Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

Berita Tokoh Monitor

KPK-Hukum

Bisnis-Entrepreneur

Internet-Social Media

Budaya-Sastra

Mancanegara

Olahraga

Gaya Hidup

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Berjuang untuk Agama dan Bangsa

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Berjuang untuk Agama dan Bangsa
Cik Di Tiro | TokohIndonesia.com | Kemsos

Lahir dan besar di lingkungan pesantren, kemudian sempat menjadi guru agama, Teungku Cik di Tiro menjadi seorang pejuang pembela agama dan bangsanya dari penjajahan Belanda. Dia seorang pejuang yang tidak mengenal istilah berdamai, apalagi kompromi dengan kolonial.

Panglima Perang Aceh
Lihat Curriculum Vitae (CV) Teuku Cik Di Tiro

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Teuku Cik Di Tiro

QR Code Halaman Biografi Teungku Cik Di Tiro
Bio Lain
Click to view full article
Ali Yafie
Click to view full article
Sutiyoso
Click to view full article
Charles Saerang
Click to view full article
Ratno Timoer
Click to view full article
Todung Mulya Lubis
Click to view full article
Irwan Hidayat
Click to view full article
Soebekti

Abad 19 akhir, politik kolonial Belanda di Pulau Sumatera, khususnya di Pejuang dari Aceh
Pejuang dari Aceh
Aceh
, banyak dipengaruhi oleh adanya perjanjian antara Belanda dengan Inggris tahun 1871, sebuah perjanjian tentang pengaruh di daerah Sumatera yang dikenal dengan istilah Traktat Sumatera. Di dalam perjanjian tersebut disebutkan, bahwa Belanda boleh meluaskan pengaruhnya di Sumatera, termasuk Pejuang dari Aceh
Pejuang dari Aceh
Aceh
. Dan sebagai gantinya, Inggris diperbolehkan menanamkan modalnya di Indonesia. Dengan adanya perjanjian demikian, Belanda pun mulai melancarkan serangan ke daerah Sumatera bagian barat termasuk Pejuang dari Aceh
Pejuang dari Aceh
Aceh
, setelah sebelumnya sudah menaklukan sebagian besar daerah di Sumatera bagian timur.

Pada tahun 1873 Belanda melakukan serangan pertama di Aceh untuk menaklukkan kerajaan tersebut dan menempatkannya di bawah kekuasaannya. Ketika itu, Belanda mengirimkan seratusan lebih perwira dan tiga ribuan serdadu. Pasukan pertama tersebut berhasil dipukul mundur oleh pasukan Aceh. Panglima Belanda, Mayor Jenderal J.H.R. Kohler, tewas ditembak pasukan Aceh dalam pertempuran.

Dalam situasi itulah muncul Teungku Panglima Perang Aceh
Panglima Perang Aceh
Cik di Tiro
menjadi pemimpin perjuangan. Pria yang lahir pada tahun 1836 di Cumbok Lamlo, daerah Tiro, Pidie, Aceh, ini membentuk Angkatan Perang Sabil dan mendapat bantuan dari golongan ulubalang. Sultan Aceh juga mempercayainya sebagai pemimpin perang. Dengan latar belakang keagamaan yang kuat, Teungku Panglima Perang Aceh
Panglima Perang Aceh
Cik di Tiro
yang sejak kecil hidup di lingkungan pesantren, bergaul dengan para santri, serta mendapat pendidikan ilmu agama dari beberapa ulama terkenal di Aceh, itu melakukan perjuangan atas dasar agama dan kebangsaan.

Sesudah itu, Belanda kembali mengirimkan pasukan yang lebih besar dan kuat. Sementara Pasukan Aceh memperkuat diri dengan memusatkan pertahanannya di sekitar Istana Sultan Mahmud Syah. Namun, lama-kelamaan kekuatan pasukan Aceh mulai lemah dan terdesak. Blokade laut yang dilakukan Belanda menyebabkan Aceh terisolasi dari dunia luar yang menyebabkan semakin melemahkan kekuatan Aceh. Daerah Aceh Besar pun akhirnya jatuh ke tangan Belanda. Dalam situasi itulah muncul Teungku Panglima Perang Aceh
Panglima Perang Aceh
Cik di Tiro
menjadi pemimpin perjuangan.

Dalam situasi itulah muncul Teungku Cik Di Tiro menjadi pemimpin perjuangan. Pria yang lahir pada tahun 1836 di Cumbok Lamlo, daerah Tiro, Pidie, Aceh, ini membentuk Angkatan Perang Sabil dan mendapat bantuan dari golongan ulubalang.

Pria yang lahir pada tahun 1836 di Cumbok Lamlo, daerah Tiro, Pidie, Aceh, ini membentuk Angkatan Perang Sabil dan mendapat bantuan dari golongan ulubalang. Sultan Aceh juga mempercayainya sebagai pemimpin perang. Dengan latar belakang keagamaan yang kuat, Teungku Cik di Tiro yang sejak kecil hidup di lingkungan pesantren, bergaul dengan para santri, serta mendapat pendidikan ilmu agama dari beberapa ulama terkenal di Aceh, itu melakukan perjuangan atas dasar agama dan kebangsaan.

Dalam serangan yang dilancarkan bulan Mei 1881, pasukan Cik di Tiro berhasil merebut benteng Belanda di Indrapuri. Kemudian menyusul benteng Lambaro, Aneuk Galong, dan lain-lain. Belanda semakin terdesak, sehingga mereka bertahan saja dalam benteng di Banda Aceh. Tetapi, ke dalam benteng itu pun Teungku Cik di Tiro terus mengerahkan pasukan untuk melakukan sabotase. Belanda semakin kewalahan. Daerah Aceh yang mereka kuasai tinggal kira-kira empat kilometer persegi.

Pulau Breuh pun Cik di Tiro serang. Dari pulau itu, pria yang dibesarkan pada saat memburuknya hubungan Aceh dengan Belanda, ini bermaksud merebut Banda Aceh. Dari pulau itu juga disusun kekuatan untuk merebut Banda Aceh. Dan direncanakan, akhir tahun 1983 Belanda sudah dapat diusir dari tanah Aceh.
Dengan tampilnya Teungku Cik di Tiro sebagai panglima perang Aceh, pasukan Belanda jelas mengalami hambatan besar dalam upaya menaklukkan wilayah itu. Kesulitan itu hendak disiasati Belanda dengan mendekati Cik di Tiro agar mau berdamai. Namun, tawaran itu ditolak pejuang kemerdekaan yang juga pernah memperdalam ilmu agama di Mekah serta pernah menjadi guru agama, ini dengan tegas.

Menyadari bahwa sumber semangat Aceh pada waktu itu adalah Teungku Cik di Tiro. Sementara usaha untuk menipu dengan kedok perdamaian juga tidak berhasil, karena itu Belanda pun bermaksud membunuhnya. Dengan janji akan diangkat sebagai Kepala Sagi atau kepala wilayah (Hulubalang Besar), Belanda berhasil membujuk seseorang yang bersedia bekerja sama. Dengan perantaraan orang itu, seorang Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
disuruh mengantarkan makanan yang sudah diberi racun kepada Cik di Tiro. Tanpa curiga, Cik di Tiro memakan makanan pemberian itu yang menyebabkannya sakit keras hingga meninggal dunia di Benteng Aneuk Galong pada bulan Januari 1891.

Teungku Cik di Tiro, meninggal sebagai seorang panglima perang yang hebat. Panglima yang berjaya dalam banyak pertempuran melawan tentara Belanda. Pejuang yang tidak mengenal kata menyerah untuk kemerdekaan bangsanya. Sebagai salah satu pejuang pertama dari Nanggro Aceh Darussalam, provinsi paling barat Indonesia yang banyak melahirkan Lihat Daftar Pahlawan Nasional
Lihat Daftar Pahlawan Nasional
pahlawan
itu, keteguhan pendirian dan kegigihan perjuangan yang ditunjukkan Cik di Tiro ini sangat memberi dorongan dan teladan pada pejuang-pejuang yang lahir belakangan seperti, Teuku Umar, Pejuang dari Aceh
Pejuang dari Aceh
Cut Nyak Dien
, Cut Meutia dan lain sebagainya, bahkan kepada generasi penerus hingga sekarang ini.

Mempertimbangkan jasa-jasa yang telah diberikan Teungku Cik di Tiro untuk bangsa ini, tahun 1973, Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
Presiden RI
yang ketika itu dijabat HM Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Soeharto
, atas nama negara menganugerahkan gelar Lihat Daftar Pahlawan Nasional
Lihat Daftar Pahlawan Nasional
pahlawan
Nasional kepada Cik di Tiro yang ditetapkan dengan SK Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
Presiden RI
No.087/TK/Tahun 1973, tgl 6 Nop 1973. Marjuka | Bio TokohIndonesia.com

Sumber:
- Buku: 'Album Lihat Daftar Pahlawan Nasional
Lihat Daftar Pahlawan Nasional
pahlawan
Bangsa' cetakan ke 18. Penerbit PT Mutiara Sumber Widya
- Buku: 'Jejak-Jejak Pahlawan' edisi revisi II 2007. Disusun oleh J.B. Soedarmanta

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh marjuka  -  Dibuat 22 Jun 2011  -  Pembaharuan terakhir 10 Apr 2012

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
Beri Komentar

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Sponsorship

Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

Sponsor Bronze
Sponsor Bronze: US$50
Sponsor Silver
Sponsor Silver: US$250
Sponsor Gold
Sponsor Gold: US$500


Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
lazada.com
 

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: