WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Si 'Centil' dari Ciateul

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Si 'Centil' dari Ciateul
Lenny Marlina | e-ti | rpr-dc

Aktris film terkenal Lenny Marlina terlahir di Jalan Ciateul, Bandung, pada 19 Februari 1954. Nama Jalan Ciateul tempat kelahiran Lenny amat begitu disukainya sehingga dia pakai sebagai judul buku otobiografinya, "Si Lenny dari Ciateul" yang diluncurkan di Hotel Mulia, Senayan Jakarta persis pada tanggal 19 Februari 2004 lalu menandai genap usia paruh baya dia 50 tahun.

Bintang Film
Lihat Curriculum Vitae (CV) Lenny Marlina

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Lenny Marlina

QR Code Halaman Biografi Lenny Marlina
Bio Lain
Click to view full article
Hermanto Dardak
Click to view full article
Syafii Maarif
Click to view full article
Andrinof A. Chaniago
Click to view full article
Claudia Ingkiriwang
Click to view full article
Artidjo Alkostar
Click to view full article
Wahidin Sudirohusodo
Click to view full article
Ali Umri

Putri sulung dari pasangan ayah Tatang Hasan Suharna dan ibu Yety Suryatin (68 tahun), ini menyebut dirinya lahir bukanlah sebagai orang berada melainkan tak lebih seorang bocah putri kecil biasa yang hidup di tengah-tengah keluarga dengan ekonomi pas-pasan.

Di kemudian hari rumah sederhana yang mereka tempati masih harus ditambah penghuni baru yaitu sejumlah adik buat Lenny. Jadilah mereka semua tidur berhimpitan bak ikan pindang.

Dia bertutur daerah itu sangat terkenal di Bandung hingga seantero Nusantara. Maklum, Ciateul adalah daerah asal Ibu Inggit Garnasih istri pertama Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
Bung Karno
, tokoh proklamator bangsa. Demikian pula artis Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
Merry Andani. Bahkan, maaf, ini kata Lenny, pelacur pun terkenal dari situ.

Catatan terpenting kehidupan Lenny bermula ketika dia berusia 16 tahun duduk di bangku SMA tampil sebagai juara dua kontes Pemilihan Ratu Kebaya Kota Bandung, di tahun 1970. "Sampai SMA, saya sudah terkenal di Ciateul," kenangnya. Bapak Perfilman Nasional Sutradara
Sutradara
Usmar Ismail
pertama kali menemukan dia di awal tahun 1970 itu.

Sineas besar itu bukan hanya melibatkan Lenny untuk pertamakali dalam film Ananda melainkan tak tanggung-tanggung, dia langsung diberi kesempatan memerankan enam karakter sekaligus. Mulai penjual pisang goreng, penari bar, hingga istri simpanan pejabat. Akting Lenny yang bagus menjadikan dia sebagai aktris pendatang baru terbaik di Asia ketika itu.

Amanda, itulah film pertama Lenny digarap oleh Sutradara
Sutradara
Usmar Ismail
. Mendapat tambahan bimbingan dari aktor senior Rachmat Hidayat Lenny semakin cepat populer di dunia film. Semenjak itulah nama neng geulis yang dimasa kecil dipanggil Nonon itu mulai melambung di perfilman nasional. "Saya pernah main dalam 15 produksi film per tahun. Dalam tiga tahun film saya berjumlah 45 film," ujar Nonon ehh… Lenny Marlina ibu dua orang anak dari suami pertama, dan dua orang anak pula dari suami kedua Bambang W Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Soeharto
.

Sepanjang berkarir akting Lenny bagus namun tak satu kalipun dia pernah meraih piala Citra, lambang bergengsi film layar lebar Indonesia. Lenny hanya pernah masuk nominasi dua kali lewat film Jangan Ambil Nyawaku (FFI 1982) dan Kembang Kertas (FFI 1985). Walau demikian beberapa penghargaan tertinggi dunia seni peran pernah dia peroleh, antara lain ''The Best Actress PWI (1971) untuk film Biarlah Aku Pergi, ''Aktris Terbaik PWI'' (1973) dalam Di Mana Kau Ibu, ''Aktris Harapan I PWI'' (1974) untuk film Ranjang Pengantin, dan ''Pemeran Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
dengan Penghargaan'' untuk Rio Anakku (FFI 1974).

Kalau mau dihitung Lenny telah bermain dalam hampir 100 judul film. Yang membuat dia hebat perannya dalam semua film itu adalah sebagai pemeran utama Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
. Film terakhir yang dia dukung adalah sinetron televisi, "Kau Selalu di Hatiku", disiarkan tahun 1997. Setelah itu dia berhenti main film menikah dengan Bambang W Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Soeharto
, yang lalu membuat dia ikut-ikutan berpolitik mengikuti pakem suami baru.

Lenny bertutur sepanjang dekade 1970-an adalah masa kejayaan film nasional yang mengangkat kehidupan dia berikut orangtua dan adik-adiknya dari sisi yang kelam. Berkat produksi film nasional kehidupan Lenny dan keluarga yang semula sederhana berubah total bagaikan disulap sebab Lenny Marlina telah menjadi kaya raya karena film. Namun kehidupan dia yang berubah 180 derajat sesungguhnya adalah karena dia bekerja keras berusaha untuk bangkit dari kondisi kehidupan yang pas-pasan.

Semenjak tahun 1984 Lenny mulai jarang tampil di layar lebar. Kiprahnya lebih banyak untuk membesut karier baru sebagai Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
pengusaha
. Sepenggal kecil sisi lain kekelaman hidup si "manusia biasa" ini mulai muncul yang mengharuskan dia mengarungi samudra kehidupan yang penuh riak dan gelombang. Perkawinan dia dengan Gatot Teguh Arifianto harus kandas setelah dibina dan dipertahankan tak kurang 23 tahun. Demikian pula Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
yang dia rintis sejak lama akhirnya tak berkembang.

Setelah bercerai dari suami pertama dia menikah dengan Bambang W Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Soeharto
, tokoh Kosgoro dan Lihat Daftar Aktivis
Lihat Daftar Aktivis
Aktivis
HAM. Sejak itu Lenny yang tak aktif lagi di film berusaha menyelami kehidupan spiritual. Dia mendalami agama yang dianutnya. Lenny berusaha menjadi pribadi yang saleh. Dia sudah tiga kali menunaikan ibadah haji dan satu kali Umrah. Kisah sedih lain masih banyak yang dia uraikan dalam otobiografi setebal 500 halaman yang ditulis oleh novelis Titi Said, pengamat film Salim Said, serta Lies Said, Muthiah Alhasany, Titien Sukmono, dan Yuni.

Dalam bukunya Lenny berusaha bicara jujur siapa diri dia yang sesungguhnya. Baik sebelum dibentuk oleh Sutradara
Sutradara
Usmar Ismail
maupun sebelum dipetik ulang oleh Bambang. Tanpa rasa malu dia mau menyingkap sisi kelam kehidupan yang seharusnya sudah pantas dikubur dalam-dalam. Lenny berusaha jujur dan terbuka. "Tapi, ini memang kenyataan hidup saya seperti itu," kata dia.

Perjalanan hidup tetaplah misteri sepanjang masa. Siapa sangka keelokan remaja belia usia 16 tahun duduk di bangku SMA berkebaya biru juara dua kontes pemilihan ratu kebaya di Kota Bandung, di tahun 1970 muncul di kelopak mata sineas legendaris Usmar Ismail untuk lalu dibentuk menjadi permata baru perfilman Indonesia selama lebih dari dua dekade. Lenny masih belum lupa bahwa sanggul, kebaya, kain, sampai selop yang dia pakai ketika memenangkan kontes itu adalah pinjaman semua.

Dan siapa pula yang menyangka Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
manis kelahiran Ciateul itu setelah terpuruk dalam Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
gagal dalam rumah tangga masih berkesempatan "dipetik" ulang oleh pendekar hak-hak azasi manusia dan tokoh politik nasional dari Kosgoro Bambang W. Soeharto.

Itulah Lenny Marlina artis film terkemuka si "centil" dari Jalan Ciateul Bandung yang pada 19 Februari 2004 lalu meluncurkan otobiografinya berjudul "Si Lenny dari Ciateul". Kendati tak sekalipun pernah memenangkan Piala Citra namun beberapa penghargaan tertinggi dunia seni peran tingkat nasional hingga Asia Pasifik pernah dia terima selama berkarir.

Semenjak disunting Bambang W Soeharto citra diri Lenny Marlina menjadi identik dengan ketokohan suami. Figur keduanya tampak ideal dan romantis setiap kali tampil di hadapan umum. Demikian pula keakraban diantara anak-anak bawaan masing-masing, berikut mantu dan cucu-cucu. Sebuah kombinasi yang unik dua selebritis terkenal dari bidang berbeda bergabung jadi satu rumahtangga, satu artis film kesohor satu lagi Lihat Daftar Tokoh Politisi
Lihat Daftar Tokoh Politisi
politisi
ternama. Dalam keluarga barunya anak Ciateul ini lebih suka memilih menjadi ibu rumah tangga. Posisi "orang rumahan" itulah yang dia manfaatkan selama dua tahun menyusun otobiografi. e-ti | ht

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh sira  -  Dibuat 03 Oct 2009  -  Pembaharuan terakhir 24 Feb 2012
Pencetus Lubang Resapan Biopori Obor Pejuang Keadilan Dan Ham

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Dalam buku ini, Mien R. Uno memaparkan kiat-kiat awet mudanya, yang menurutnya bukanlah hal yang istimewa dan perlu dirahasiakan bahkan banyak dari kiat-kiat tersebut telah kita ketahui, hanya saja kita mengabaikannya seperti selalu bersyukur, berpikir positif, dan menjaga kesehatan.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: