Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

    Berita Tokoh Monitor

    KPK-Hukum

    Bisnis-Entrepreneur

    Internet-Social Media

    Budaya-Sastra

    Mancanegara

    Olahraga

    Gaya Hidup

    Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap dua jam.
    Facebook TokohIndonesia.com   Twitter TokohIndonesia.com   Google Plus TokohIndonesia.com

    Raja Penjual Mimpi Bertangan Dingin

    • zoom in
    • zoom out
    • font color
    • bold

    CURRICULUM VITAE
    Raja Penjual Mimpi Bertangan Dingin
    Raam Punjabi | e-ti | rpr-bs
    Pengusaha Film
    Lihat CV

    Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

    Tutup CV

    Perjuangannya dimulai dari titik nol. Dia raja sinetron penjual mimpi bertangan dingin. Dia dipuji sebagai penyelamat industri film Indonesia, di sisi lain ia dianggap menjual mimpi. Tapi ia konsisten dengan apa yang dikerjakannya. Kota Pahlawan memberinya banyak kenangan dan inspirasi untuk meraih sukses.

    QR Code Halaman Biografi Raam Punjabi
    • biografi tokoh indonesia raam punjabi
    • keluarga raam punjabi
    • keluarga punjabi
    • agama raam punjabi
    • ram punjabi
    • punjabi raam
    • profile sukses raam punjanbi
    • kekayaan manoj punjabi
    • wikipedia kisah nyata tokoh sukses menjadi seorang pemimpin
    • contoh biografi 150 halaman
    • raam punjabi
    • kisah sukses raam punjabi
    • profil raam punjabi
    • raam punjabi biografi
    • rumah raam punjabi
    • biografi ram punjabi
    • kisah hidup raam punjabi indonesia
    • raam punjabi profil
    • autobiografi panggung hidup ram punjabi
    • kisah-kisah raam punjabi menjadi sukse
    • raam punjabi biography
    • biografi raam jethmal punjabi
    Article Index
    Raja Penjual Mimpi Bertangan Dingin
    Dari Lingerie ke Layar Kaca
    All Pages

    Kota Surabaya di pertengahan tahun 1950-an, akan terus terpatri dalam ingatan seorang laki-laki keturunan India. Tentang seorang bocah kecil belasan tahun bernama Raam yang menyelinap ke dalam sebuah bioskop untuk memuaskan kegandrungannya menonton film. Sang penjaga bioskop yang baik membantu menyelundupkannya masuk ketika lampu-lampu sudah dipadamkan dan membantunya keluar sebelum lampu-lampu menyala kala film usai.

    Laki-laki itu, Raam Punjabi, adalah si bocah yang gandrung film. Kini, ia tak lagi harus menyelundup diam-diam hanya untuk menonton film-film yang disukainya. Dialah yang kini disebut-sebut merajai dunia sinetron di televisi. Berbagai film dan sinetron yang sukses lahir dari tangan dinginnya.

    Diakuinya, ketertarikan anak ketiga dari tujuh putra-putri pasangan Jethmal Tolaram Punjabi dan Dhanibhai Jethmal Punjabi ini pada dunia perfilman sudah dirasakannya sejak ia masih kecil. Hobinya yang paling menonjol tentu saja menonton film dan ia punya kebiasaannya keluar masuk bioskop.

    Dalam beberapa hal, persahabatan itu seperti cerita film "Cinema Paradiso" karya Tornatore, sebuah film indah tentang kenangan. Bedanya, di dalam "Cinema Paradiso", persahabatan terjalin antara si bocah dan proyeksionis, sedangkan pada Raam kecil dengan penjaga pintu.

    Raam pun berkisah, "Pernah imbalannya saya boleh menonton, tetapi si penjaga pintu pinjam sepeda saya. Eh, sampai film selesai pukul dua belas malam, dia tidak kembali. Saya pulang ke rumah dimarahi Ayah."

    Tentu saja hal itu tidak membuatnya kapok. Ia kembali pergi ke bioskop, menemui sahabatnya si penjaga pintu dan menyelundup ke dalam bioskop setelah lampu padam.

    Raam mengenang masa kecilnya di Surabaya sebagai masa yang indah dan penuh romantisme. Rumah orangtuanya terletak di kawasan Pasar Besar. Rumah itu merangkap toko ayahnya. Di lantai bawah, sang ayah berjualan karpet. Raam juga masih ingat, di masa itu masih ada trem atau kereta listrik sebagai alat transportasi yang digemari masyarakat di kotanya.

    Pengalaman yang selalu membuatnya geli selain menonton bioskop diam-diam adalah mencuri mangga yang pohonnya berada di halaman sebuah rumah sakit. Kesukaannya pada film juga disalurkannya dengan ikut serta menonton film gratis yang diputar khusus untuk tentara.

    Pencipta tren
    Raam Jethmal Punjabi lahir di Surabaya, 6 Oktober 1943. Awalnya ia tidak serta merta berkecimpung di dunia perfilman. Dari tahun 1962-1963, ia bekerja di sebuah perusahaan tekstil. Pada tahun 1964 ia merintis sebuah usaha impor tekstil sampai pada akhirnya pada tahun 1969 ditinggalkannya.

    Pada tahun 1967, Raam bersama dua kakaknya Dhammoo Punjabi dan Gobind Punjabi mendirikan perusahaan importir film, PT Indako Film dengan modal Rp 30 juta. Tiga tahun kemudian, ia mendirikan PT Panorama Film (1971-1976) yang bersama PT Aries Internasional Film memproduksi film "Mama" karya sutradara Wim Umboh.

    Film yang dibuat tahun 1972 itu merupakan Sutradara
    Sutradara
    film Indonesia
    pertama yang menggunakan seluloid 70 milimeter, tapi kurang laku ketika dilempar ke pasar. Tak putus asa, Raam kembali memproduksi film "Demi Cinta" yang dibintangi Sophan Sophiaan dan Widyawati. Lagi-lagi film produksi keduanya ini termasuk biasa-biasa saja dalam peredarannya. Namun bintang terang menyinarinya saat memproduksi film ketiga berjudul "Pengalaman Pertama." Film ini dibintangi Aktor
    Aktor
    Roy Marten
    , Yatie Octavia, dan Robby Sugara.

    Saat ini Raam Punjabi menjabat sebagai Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri & Festival di Persatuan Perusahaan Sutradara
    Sutradara
    film Indonesia
    (PPFI). Ia dikenal bisa membaca selera pasar dan menjadi trend setter perfilman. Pada tahun 1980-an ketika kondisi perfilman Indonesia sedang terpuruk, Raam malah sukses menelurkan Sutradara
    Sutradara
    film komedi
    di jagat perfilman Indonesia dengan menampilkan bintang komedi pada saat itu trio Warkop (Warung Kopi) yaitu Dono, Kasino dan Indro. Malah sejak itu Sutradara
    Sutradara
    film komedi
    menjadi tren dan banyak produser mengekor membuat film-Sutradara
    Sutradara
    film komedi
    .

    Tahun 1981, Raam mendirikan PT Parkit Film. Dan dalam jangka waktu 17 tahun karirnya sebagai produser, ia sudah memproduksi lebih dari 100 film. Bahkan, sekitar tahun 1989 kala kondisi perfilman Indonesia benar-benar hancur, Raam tidak kehilangan akal. Dengan segala daya kreatifnya, ia segera beralih ke dunia sinetron yang pada saat itu baru dikenal sebagai jenis tontonan baru. Kebetulan, di saat hampir bersamaan muncul stasiun televisi swasta pertama yaitu RCTI.

    Bagi Raam yang jeli, hal itu merupakan peluang yang baik bagi terobosannya. Terbukti kemudian, serial sinetron komedi "Gara-Gara", yang dibintangi Lydia Kandou dan Jimmy Gideon yang diproduksinya sukses. Melambungkan kembali nama Lydia Kandou dan menambah ketenaran Jimmy Gideon tidak hanya sebagai pelawak, tetapi juga pemain sinetron komedi.

    Kesuksesan demi kesuksesan mendorongnya mendirikan rumah produksi PT Tripar Multivision Plus dengan modal Rp 250 juta pada tahun 1990. Rumah produksi ini juga memproduksi sinetron-sinetron yang sukses digemari masyarakat.

    Hingga tahun 2000-an tidak ada yang bisa menyaingi kebesaran Raam Punjabi dalam industri hiburan televisi, terutama film dan sinetron. "Film dan sinetron di Indonesia di bawah bayang-bayang keluarga Punjabi, dengan Raam yang berada di singgasana", kata S. Sinansari Ecip dalam resonansinya di harian Republika, 28 Maret 2000.

    Pada tahun 2004, Raam Punjabi menerbitkan biografinya yang berjudul "Panggung Hidup Raam Punjabi." Buku itu memuat begitu banyak pengalamannya sampai menjadi sukses sebagai raja sinetron seperti sekarang. e-ti | RH

    ***TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)



    © ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
    Ditayangkan oleh sira  -  Dibuat 14 Agt 2005  -  Pembaharuan terakhir 25 Feb 2012

    Update Data & Sponsorship

    Dukungan Anda, Semangat Kami

    (1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

    Update Konten/Saran

    Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

    • Menambah (Daftar) Tokoh
    • Memperbaharui CV atau Biografi
    • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
    • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
    • Menambah Galeri Foto
    • Menambah Video
    • Menjadi Member
    • Memasang Banner/Iklan
    • Memberi Dukungan Dana
    • Memberi Saran

    Contoh Penggunaan

    Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

    Rumah Presiden SBY

    Rumah Presiden Soekarno

    Rumah Megawati Soekarnoputri

    Silakan menghubungi kami di:

    • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
    • Email:
    • Atau gunakan FORM KONTAK ini

    Sponsorship

    Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

    Sponsor Bronze
    Sponsor Bronze: US$50
    Sponsor Silver
    Sponsor Silver: US$250
    Sponsor Gold
    Sponsor Gold: US$500


    Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
    Beri Komentar

    Facebook

    Share on Myspace

    TIKomen

    Beri Komentar

    Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


    Kode keamanan Refresh

    Intermezzo
    Presiden RI ke-3, BJ Habibie adalah pemegang 46 paten di bidang aeronautika dunia.

    Bio Lainnya

    Click to view full article

    Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo pernah lima kali menjabat sebagai Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    di masa Orde Lama dan Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Orde Baru
    , diangkat oleh PBB menjadi anggota “lima ahli dunia” (group of five top

    Click to view full article

    Ir. Andy Saputra AR. M. Si, salah satu tokoh muda MKGR (Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong) yang pernah dipercaya menjadi Wasekjen DPP MKGR (2008-2012). Sebagai Tenaga Ahli

    Click to view full article

    Muhammad Nazar dibesarkan dalam keluarga agamais yang mementingkan pendidikan.  Kegemarannya membaca dan berorganisasi membuat dia tampil sebagai sosok yang cerdas, kritis dan

    Click to view full article

    Pasangan Muhammad Nazar dan Nova Iriansyah yang mendapat nomor urut 4 dalam pilkada Gubernur Nanggroe Pejuang dari Aceh
    Pejuang dari Aceh
    Aceh
    Darussalam (9 April 2012), siap bersaing dengan pasangan lain. Mereka


    Baru Dikunjungi

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

    Favorit Saya

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
     

    Komunitas

    • Terbaru
    • Komentar

    Like to Support Us