WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Pahlawan Berwawasan Luas

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Pahlawan Berwawasan Luas
Mas Mansur, KH | TokohIndonesia.com | depsos

Dalam pergerakan nasional, KH Mas Mansur aktif dalam organisasi perjuangan Persatuan Bangsa Indonesia (PBI). Ia salah satu pendiri Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi). Menjelang proklamasi, ia kemudian terpilih jadi anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Anggota PPKI
Lihat Curriculum Vitae (CV) Mas Mansur, KH

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Mas Mansur, KH

QR Code Halaman Biografi Mas Mansur, KH
Bio Lain
Click to view full article
Eko Supriyanto
Click to view full article
Romli Atmasasmita
Click to view full article
Susi Susanti
Click to view full article
Sinyo Sarundayang
Click to view full article
Utomo Dananjaya
Click to view full article
Mudji Sutrisno
Click to view full article
Imelda Wigoena

Kiai Haji Mas Mansur seorang tokoh yang memiliki keinginan besar untuk belajar. Pada usia masih 12 tahun ia sudah pergi ke Tanah Suci Mekkah untuk belajar agama. Dari Mekkah, ia kemudian melanjutkan pendidikan ke Universitas Al Azhar Kairo, Mesir. Ketika mendalami pengetahuan agama di Universitas Al Azhar Kairo Mesir, KH Mas Mansur mengikuti dengan seksama perjuangan bangsa Mesir membebaskan diri dari penjajahan yang dilakukan Inggris. Selain mempelajari ilmu agama, pria kelahiran 25 Juni 1896 ini juga rajin mendalami ilmu pengetahuan Barat. Pada masa belajar itu, ia banyak berkenalan dengan karya-karya sastra Barat yang sudah diterjemahkan. Karya-karya itu berisi tentang humanisme, kemerdekaan, dan demokrasi yang justru bertentangan dengan tindakan bangsa Barat di Asia dan Afrika.

Setelah menyelesaikan pendidikannya di Kairo, ia kembali ke Tanah Air dan menjadi pengajar di Pesantren Mufidah yang terletak di kota kelahirannya Surabaya. Ketika menjalani kehidupan di tengah masyarakat, Mas Mansur muda melihat adanya kekurangberesan dalam kehidupan kaum terpelajar agama Islam. Menurutnya, kekurangberesan itu terjadi karena politik yang diterapkan pemerintah kolonial Belanda saat itu.

Di lain pihak, pemerintah Belanda selalu berusaha membenarkan dan melegitimasi tindakannya. Penjajahan dirumuskan sebagai mission sacred (tugas suci) atau the White men's burden (beban bangsa kulit putih). Hal yang bertentangan dengan ajaran agama yang selalu membela kemerdekaan dan kemanusiaan. Pengajaran agama Islam yang membenarkan perjuangan melawan penindasan dan penjajah pun dihalang-halangi oleh pemerintah Belanda.

Selain mengajar di pesantren, KH Mas Mansur juga giat dalam pergerakan nasional. Awalnya, ia bergabung dalam organisasi Islam, Pendiri Muhammadiyah 1912
Pendiri Muhammadiyah 1912
Muhammadiyah
. Kemudian, ia juga aktif dalam organisasi perjuangan Persatuan Bangsa Indonesia (PBI). Kegiatan rutinnya di Pendiri Muhammadiyah 1912
Pendiri Muhammadiyah 1912
Muhammadiyah
antara lain berdakwah ke sejumlah daerah. Komitmen serta dedikasinya membawanya ke posisi ketua cabang, hingga Konsul Pendiri Muhammadiyah 1912
Pendiri Muhammadiyah 1912
Muhammadiyah
untuk Jawa Timur. Puncak karirnya di Muhammadiyah, manakala ia berhasil terpilih sebagai Ketua Pucuk Pimpinan Muhammadiyah pada tahun 1937.

Melihat pengaruh Mansur yang luas di masyarakat, Belanda berusaha mendekatinya. Ia disodorkan jabatan kepala lembaga tertinggi urusan agama Islam dalam Het Kantoor van Inlandsche Zaken. Tetapi pemuka agama yang dikenal berpendirian teguh itu menolak tawaran tersebut, meskipun gaji yang bakal ia dapatkan tergolong tinggi.

Di masa pendudukan Jepang, KH Mas Mansur tetap aktif dalam Muhammadiyah, meskipun banyak sekali tekanan dari pemerintah yang ditujukan padanya. Bahkan, bersama KH Wahid Hasyim dan KH Taufiqurrahman, ia mendirikan Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi). Saat Jepang membubarkan semua organisasi yang bercorak politik dan selanjutnya membentuk PUTERA (Pusat Tenaga Rakyat), untuk mengambil hati tokoh-tokoh nasionalis, bersama tiga orang tokoh lainnya, yakni Ir. Soekarno, Proklamator, Wakil Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1956)
Proklamator, Wakil Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1956)
Mohammad Hatta
dan Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan yang pertama
Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan yang pertama
Ki Hajar Dewantara
, Mas Mansur memimpin organisasi itu. Menjadi seorang pemimpin bukanlah tugas menyenangkan baginya karena sikap bangsa Jepang yang pada dasarnya hanya ingin memanfaatkan rakyat Indonesia. Hal itu kemudian yang menjadi alasannya mengundurkan diri dari kepengurusan PUTERA pada tahun 1944.

Menjelang proklamasi kemerdekaan, ia diangkat menjadi anggota PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Dengan sekuat tenaga ia menjalankan tugasnya di PPKI, bahkan ketika Belanda hendak merebut kembali kemerdekaan Indonesia yang telah diproklamirkan. Ia mendukung penuh perjuangan kaum muda Surabaya yang melakukan perlawanan terhadap Belanda. Tindakannya yang dianggap Belanda sebagai pembangkangan itu membuat dirinya ditangkap dan dipenjara Belanda di Kalisosok, Surabaya, hingga penghujung usianya pada tanggal 25 April 1946.

Atas jasa-jasanya pada negara, KH Mas Mansur dianugerahi gelar Lihat Daftar Pahlawan Nasional
Lihat Daftar Pahlawan Nasional
pahlawan
Kemerdekaan berdasarkan SK Presiden Republik Indonesia No. 590 Tahun 1961, tanggal 9 November 1961. e-ti

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 06 Sep 2010  -  Pembaharuan terakhir 24 Feb 2012
Politisi Ekonom Bernurani Ditawar Berpasangan Marylin Monroe

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 43

Tokoh Monitor

Jual Buku Biografi Hukum Romli Atmasasmita

Buku Pilihan

thumb

Wastafel, selain fungsinya untuk mencuci tangan, wajah, atau benda kecil lainnya, ternyata juga dapat mempercantik tampilan interior rumah jika diatur dan dipikirkan dengan baik.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: