Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

    Berita Tokoh Monitor

    KPK-Hukum

    Bisnis-Entrepreneur

    Internet-Social Media

    Budaya-Sastra

    Mancanegara

    Olahraga

    Gaya Hidup

    Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap dua jam.
    Facebook TokohIndonesia.com   Twitter TokohIndonesia.com   Google Plus TokohIndonesia.com
    Berita Data & Sponsorship Intermezzo Komentar
    Tokoh dalam Sorotan
    Berita

    Pengusaha Pembela RI

    • zoom in
    • zoom out
    • font color
    • bold

    CURRICULUM VITAE
    Pengusaha Pembela RI
    Samanhudi, KH | TokohIndonesia.com | depsos
    Pendiri Sarekat Dagang Islam (SDI)
    Lihat CV

    Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

    Tutup CV

    KH Samanhudi merupakan tokoh pendiri Sarekat Dagang Islam (SDI). Juga pendiri Barisan Pemberontakan Indonesia Cabang Solo, Gerakan Persatuan Pancasila, dan Laskar Gerakan Kesatuan Alap-alap.

    QR Code Halaman Biografi Samanhudi, KH
    • biografi tokoh indonesia samanhudi, kh

    Tahun 1900-an, perdagangan di Indonesia dimonopoli oleh para pedagang Cina karena banyak mendapatkan bantuan dari pemerintah kolonial Belanda. Sebaliknya, pedagang pribumi banyak mendapat tekanan. Karena ketidakadilan itu, pedagang Indonesia tidak dapat mengembangkan usahanya. Perlakuan yang tidak adil dan cenderung merendahkan kaum pribumi itu membuat seorang pedagang Desainer
    Lihat Daftar Desainer
    Lihat Daftar Desainer
    desainer
    batik, KH Samanhudi tergerak untuk membela kaumnya, para pedagang Desainer
    Lihat Daftar Desainer
    Lihat Daftar Desainer
    desainer
    batik pribumi.

    Samanhudi yang juga dikenal dengan nama Wiryowikoro dan atau Sudarno Nadi dilahirkan di Solo pada tahun 1868. Terbatasnya kesempatan untuk sekolah membuatnya hanya sempat mengenyam pendidikan di Sekolah Dasar, itu pun tidak tamat. Sesudah itu ia memutuskan untuk belajar agama di Surabaya sambil berdagang Desainer
    Lihat Daftar Desainer
    Lihat Daftar Desainer
    desainer
    batik.

    Usahanya dalam memperjuangkan nasib pedagang pribumi dilakukannya dengan menyusun kekuatan di bidang perdagangan dan agama. Ia merasa bahwa pedagang batik pribumi perlu memiliki organisasi tersendiri untuk membela kepentingan mereka. Maka pada tahun 1911, ia mendirikan Sarekat Dagang Islam (SDI) di Solo.

    Adapun alasan mendasar yang melatarbelakangi pendirian organisasi tersebut, yakni pertama, persaingan yang meningkat dalam bidang perdagangan batik terutama dari orang-orang Cina yang memiliki sifat superior terhadap orang pribumi. Kedua, adanya tekanan yang datang dari kaum bangsawan.

    Keberadaan SDI mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Terbukti dengan menjamurnya cabang-cabang SDI dalam waktu yang terbilang singkat di luar kota Solo. Kenyataan tersebut membuat pemerintah Belanda khawatir. Atas dorongan beberapa penurus dan anggota, SDI pun berubah menjadi sebuah partai politik yang ditandai dengan perubahan nama dari SDI menjadi SI (Ketua Sarekat Islam (SI)
    Ketua Sarekat Islam (SI)
    Sarekat Islam
    ) pada tanggal 10 September 1912.

    Anggota SI setiap tahun bertambah terus. Menjelang kongres pertamanya pada tanggal 25-26 Januari 1913 di Surabaya, anggota SI sekitar 80.000 orang. Lalu meningkat menjadi 360.000 orang, tiga tahun kemudian. Pada tahun 1918, jumlah anggotanya semakin bertambah lagi menjadi 450.000 orang. Sementara itu, penyusunan anggaran dasar (AD), mencari pimpinan, dan mengatur hubungan antara organisasi pusat dan daerah diselesaikan pada periode tahun 1916-1921.

    Tujuan organisasi SI sendiri dirumuskan sebagai berikut: "Akan berikhtiar, supaya anggota-anggotanya satu sama lain bergaul seperti saudara, dan supaya timbullah kerukunan dan tolong menolong satu sama lain antara sekalian kaum muslimin, dan lagi dengan segala daya upaya yang halal dan tidak menyalahi wet-wet (undang-undang, hukum-pen) negeri (Raja Kasunanan Surakarta, 1893-1939
    Raja Kasunanan Surakarta, 1893-1939
    Surakarta
    ) dan wet-wet Gouvernement, …berikhtiar mengangkat derajat, agar menimbulkan kemakmuran, kesejahteraan dan kebesaran negeri".

    Melihat perkembangan partai SI yang pesat ke daerah-daerah di Jawa dan setelah kegiatan-kegiatan para anggotanya di Solo meningkat tanpa dapat diawasi oleh penguasa kolonial, Residen Raja Kasunanan Surakarta, 1893-1939
    Raja Kasunanan Surakarta, 1893-1939
    Surakarta
    membekukan SI. Pembekuan itu menimbulkan berbagai kerusuhan dan pergolakan rakyat. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah Belanda akhirnya mencabutnya pada tanggal 26 Agustus 1912 dengan beberapa catatan bahwa wilayah organisasi SI hanya terbatas di Raja Kasunanan Surakarta, 1893-1939
    Raja Kasunanan Surakarta, 1893-1939
    Surakarta
    .

    Samanhudi menyadari bahwa untuk membenahi organisasi dan menghadapi pemerintah kolonial Belanda diperlukan seorang pemimpin yang handal. Haji Oemar Said Cokroaminoto yang bergabung dengan SI pada Mei 1912 kemudian ditugaskan untuk menyusun anggaran dasar. Tanpa menghiraukan persyaratan Residen Surakarta, Cokroaminoto pun kemudian menyusun Anggaran Dasar baru untuk SI di seluruh Indonesia sekaligus meminta pengakuan pemerintah untuk menghindari "pengawasan preventif dan represif secara administratif".

    Dalam pertemuan SI di Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
    Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
    Yogyakarta
    pada tanggal 18 Februari 1914 diputuskan untuk membentuk pengurus pusat yang terdiri dari Haji Samanhudi sebagai Ketua Kehormatan, Cokroaminoto sebagai ketua, dan Gunawan sebagai Wakil Ketua. Pengurus Central (Pusat-pen) Ketua Sarekat Islam (SI)
    Ketua Sarekat Islam (SI)
    Sarekat Islam
    itu diakui pemerintah Belanda pada tanggal 18 Maret 1916. Pilihannya tak salah, SI pun semakin mengalami kemajuan pesat dan menjadi partai massa di bawah kepemimpinan Haji Oemar Said Cokroaminoto. SI tidak hanya memperjuangkan kepentingan dagang saja, tetapi juga politik bangsanya.

    Berhubung kesehatannya mulai terganggu, maka terhitung sejak tahun 1920, Haji Samanhudi tidak aktif lagi dalam kepengurusan partai. Usaha dagang batiknya pun mengalami kemerosotan. Namun, hal tersebut tak dapat memadamkan kepeduliannya terhadap pergerakan nasional. Sesudah kemerdekaan berhasil direngkuh republik ini, ia kembali melibatkan diri dalam misi mempertahankan kedaulatan negara. Ia mendirikan Barisan Pemberontakan Indonesia Cabang Solo dan Gerakan Persatuan Pancasila untuk membela RI yang sedang menghadapi ancaman serangan Belanda. Ketika terjadi Agresi Militer II yang dilancarkan Belanda, ia membentuk laskar Gerakan Kesatuan Alap-alap yang bertugas menyediakan perlengkapan, khususnya bahan makanan untuk para prajurit yang tengah berjuang.

    KH Samanhudi tutup usia pada tanggal 28 Desember 1956 di Klaten dan dikebumikan di Desa Banaran, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukohardjo, Jawa Tengah.

    Ia adalah seorang perintis dan pemimpin yang baik. Organisasi yang dirintisnya memberikan sumbangan yang besar bagi perjuangan bangsa Indonesia. Satu hal yang menarik dalam diri tokoh SI ini adalah ketika dia memilih Cokroaminoto sebagai penggantinya memimpin SI. Ia bersikap rendah hati dengan mengakui bahwa organisasi yang dibentuknya memerlukan orang yang lebih terpelajar. Dan pilihannya memang tepat. Kebesaran seorang pemimpin memang dapat dilihat dari caranya mempersiapkan pengganti yang meneruskan cita-cita dan perjuangannya.

    Atas jasa-jasanya pada negara, KH Samanhudi dianugerahi gelar Lihat Daftar Pahlawan Nasional
    Lihat Daftar Pahlawan Nasional
    pahlawan
    Kemerdekaan berdasarkan SK Presiden Republik Indonesia No. 590 Tahun 1961, tanggal 9 November 1961. e-ti

    © ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
    Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 06 Sep 2010  -  Pembaharuan terakhir 24 Feb 2012

    Update Data & Sponsorship

    Dukungan Anda, Semangat Kami

    (1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

    Update Konten/Saran

    Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

    • Menambah (Daftar) Tokoh
    • Memperbaharui CV atau Biografi
    • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
    • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
    • Menambah Galeri Foto
    • Menambah Video
    • Menjadi Member
    • Memasang Banner/Iklan
    • Memberi Dukungan Dana
    • Memberi Saran

    Contoh Penggunaan

    Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

    Rumah Presiden SBY

    Rumah Presiden Soekarno

    Rumah Megawati Soekarnoputri

    Silakan menghubungi kami di:

    • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
    • Email:
    • Atau gunakan FORM KONTAK ini

    Sponsorship

    Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

    Sponsor Bronze
    Sponsor Bronze: US$50
    Sponsor Silver
    Sponsor Silver: US$250
    Sponsor Gold
    Sponsor Gold: US$500


    Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
    Beri Komentar

    Facebook

    Share on Myspace

    TIKomen

    Beri Komentar

    Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


    Kode keamanan Refresh

    Intermezzo
    Paguyuban Pecinta Batik Pekalongan mendapat penghargaan Guinness World Records tahun 2005 untuk kategori batik terpanjang di dunia setelah berhasil membatik kain sepanjang 1.200 meter persegi (setara 12.916 kaki) oleh 1.000 pembatik tulis berikut pewarnaannya dalam waktu satu hari.

    Bio Lainnya

    Click to view full article

    Jejak rekam Letjen TNI Moeldoko terbilang cemerlang. Dia pernah ikut satuan teritorial, tempur, operasi di dalam dan luar negeri, berkecimpung di lembaga pendidikan termasuk

    Click to view full article

    Dosen senior FEUI yang dikenal sebagai ekonom, peneliti dan konsultan ini pernah menjadi staf khusus Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    Keuangan dan berperan di G20, Wakil Ketua Komite Ekonomi Nasional,

    Click to view full article

    Setelah 10 tahun memimpin BTN, Iqbal Latanro didapuk menjadi Lihat Daftar Direktur
    Lihat Daftar Direktur
    Direktur
    Utama PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen) Persero.

    Click to view full article

    Bernyanyi bagi Harvey Malaihollo tak sekadar profesi tapi bagian dari hidup. Ketika hati gembira atau sedih, ia akan tetap bernyanyi.


    Baru Dikunjungi

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

    Favorit Saya

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
     

    Komunitas

    • Terbaru
    • Komentar

    Like to Support Us

    Domain for sale: