WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Berjuang Simpan Rahasia Negara

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Berjuang Simpan Rahasia Negara
Arie Frederick Lasut | TokohIndonesia.com | depsos

Sebagai Kepala Dinas Pertambangan RI, Frederik banyak mengetahui informasi tentang kekayaan negara. Karena tidak mau bekerjasama dengan Belanda, ia pun kemudian diculik dan dibunuh.

Pendiri Sekolah Pertambangan Geologi Menengah dan Tinggi
Lihat Curriculum Vitae (CV) Arie Frederick Lasut

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Arie Frederick Lasut

QR Code Halaman Biografi Arie Frederick Lasut
Bio Lain
Click to view full article
Teti Suryati
Click to view full article
Urip Santoso
Click to view full article
Raam Punjabi
Click to view full article
Wiyogo Atmodarminto
Click to view full article
Setijati Sastrapratedja
Click to view full article
Dede Yusuf
Click to view full article
Ikke Nurjanah

Arie Frederik Lasut merupakan tokoh berpendirian teguh dan tidak mengenal putus asa. Dalam perjalanan hidupnya, berbagai peristiwa sulit sering dihadapi. Namun satu persatu berhasil dilalui tanpa mengorbankan martabat diri dan bangsanya. Keteguhan hati dan tak kenal putus asa itu ditunjukkan Arie Frederik Lasut dalam hal memperoleh pendidikan serta menjaga martabat negerinya, Indonesia.

Frederik Lasut berasal dari keluarga sederhana. Kesulitan ekonomi yang dialami keluarganya membuat dia tidak dapat mengenyam pendidikan secara maksimal. Setelah sekolah dasar, pria kelahiran Tondano, Sulawesi Utara, 6 Juli 1918 ini belajar di Sekolah Guru di Ambon, tapi tidak tamat. Dengan keterbatasan keuangan, ia kemudian pindah ke AMS dan berhasil menyelesaikan pendidikan menengahnya dari sekolah tersebut pada tahun 1937. Setamat dari AMS, ia meneruskan studinya ke Sekolah Kedokteran. Namun, lagi-lagi karena kekurangan biaya, kuliahnya di kedokteran pun hanya mampu bertahan selama setahun. Setelah itu, ia pun memutuskan untuk berhenti kuliah.

Walau sudah dua kali mengalami putus sekolah, tidak membuat Frederik putus asa. Cita-cita untuk melanjutkan sekolah terus disimpan dan dipeliharanya dalam hati. Keinginannya itu pun akhirnya terlaksana ketika mendapatkan beasiswa dari Dinas Pertambangan. Beasiswa itu kemudian dimanfaatkannya untuk menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Teknik di Bandung. Di sekolah bergengsi itu, ia kembali gagal menamatkan pendidikannya. Namun, kali ini bukan karena masalah biaya, tapi akibat terjadinya Perang Dunia II.

Di masa pendudukan pemerintah Jepang, ia kemudian diangkat menjadi asisten pada Chrisitsu Chosayo (Jawatan Geologi) yang berkedudukan di Bandung. Pengalaman yang ia dapatkan sewaktu bekerja di lembaga tersebut memberikan manfaat bagi negara ketika proklamasi kemerdekaan berkumandang.

Berbekal pengalamannya itu, ia terpilih untuk menduduki posisi Kepala Jawatan Tambang dan Geologi. Lembaga yang dikepalainya waktu itu harus dipindahkan ke Tasikmalaya, kemudian Magelang, karena terjadi agresi militer di kota Bandung. Di Magelang, Arie mendirikan beberapa sekolah, seperti Sekolah Pertambangan Rendah, Sekolah Laboran Geologi, dan Sekolah Pertambangan Geologi Menengah dan Tinggi.

Di samping menjabat sebagai Kepala Jawatan Tambang dan Geologi, ia aktif dalam pembentukan organisasi Kebaktian Rakyat Indonesia Raja Gowa ke-16, dinobatkan pada tahun 1653
Raja Gowa ke-16, dinobatkan pada tahun 1653
Sulawesi Selatan
(KRISS). Selain berkiprah di KRISS, ia diangkat menjadi Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) yang menjalankan fungsi legislatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Kedudukan Arie Frederick Lasut sebagai Kepala Dinas Pertambangan RI membuatnya banyak mengetahui informasi tentang kekayaan negara. Karena pengetahuannya itu, pasukan Belanda sangat mengincar dirinya. Ia pernah dibujuk oleh pemerintah kolonial Belanda untuk melakukan kerjasama dengan imbalan gaji tinggi dan beragam fasilitas. Namun kesetiaannya pada negara tak dapat digoyahkan begitu saja. Tawaran itu pun ditolaknya mentah-mentah.

Kecewa atas penolakan tersebut, Belanda marah terhadap Frederick sehingga menculik pria kelahiran Tondano itu lalu menembaknya di Pakem, Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Yogyakarta
. Jenazahnya kemudian dimakamkan di Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Yogyakarta
pada tanggal 7 Mei 1949.

Atas jasa-jasanya pada negara, Arie Frederick Lasut dianugerahi gelar Lihat Daftar Pahlawan Nasional
Lihat Daftar Pahlawan Nasional
pahlawan
Kemerdekaan Nasional berdasarkan SK Presiden Republik Indonesia No. 012/TK/Tahun 1969, tanggal 20 Mei 1969. e-ti

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 06 Sep 2010  -  Pembaharuan terakhir 24 Feb 2012
Sang Murid Sosialisme Pionir Busana Muslim Modern

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Berbagai persoalan bangsa dan khususnya TNI diulas - masalah integritas bangsa, proses reformasi, demokratisasi yang bergulir hampir tanpa kawalan nilai-nilai keindonesiaan, serta jatidiiri dan profesionalisme TNI.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: