagai Lady Rapper.

Sejak kecil, Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
bernama lengkap Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan ini mengaku sebenarnya tidak pernah bercita-cita menjadi seorang Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
, terlebih Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
rap. Dena, demikian orang biasa memanggilnya, ketika kecil mempunyai cita-cita yang boleh dibilang tak biasa untuk ukuran anak-anak Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
seumurnya, yakni menjadi mafia atau seorang tentara. Waktu kecil, Dena tergolong gadis yang tomboy. Jika kawan-kawan Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
nya suka bermain boneka, ia lebih senang bermain senjata-senjataan dan perang-perangan.

Namun, di balik sifatnya yang sedikit maskulin itu, Dena tetaplah seorang Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
. Naluri keLihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
annya bisa terlihat saat ia beraksi di panggung catwalk memperagakan berbagai model Lihat Daftar Desainer
Lihat Daftar Desainer
busana
. Selain itu, saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar, Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
berdarah Batak-Madura ini pernah memenangkan lomba Lihat Daftar Desainer
Lihat Daftar Desainer
busana
daerah, berkat baju adat Madura yang ia kenakan.

Seperti anak kecil pada umumnya, ia masih sering berubah pikiran soal akan menjadi apa kelak. Keinginannya untuk menekuni karir di dunia musik mulai muncul saat ia duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama. "Soalnya waktu itu memang lagi heboh Tenda Mangkal Prambors," jelas putri sulung dari empat bersaudara pasangan Ir. Rio Tambunan (alm) dan Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
lawas Emillia Contessa ini.

Awalnya, pemilik kulit hitam manis ini diarahkan oleh sang mama menjadi penyanyi dangdut. Mendukung maksud itu, Dena pun sempat belajar menari Jaipong pada pedangdut senior, Diva Dangdut
Diva Dangdut
Camelia Malik
. Namun belakangan, Dena lebih memilih menjadi penyanyi rap, genre musik yang di Tanah Air masih terbilang jarang diminati orang ketika itu, terlebih oleh perempuan.

Waktu itu, aku ngajak mama ke tempat lomba tanpa aku kasih tahu mau dibawa ke mana. Di sana, mama ngeliat aku nyanyi rap sama teman-teman aku yang jadi penari latar. Kebetulan aku jadi juara II. Terus habis itu, mama ngijinin aku. Kata mama, OK, kamu boleh terjun ke dunia nyanyi, tapi ini konsekuensinya," kenang wanita yang tidak doyan makan ikan tawar itu.

Dena memang beruntung memiliki orang tua yang mendukung penuh pilihan anaknya. Emillia Contessa kebetulan berprofesi sebagai seorang penyanyi juga, sehingga tak heran jika ia mempunyai banyak kenalan para musisi ternama, salah satunya Chris Patikawa, sang penggagas grup vokal AB Three. Emillia kemudian memperkenalkan putrinya pada Chris. Selama berguru pada Chris, banyak sekali ilmu tentang dunia panggung yang diperoleh Dena. Tidak hanya ilmu panggung sebagai seorang penyanyi, tapi entertainer secara keseluruhan, hingga presenter.

Setelah mendapat tempaan dari Chris, penyuka warna pink dan hitam ini kemudian memberanikan diri untuk ikut ajang 'Asia Bagus' tahun 1992 di Singapura. Di ajang tersebut, wanita berambut indah itu berhasil menyisihkan peserta yang datang dari negara Asia Tenggara lainnya dengan menjadi pemenang pertama dan meraih nilai yang hampir sempurna, yakni 99 dari total nilai 100.

Empat tahun setelah kesuksesannya menjuarai Asia Bagus, tepatnya tahun 1996, Dena merilis album perdananya, Ku Jelang Hari dengan hits andalannya, Sambutlah. Lagu tersebut sempat menjadi pembicaraan. Maklum saja, lagu itu mengusung jenis musik rap yang masih asing di telinga para pecinta musik Tanah Air.

Setelah album Ku Jelang Hari, Dena kemudian meluncurkan album kedua dan ketiganya, masing-masing berjudul Jam Satu Lewat dan Persembahan. Semenjak itu, julukan 'Lady Rapper' pun melekat dalam diri Denada. Karena lagunya banyak digemari orang, secara otomatis namanya pun mulai diperhitungkan di kancah musik Indonesia.

Di puncak popularitasnya, Dena memutuskan untuk cuti sementara dari panggung hiburan. Selama masa rehatnya, Dena meneruskan pendidikannya di negeri Kangguru, Australia. Setelah merampungkan studinya itu, ia kembali ke Tanah Air dan meneruskan kiprahnya di dunia musik yang sempat terhenti tersebut.

Setelah tiga album sebelumnya meraih sukses di pasaran, Dena kemudian merilis album keempatnya. Di album keempatnya yang diberi judul 'Mak…E…', Dena membuat terobosan dalam karir bernyanyinya, ia memutuskan pindah jalur musik dari rap menjadi dangdut. Belakangan, Dena terus menggeluti aliran musik tersebut. Lagu-lagu dangdutnya sukses di pasaran, Dena bahkan masuk sebagai unggulan dalam beberapa penghargaan musik, di antaranya Anugerah Musik Indonesia dan Penghargaan MTV Indonesia pada tahun 2005.

Perubahan aliran musik yang dibawakan Dena ini berawal saat ia mendapat tawaran menyanyi dangdut oleh salah satu stasiun televisi swasta. Sejak itu, ia mulai sering mendapat order untuk bernyanyi dangdut di berbagai kesempatan. Tapi, walau telah sering melakukan show dangdut, namun Dena menolak disebut sebagai penyanyi dangdut. Ia lebih senang dikenal sebagai penyanyi rap yang bisa menyanyi dangdut.

Sukses sebagai penyanyi, Dena kemudian mulai merambah bidang seni peran. Aktingnya dapat disaksikan dalam beberapa judul sinetron antara lain Hari-Hari Mau, Nyari Bini, Aku Cinta Kamu (FTV), Rahasia Ilahi dan Cahaya Surga. Di samping itu, ia juga beberapa kali terjun menjadi presenter beberapa acara, seperti Madam KO Gelar Sabuk Emas (RCTI), RCTI Sport, dan Digoyang. e-ti | muli, red

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 30 Dec 2010  -  Pembaharuan terakhir 24 Feb 2012
Pastor Peduli Petani Pakar Penerapan Syariat Islam

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Saya Indonesia Saya Pancasila

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb
Pemikiran Islam di Kanvas Peradaban.
KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: