WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Pakar Hukum Adat Kebanggaan Bengkulu

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Pakar Hukum Adat Kebanggaan Bengkulu
Hazairin | Tokoh.ID | repro

Semasa hidup, Prof. Dr. Hazairin, SH dikenal sebagai pakar hukum adat yang produktif. Ia pernah ikut bergerilya untuk mempertahankan kemerdekaan, menjadi dosen dan Guru Besar di sejumlah universitas, menulis banyak buku, dan turut serta melakukan pembinaan hukum nasional. Dalam dunia politik, ia pernah mendirikan partai dan menjadi Menteri Dalam Negeri dalam Kabinet Ali Sastroamidjojo I.

Pakar Hukum Adat, Guru Besar, Pahlawan Nasional
Lihat Curriculum Vitae (CV) Hazairin

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Hazairin

QR Code Halaman Biografi Hazairin
Bio Lain
Click to view full article
Serang Dakto
Click to view full article
Ferry Sonneville
Click to view full article
Yenti Garnasih
Click to view full article
Wawan Susetya
Click to view full article
TB Silalahi
Click to view full article
BM Diah
Click to view full article
Haji Bokir bin Djiun
BERITA TERBARU

Prof. Dr. Hazairin, SH lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 28 November 1906 di tengah-tengah keluarga taat beragama. Ayahnya, Zakaria Bahri (Bengkulu) adalah seorang guru dan kakeknya, Ahmad Bakar, adalah seorang ulama. Sedangkan ibunya, Aminah berdarah Minang. Dari kedua orang tuanya, Hazairin mendapat dasar pelajaran ilmu agama dan bahasa Arab.

Pada tahun 1935, ia menyelesaikan kuliah di Rerchtkundige Hoogeschool (RHS; Sekolah Tinggi Hukum) di Jakarta. Setahun kemudian, ia berhasil mempertahankan desertasinya berjudul "De Redjang" yang menghantarkannya sebagai Pakar Hukum Adat dan satu-satunya doktor pribumi lulusan Sekolah Tinggi Hukum Batavia.

Setelah menyelesaikan kuliahnya, antara tahun 1938 hingga 1945, Hazairin bekerja sebagai Kepala Pengadilan Negeri Tapanuli Selatan. Sesudah Indonesia merdeka, ia memegang jabatan sebagai Asisten Residen Tapanuli dan setahun kemudian tepatnya pada April 1946 sebagai Residen Bengkulu.

Sebagai seorang Residen Bengkulu pada masa Perang Kemerdekaan, Hazairin menghadapi tugas yang cukup berat, terutama di bidang ekonomi. Untuk mengatasi kesulitan ekonomi rakyatnya sekaligus membiayai Angkatan Perang, Hazairin mengeluarkan uang kertas yang dikenal sebagai "Uang Kertas Hazairin". Ketika Belanda melancarkan Agresi Militer II, Hazairin bersama rakyatnya dan Angkatan Perang bergerilya untuk mempertahankan kemerdekaan.

Hazairin juga ikut berkontribusi dalam perjuangan pembentukan Provinsi Bengkulu dengan menjadi Ketua Panitia Perjuangan Pembentukan Provinsi Bengkulu di Jakarta. Popularitas Hazairin di kalangan elit politik/pemerintah saat itu turut membantu memuluskan perjuangan menjadikan Bengkulu sebagai provinsi.

Sesudah Perang Kemerdekaan berakhir dengan pengakuan kedaulatan, Hazairin diangkat sebagai Kepala Bagian Hukum Sipil KeLihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
an Kehakiman. Hazairin terjun di kancah perpolitikan Indonesia, dengan ikut mendirikan Partai Persatuan Komponis
Komponis
Indonesia Raya
(PIR). Bersama Wongsonegoro dan Rooseno, dia menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Sementara sebagai wakil Partai PIR. Dalam kapasitasnya sebagai wakil partai pula, Hazairin diangkat menjadi Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
Dalam Negeri pada Kabinet Ali Sastroamidjojo I (1953-1955).

Setelah tak lagi aktif di pemerintahan, Hazairin menyumbangkan tenaga serta pemikirannya dalam dunia pendidikan sebagai Guru Besar Hukum Adat dan Hukum Islam di Universitas Indonesia, Guru Besar di Universitas Islam Jakarta, Perguruan Tinggi Hukum Militer (PTHM), dan Pendidikan Tinggi Ilmu KeKapolri (1968-1971)
Kapolri (1968-1971)
polisi
an (PTIK). Di Universitas Indonesia, ia pernah menduduki jabatan Dekan Fakultas Hukum.

Dalam kapasitasnya sebagai wakil partai pula, Hazairin diangkat menjadi Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
Dalam Negeri pada Kabinet Ali Sastroamidjojo I (1953-1955).

Sebagai dosen dan guru besar, Hazairin sudah banyak menelurkan mahasiswa-mahasiswa yang sukses dan menjadi pejabat tinggi. Dari kalangan keKapolri (1968-1971)
Kapolri (1968-1971)
polisi
an ada Kapolri Jenderal Kapolri (1968-1971)
Kapolri (1968-1971)
Hoegeng
dan Jenderal Pol. M. Hasan. Dari kalangan TNI, ada mantan Wakil Presiden Sudarmono, SH dan Ketua Mahkamah Agung (MA) Jenderal Ali Said.

Sebagai seorang akademisi, Hazairin dikenal sebagai sosok yang unik ketika menguji, karena ia tak memberikan sejumlah pertanyaan pada para mahasiswanya melainkan mereka diminta untuk bercerita. Dalam kuliah hukum adat, mahasiswa harus siap dengan cerita tentang masyarakat adat itu seperti apa, dan apa saja yang diatur. Ia akan mendengarkan dan bila dianggap perlu ia akan memotong dan melontarkan sejumlah pertanyaan untuk pendalaman.

Bila mahasiswa pertama yang diujinya itu lulus dengan hasil baik maka akan mempermudah mahasiswa berikutnya. Namun sebaliknya, bila mahasiswa pertama gagal maka akan makin sulit bagi mahasiswa berikutnya.

Sebagaimana lazimnya seorang guru besar yang menghasilkan sejumlah karya ilmiah, demikian halnya dengan Hazairin. Ia turut serta melakukan pembinaan hukum nasional. Hukum yang sering dipandang sebagai peraturan yang mengganjar kesalahan dengan hukuman, tetapi tidak dilihat sebagai cita-cita masyarakat akan keadilan dan kebaikan yang sering disebut kesusilaan.

Hal tersebut ada kaitannya dengan hukum adat yang dikatakannya berakar pada kesusilaan. Suatu bangsa akan rusak apabila para pemimpinnya tidak menghargai nilai-nilai susila. Karena itu, hukum harus selalu berdasar pada kesusilaan. Kesusilaan itu bukan hanya tujuan, tetapi juga menjadi pedoman dalam proses penerapannya. Proses peradilan yang sesuai dengan kesusilaan sangat bergantung pada para hakim dan penegak hukumnya (Kapolri (1968-1971)
Kapolri (1968-1971)
polisi
, jaksa, pengacara) yang jujur, adil dan kompeten.

Prof. Hazairin juga berhasil memperjuangkan diberlakukannya hukum parental yang berlaku di seluruh Indonesia. Hukum tersebut mengatur bahwa seorang istri yang dinikahi secara tidak resmi dan anak-anak yang lahir dari perkawinan itu berhak mendapat warisan dari suami dan ayah mereka. Terwujudnya hukum baru di Indonesia seperti kesatuan hukum yang meliputi bidang kemasyarakatan, ekonomi, kebudayaan lahir dan batin, dan kecerdasan rakyat, juga tak lepas dari andilnya.

Hingga akhir hayatnya, Hazairin tetap produktif berkarya. Setahun sebalum ia meninggal, Hazairin masih mampu menghasilkan karya yang terakhir berjudul Tinjauan Mengenai Undang-undang Perkawinan Nomor 1 tahun 1974.

Prof. Dr. Hazairin, SH meninggal dunia di Jakarta pada 11 Desember 1975. Jenazahnya dimakamkan di Taman Makam Lihat Daftar Pahlawan Nasional
Lihat Daftar Pahlawan Nasional
pahlawan
Kalibata, Jakarta. Atas jasa-jasanya pada negara, para tokoh Bengkulu bersama Pemda Provinsi Bengkulu mengusulkan Hazairin agar dianugerah gelar Lihat Daftar Pahlawan Nasional
Lihat Daftar Pahlawan Nasional
pahlawan
Nasional pada tahun 1999. Prof. Dr. Hazairin, SH kemudian dianugerahi Lihat Daftar Pahlawan Nasional
Lihat Daftar Pahlawan Nasional
pahlawan
Nasional berdasarkan SK Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
Presiden RI
No. 074/TK/Tahun 1999, tanggal 13 Agustus 1999. Pada tahun yang sama, Hazairin juga dianugerahi Tanda Bintang Kehormatan Maha Putera. Bio TokohIndonesia.com | cid, red (berbagai sumber)

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 15 Feb 2016  -  Pembaharuan terakhir 15 Feb 2016
Press Officer Kelas Wahid Ajengan Pesantren Cipasung

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Jusuf Kalla

Tokoh Monitor

Jual Buku Sutiyoso Sang Pemimpin

Buku Pilihan

thumb

Dalam buku ini akan dibahas beberapa bahan pangan penting yang memiliki khasiat ampuh untuk keawetmudaan dan panjang umur.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: