Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

    Berita Tokoh Monitor

    KPK-Hukum

    Bisnis-Entrepreneur

    Internet-Social Media

    Budaya-Sastra

    Mancanegara

    Olahraga

    Gaya Hidup

    Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap dua jam.
    Facebook TokohIndonesia.com   Twitter TokohIndonesia.com   Google Plus TokohIndonesia.com

    Mati Melindungi Nasution

    • zoom in
    • zoom out
    • font color
    • bold

    CURRICULUM VITAE
    Mati Melindungi Nasution
    Pierre Tendean | e-ti | depsos
    Komandan Pleton Batalyon Zeni Tempur Kodam II/Bukit Barisan
    Lihat CV

    Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

    Tutup CV

    Demi melindungi pimpinannya yang hendak diculik gerombolan PKI, ia rela menjadi tameng dengan mengaku sebagai Jenderal AH Nasution.

    QR Code Halaman Biografi Pierre Tendean
    • biografi tokoh indonesia pierre tendean
    • profil jendral ah nasution
    • biografi piere tendean
    • sejarah pahlawan kapt czi piere tendean
    • biografi lettu pierre tendean
    • 7 jendral revolusi piere tendean, kapten czi anumerta
    • biografi kapten pierre tendean
    • mengapa nasution selamat dari penculikan
    • pemeran letnan pierre andreas tendean di film pki
    • biografi jendral piere
    • pierre tendean
    • jenderal nasution pahlawan nasional
    • cerita anak pahlawan revolusi
    • pierre tendean biografi
    • pier tendean
    • lettu piere tandean
    • biografi kapten czi tni anumerta pierre tendean
    • pierre andreas tendean
    • jenderal nasution
    • jendral nasution
    • biografi lettu pierre andreas tendean
    • pahlawan revolusi letnan satu pierre tendean
    • foto komplit pengambilan jenazah para jenderal
    • sejarah kapten pierre tendean
    • jabatan terakhir pierre tandean
    • Jabatan terakhir pahlawan Kapten Pierre Tendean

    KeLihat Daftar Pahlawan Nasional
    Lihat Daftar Pahlawan Nasional
    pahlawan
    an seorang anak bangsa bukan diukur dari usia atau pangkat seseorang melainkan keikhlasan membela bangsa dan negara tercinta walau dengan pengorbanan jiwa sekalipun. Demikianlah seorang Kapten CZI TNI Anumerta Pierre Tendean. Meski masih muda dan berpangkat perwira pertama, nama pria kelahiran Jakarta 21 Pebruari 1939 ini layak disejajarkan dengan para seniornya yang telah perwira tinggi sebagai Lihat Daftar Pahlawan Nasional
    Lihat Daftar Pahlawan Nasional
    pahlawan
    Revolusi.

    Pierre Tendean yang ketika itu merupakan ajudan Jenderal AH. Nasution, salah satu jenderal yang menjadi sasaran penculikan dan pembunuhan gerombolan PKI, mengaku bahwa dirinyalah Nasution kepada gerombolan PKI demi menjaga keselamatan atasannya tersebut.

    Kemiripan wajahnya dengan Jenderal AH. Nasution ditambah suasana pagi yang belum begitu terang membuat gerombolan PKI mempercayai pengakuannya sehingga membawanya sebagai Nasution. Dengan demikian pengejaran terhadap Jenderal AH. Nasution yang sedang melarikan diri pun dengan sendirinya berhenti. Tindakannya tersebut menjadi salah satu faktor lolosnya Jenderal Nasution dari penculikan dan pembunuhan tersebut. Nasution kemudian hari menjadi satu-satunya jenderal yang bisa menjadi saksi hidup dari peristiwa berdarah tersebut.

    Menjadi tentara sejak awal, sudah menjadi cita-cita dari pria yang bernama lengkap Pierre Andreas Tendean ini. Ayahnya yang seorang dokter sebenarnya menghendakinya mengikuti jejaknya. Namun selepas menyelesaikan Sekolah Menengah Atas Bagian B di Semarang pada tahun 1958, dia kemudian masuk Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad) yang kemudian berganti nama menjadi Akademi Militer Jurusan Teknik (Akmil Jurtek) di Bandung.

    Dengan tekad yang kuat di samping watak yang baik membuat prestasinya di militer berhasil baik. Ketika masih menjalani pendidikan, dia sudah diangkat menjadi komandan Batalyon Taruna serta sebagai Ketua Senat Korps Taruna. Ketika masih Kopral Taruna, dia diberikan tugas praktek lapangan di kesatuan Zeni Tempur Operasi Saptamarga di daerah Sumatera Timur yang ketika itu sedang mengalami Pemberontakan PRRI/Permesta.

    Menjadi Komandan Pleton Batalyon Zeni Tempur 2 Kodam II/Bukit Barisan di Medan merupakan tugas pertamanya setelah menamatkan pendidikan Akmil Jurtek-nya pada tahun 1962. Tugas ini dipegangnya hanya setahun karena dirinya kemudian mengikuti pendidikan Sekolah Intelijen. Setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah intelijen, dia pun pernah melakukan tugas penyusupan ke wilayah Malaysia yang ketika itu sedang bermusuhan dengan Indonesia.

    Dan sejak April 1965, dia diangkat menjadi ajudan Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    Koordinator Pertahanan Keamanan/Kepala Staf Angkatan Bersenjata (Menko Hankam/ Kasab) Jenderal AH. Nasution.

    Ketika pemberontakan Gerakan 30 September PKI berlangsung dini hari 1 Oktober 1965, Pierre sedang tidur di ruang belakang rumah Jenderal Nasution. Suara tembakan dan ribut-ribut membuatnya terbangun dan berlari ke bagian depan rumah. Sementara gerombolan PKI yang sudah kelabakan karena tidak menemukan Nasution yang sudah sempat melarikan diri, kemudian bertemu dengan Pierre Tendean.

    Kejelian dari seorang prajurit yang sudah mengecap pendidikan intelijen ini dengan cepat menangkap adanya sesuatu yang membahayakan jiwa atasannya. Sehingga ketika gerombolan PKI bertanya di mana Nasution, dia dengan meyakinkan mengatakan dirinyalah Nasution. Kemiripan wajah Pierre dengan Nasution ditambah remang-remangnya cahaya di pagi buta itu membuat gerombolan PKI langsung percaya bahwa Pierre adalah Nasution lalu membawanya pergi.

    Besoknya, dia bersama enam perwira lainnya ditemukan telah menjadi mayat di satu sumur tua di daerah Lubang Buaya. Ketujuh Perwira Angkatan Darat itu kemudian dimakamkan di Taman Makam Lihat Daftar Pahlawan Nasional
    Lihat Daftar Pahlawan Nasional
    pahlawan
    Kalibata, Jakarta. Kini namanya begitu harum semerbak sebagai seorang Pahlawan Revolusi.

    Atas jasa-jasanya kepada negara, Kapten CZI TNI Anumerta Pierre Andreas Tendean dianugerahi gelar Pahlawan Revolusi berdasarkan SK Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
    Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
    Presiden RI
    No. 111/KOTI/Tahun 1965, tgl 5 Oktober 1965. e-ti | tsl

    © ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
    Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 21 Sep 2010  -  Pembaharuan terakhir 24 Feb 2012

    Update Data & Sponsorship

    Dukungan Anda, Semangat Kami

    (1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

    Update Konten/Saran

    Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

    • Menambah (Daftar) Tokoh
    • Memperbaharui CV atau Biografi
    • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
    • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
    • Menambah Galeri Foto
    • Menambah Video
    • Menjadi Member
    • Memasang Banner/Iklan
    • Memberi Dukungan Dana
    • Memberi Saran

    Contoh Penggunaan

    Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

    Rumah Presiden SBY

    Rumah Presiden Soekarno

    Rumah Megawati Soekarnoputri

    Silakan menghubungi kami di:

    • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
    • Email:
    • Atau gunakan FORM KONTAK ini

    Sponsorship

    Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

    Sponsor Bronze
    Sponsor Bronze: US$50
    Sponsor Silver
    Sponsor Silver: US$250
    Sponsor Gold
    Sponsor Gold: US$500


    Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
    Beri Komentar

    Facebook

    Share on Myspace

    TIKomen

    Beri Komentar

    Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


    Kode keamanan Refresh

    Intermezzo
    Sebelum Republik Indonesia, tahun 1777, pernah berdiri Republik bernama Lan Fang di Pontianak, Kalimantan Barat. Saat itu bangsa Eropa dan Cina (yang katanya) lebih maju sejarah peradabannya pun masih memakai sistem Kerajaan/Monarki.

    Bio Lainnya

    Click to view full article

    Setelah 10 tahun memimpin BTN, Iqbal Latanro didapuk menjadi Lihat Daftar Direktur
    Lihat Daftar Direktur
    Direktur
    Utama PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen) Persero.

    Click to view full article

    Bernyanyi bagi Harvey Malaihollo tak sekadar profesi tapi bagian dari hidup. Ketika hati gembira atau sedih, ia akan tetap bernyanyi.

    Click to view full article

    Leonowens SP dikenal sebagai sastrawan muda asal Indonesia yang dikenal dunia. Pria kelahiran Jakarta, Desember 1977 ini adalah seorang penulis solilokui, puisi, prosa liris,

    Click to view full article

    Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    BUMN Menteri BUMN (2011-2014)
    Menteri BUMN (2011-2014)
    Dahlan Iskan
    membuka momen untuk buka-bukaan memberantas korupsi. Dia menyerang balik DPR yang menudingnya salah urus PLN sehingga mengakibatkan inefisiensi Rp3,7


    Baru Dikunjungi

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

    Favorit Saya

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
     

    Menurut Anda, Siapa Tokoh yang Layak Jadi Capres 2014?

    Komunitas

    • Terbaru
    • Komentar

    Like to Support Us