-
-
BIOGRAFI
-
Meski menjabat sebagai kepala pemerintahan di Kerajaan Sintang yang tunduk kepada kolonial Belanda, ia malah menyusun strategi melawan Belanda. Di usia yang sudah cukup senja, 74 tahun, Abdul Kadir Raden Temenggung diberi amanat untuk menjadi kepala pemerintahan Melawi. Di bawah kepemimpinannya, pengembangan potensi ekonomi Melawi mengalami kemajuan. Ia pun berhasil mempersatukan masyarakat suku Dayak dengan suku Melayu. Kerukunan tersebut membuat daerah yang dipimpinnya semakin maju.
- biografi tokoh indonesia abdul kadir temenggung
- foto raden abdul kadir anggota bpupki
- anggota bpupki bernama abdul kadir
- biografi abdul kadir
- abdul kadir raden temenggung setia pahlawan
- biografi anggota bpupki dan fotonya
- foto abdoel kadir
- tokoh yang berjuang secara
- pahlawan yang berjuang melawan Jepang
- profil abdul kadir anggota ppki
- biografi abdulkadir
- profil abdul kadir
- biografi pahlawan indonesia yang melawan jepang
- foto abdul kadir anggota ppki
- biografi andul kadir
- gambar untuk pahlawan abdul kadir
- kisah perjuangan abdul kadir
- abdul kadir anggota bpupki
- Biodata Abdul Kadir
- gambar Raden Abdul Kadir.
- biografi abdul kadir bpupki
- riwayat hidup abdul kadir
- anggota bpupki raden abdul kadir
- tokoh indonesia yang melawan jepang dengan
Seiring dengan berkembangnya daerah Melawi, pemerintah kolonial Belanda pun tergiur untuk menguasainya. Hal tersebut membuat Abdul Kadir berada di posisi yang dilematis, di satu sisi sebagai pejabat kerajaan ia harus patuh kepada titah sang raja Panembahan Sintang yang tunduk kepada Belanda, tetapi di sisi lain ia ingin turut serta memperjuangkan kemerdekaan rakyatnya.
Akhirnya ia pun memberikan arahan serta petunjuk untuk membangun kesatuan bersenjata. Mengetahui hal itu, Belanda tentu tak tinggal diam, ia pun dibujuk dengan hadiah berupa uang dan gelar Setia pahlawan. Namun kecintaannya pada Tanah Air tak lantas merubah pendirian dan berkhianat karena iming-iming gelar dan materi. Ia tetap berjuang melakukan perlawanan terhadap Belanda meskipun aksinya dilakukan secara terselubung.
Hal itu membuat Belanda semakin meradang. Mereka pun mulai melancarkan operasi militer di daerah Melawi. Abdul Kadir terus melakukan perlawanan meskipun tak secara langsung.Namun, dialah sang aktor di balik layar yang bertugas mengatur strategi perlawanan. Ia pula yang berperan menghimpun kekuatan rakyat untuk menghadapi Belanda.
Posisinya yang terbilang strategis, yakni sebagai kepala pemerintahan Melawi membuatnya dapat dengan mudah mendapatkan informasi seputar rencana-rencana Belanda. Informasi tersebut kemudian disampaikan ke pemimpin serangan sehingga mereka dapat melakukan persiapan untuk mengantisipasi serangan yang akan dilancarkan pemerintah Belanda.
Strateginya pun tak sia-sia, Belanda kesulitan menumpas kelompok perlawanan. Kurang lebih selama 7 tahun terhitung sejak tahun 1868 sampai 1875, peran gandanya berjalan aman tanpa hambatan. Namun pada akhirnya, Belanda berhasil mengetahui tempat yang difungsikan sebagai basis perjuangan Abdul Kadir.
Ia pun ditangkap dan dijebloskan ke penjara yang berada di benteng Belanda di Nanga Pinoh. Setelah disiksa selama tiga minggu, ia pun meregang nyawa. Abdul Kadir menghembuskan nafas terakhirnya dalam usia 104 tahun. Jasadnya kemudian dikebumikan di Natai Mungguk Liang, daerah Melawi.
Atas jasa-jasanya kepada negara, Abdul Kadir Raden Temenggung Setia pahlawan diberi gelar pahlawan Nasional berdasarkan SK Presiden Republik Indonesia No. 114/TK/Tahun 1999, tanggal 13 Oktober 1999. e-ti
Update Data & Sponsorship
Dukungan Anda, Semangat Kami
(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.
Update Konten/Saran
Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:
- Menambah (Daftar) Tokoh
- Memperbaharui CV atau Biografi
- Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
- Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
- Menambah Galeri Foto
- Menambah Video
- Menjadi Member
- Memasang Banner/Iklan
- Memberi Dukungan Dana
- Memberi Saran
Contoh Penggunaan
Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:
Rumah Presiden SBY
Rumah Presiden Soekarno
Rumah Megawati Soekarnoputri
Silakan menghubungi kami di:
- Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
- Email:
- Atau gunakan FORM KONTAK ini
Sponsorship
Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.
Sponsor Bronze ![]() | Sponsor Silver ![]() |
Sponsor Gold ![]() | |



Tokoh Indonesia DotCom, sebuah media informasi dan database online terbaik, terlengkap dan terpadu perihal biografi, visi-misi, dan berita para tokoh di Indonesia. Diterbitkan sejak 20 Mei 2002 bertepatan Hari Kebangkitan Nasional. Tokoh Indonesia meliputi pemimpin formal dan informal Indonesia:


























Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.