Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

    Berita Tokoh Monitor

    KPK-Hukum

    Bisnis-Entrepreneur

    Internet-Social Media

    Budaya-Sastra

    Mancanegara

    Olahraga

    Gaya Hidup

    Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap dua jam.
    Facebook TokohIndonesia.com   Twitter TokohIndonesia.com   Google Plus TokohIndonesia.com

    Sastrawan Pujangga Baru

    • zoom in
    • zoom out
    • font color
    • bold

    CURRICULUM VITAE
    Sastrawan Pujangga Baru
    Amir Hamzah | TokohIndonesia.com | repro
    Wakil Pemerintah RI untuk Langkat yang berkedudukan di Binjai (1945-1946)
    Lihat CV

    Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

    Tutup CV

    Amir Hamzah lahir sebagai seorang manusia penyair pada 28 Februari 1911 di Tanjung Pura, Langkat, Sumatera Utara. Ia seorang sastrawan Pujangga Baru. Pemerintah menganugerahinya Pahlawan Nasional. Anggota keluarga kesultanan Langkat bernama lengkap Tengku Amir Hamzah Indera Putera, ini wafat di Kuala Begumit, 20 Maret 1946 akibat revolusi sosial di Sumatera Timur.

    QR Code Halaman Biografi Amir Hamzah
    • biografi tokoh indonesia amir hamzah
    • sastrawan pujangga baru
    • biografi tokoh sastra
    • biografi sastrawan pujangga baru
    • biografi sastrawan
    • biografi penyair amir hamzah
    • biografi amir hamzah
    • penyair pujangga baru
    • sastra biografi
    • biografi sastrawan di riau
    • tokoh-tokoh pujangga baru
    • biografi tokoh sastra indonesia
    • riwayat hidup tokoh sastrawan indonesia
    • biografi sastrawan bahasa indonesia di zaman pujangga baru
    • biografi sastrawan pujangga muda
    • biografi angkatan pujangga baru
    • riwayat pendidikan dari amir hamzah
    • tokoh puisi angkatan oujangga baru
    • tokoh tokoh penyair angkatan pujangga baru
    • biografi sastrawan amir hamzah
    • tokoh tokoh pujangga lama
    • biografi J.amir hamzah
    • tokoh pujangga baru
    • BIOGRAFI SASTRAWAN KEPULAUAN RIAU
    • pujangga lama dan pujangga baru
    • biografi tokoh sastra nasional

    Sebagai seorang keluarga istana (bangsawan), ia memiliki tradisi sastra yang kuat. Menitis dari ayahnya, Tengku Muhammad Adil, seorang pangeran di Langkat, yang sangat mencintai sejarah dan sastra Melayu. Sang Ayah (saudara Sultan Machmud), yang menjadi wakil sultan untuk Luhak Langkat Bengkulu dan berkedudukan di Binjai, Sumatra Timur, memberi namanya Wakil Pemerintah RI untuk Langkat yang berkedudukan di Binjai (1945-1946)
    Wakil Pemerintah RI untuk Langkat yang berkedudukan di Binjai (1945-1946)
    Amir Hamzah
    adalah karena sangat mengagumi Hikayat Wakil Pemerintah RI untuk Langkat yang berkedudukan di Binjai (1945-1946)
    Wakil Pemerintah RI untuk Langkat yang berkedudukan di Binjai (1945-1946)
    Amir Hamzah
    .

    Sejak masa kecil, Wakil Pemerintah RI untuk Langkat yang berkedudukan di Binjai (1945-1946)
    Wakil Pemerintah RI untuk Langkat yang berkedudukan di Binjai (1945-1946)
    Amir Hamzah
    sudah hidup dalam suasana lingkungan yang menggemari sastra dan sejarah. Ia bersekolah di Langkatsche School (HIS), sekolah dengan tenaga pengajar orang-orang Belanda. Lalu sore hari, ia belajar mengaji di Maktab Putih di sebuah rumah besar bekas istana Sultan Musa, di belakang Masjid Azizi Langkat.

    Setamat HIS, Amir melanjutkan studi ke MULO di Medan, tapi tidak sampai selesai. Ia pindah ke MULO di Jakarta. Di Jawa perkembangan kePenyair Legendaris Indonesia
    Penyair Legendaris Indonesia
    penyair
    annya makin terbentuk. Apalagi sejak sekolah di Aglemeene Middelbare School (AMS) jurusan Sastra Timur di Solo, Amir menulis sebagian besar sajak-sajak pertamanya. Di sini ia memperkaya diri dengan kebudayaan modern, kebudayaan Jawa, dan kebudayaan Asia lainnya.

    Kegemaran dan kepiawian menulis saja itu berlanjut hingga saat ia melanjutkan studi di Sekolah Tinggi Hukum di Jakarta. Dalam kumpulan sajak Buah Rindu yang ditulis antara tahun 1928 dan t1935, tapak perubahan lirik pantun dan syair Melayunya menjadi sajak yang lebih modern.

    Tahun 1931, ia telah memimpin Kongres Indonesia Muda di Solo. Pergaulannya dengan para tokoh pergerakan nasional itu telah mewarnai dunia kesusasteraannya. Sebagai sastrawan dan melalui karya-karyanya yang ditulis dalam bahasa Indonesia, Amir telah memberikan sumbangan besar dalam proses perkembangan dan pematangan bahasa Melayu menjadi bahasa nasional Indonesia. Dalam suratnya kepada Sastrawan
    Sastrawan
    Armijn Pane
    pada bulan November 1932, ia menyebut bahasa Melayu adalah bahasa yang molek.

    Bagi Amir, Bahasa Indonesia adalah simbol dari kemelayuan, keLihat Daftar Pahlawan Nasional
    Lihat Daftar Pahlawan Nasional
    pahlawan
    an dan keislaman. Hal ini tercermin dari syair-syair Amir yang merupakan refleksi dari relijiusitas, dan kecintaannya pada ibu pertiwi serta kegelisahan sebagai seorang pemuda Melayu.

    Secara keseluruhan ada sekitar 160 karya Amir yang berhasil dicatat. Di antaranya 50 sajak asli, 77 sajak terjemahan, 18 prosa liris asli, 1 prosa liris terjemahan, 13 prosa asli dan 1 prosa terjemahan. Karya-karyanya tercatat dalam kumpulan sajak Buah Rindu, Nyanyi Sunyi, Setanggi Timur dan terjemah Baghawat Gita.

    Ia memang seorang Penyair Legendaris Indonesia
    Penyair Legendaris Indonesia
    penyair
    hebat. Perintis kepercayaan diri para Penyair Legendaris Indonesia
    Penyair Legendaris Indonesia
    penyair
    nasional untuk menulis karya sastra dalam bahasa Indonesia, sehingga semakin meneguhkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Amir seorang enyair besar Wakil Pemerintah RI untuk Langkat yang berkedudukan di Binjai (1945-1946)
    Wakil Pemerintah RI untuk Langkat yang berkedudukan di Binjai (1945-1946)
    Pujangga Baru
    , yang kepenyairannya membuat Bahasa Melayu-Indonesia mendapat suara dan lagu yang unik yang terus dihargai hingga saat ini. Ia penyair yang tersempurna dalam bahasa Melayu-Indonesia hingga sekarang.

    Amir adalah tiga sejoli bersama Sastrawan
    Sastrawan
    Armijn Pane
    dan SutanTakdir Alisyahbana, yang memimpin Wakil Pemerintah RI untuk Langkat yang berkedudukan di Binjai (1945-1946)
    Wakil Pemerintah RI untuk Langkat yang berkedudukan di Binjai (1945-1946)
    Pujangga Baru
    . Mereka mengelola majalah yang menguasai kehidupan sastera dan kebudayaan Indonesia dari tahun 1933 hingga pecah perang dunia kedua.

    Pemerintah RI kemudian mengapresiasi jasa dan sumbangsih Amir Hamzah ini dengan menetapkannya sebagai Lihat Daftar Pahlawan Nasional
    Lihat Daftar Pahlawan Nasional
    pahlawan
    Nasional pada tahun 1975.

    Selain itu, penghargaan atas jasa Amir Hamzah terlihat dari penggunaan namanya sebagai nama gedung pusat kebudayaan Indonesia di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur, dan nama masjid di Taman Komponis
    Komponis
    Ismail Marzuki
    , Jakarta.

    Namun akhir hidup penyair yang juga pengikut tarekat Naqsabandiyah ini ternyata berakhir tragis. Setelah pada 29 Oktober 1945, Amir diangkat menjadi Wakil Pemerintah Republik Indonesia untuk Langkat yang berkedudukan di Binjai (saat itu Amir adalah juga Pangeran Langkat Hulu di Binjai), kemudian terjadi revolusi sosial pada Maret 2006. Sasarannya adalah keluarga bangsawan yang dianggap feodal dan kurang memihak kepda rakyat, termasuk Amir Hamzah.

    Amir Hamzah meninggal akibat revolusi sosial di Sumatera Timur itu, justru pada awal kemerdekaan Indonesia. Kala itu, ia hilang tak tentu rimbanya. Mayatnya ditemukan di sebuah pemakaman massal yang dangkal di Kuala Begumit. Konon, ia tewas dipancung hingga tewas tanpa proses peradilan pada dinihari, 20 Maret 1946, dalam usia yang relaif mati muda, 35 tahun. Ia dimakamkan di pemakaman mesjid Azizi, Tanjung Pura, Langkat. Di makamnya terukir dua buah syairnya.

    Pada sisi kanan batu nisan, terpahat bait sajak;

    Bunda, waktu tuan melahirkan beta
    Pada subuh embang cempaka
    Adalah ibu menaruh sangka
    Bahwa begini peminta anakda

    Tuan aduhai mega berarak
    Yang meliputi dewangga raya
    Berhentilah tuan di atas teratak
    Anak Langkat musafir lata

    Pada sisi kiri batu nisannya, terpahat ukiran bait sajak:

    Datanglah engkau wahai maut
    Lepaskan aku dari nestapa
    Engkau lagi tempatku berpaut
    Di waktu ini gelap gulita

    Sampaikan rinduku pada adinda
    Bisikkan rayuanku pada juita
    Liputi lututnya muda kencana
    Serupa beta memeluk dia

    Apa kesalahannya sehingga ia diperlakukan seperti itu? 'Kesalahannya' hanya karena ia lahir dari keluarga istana. Pada saat itu sedang terjadi revolusi sosial yang bertujuan untuk memberantas segala hal yang berbau feodal dan feodalisme. Banyak para tengku dan bangsawan istana yang dibunuh saat itu, termasuk Amir Hamzah. e-ti | Tsl

    © ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
    Ditayangkan oleh sira  -  Dibuat 11 Des 2009  -  Pembaharuan terakhir 06 Nov 2012

    Update Data & Sponsorship

    Dukungan Anda, Semangat Kami

    (1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

    Update Konten/Saran

    Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

    • Menambah (Daftar) Tokoh
    • Memperbaharui CV atau Biografi
    • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
    • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
    • Menambah Galeri Foto
    • Menambah Video
    • Menjadi Member
    • Memasang Banner/Iklan
    • Memberi Dukungan Dana
    • Memberi Saran

    Contoh Penggunaan

    Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

    Rumah Presiden SBY

    Rumah Presiden Soekarno

    Rumah Megawati Soekarnoputri

    Silakan menghubungi kami di:

    • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
    • Email:
    • Atau gunakan FORM KONTAK ini

    Sponsorship

    Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

    Sponsor Bronze
    Sponsor Bronze: US$50
    Sponsor Silver
    Sponsor Silver: US$250
    Sponsor Gold
    Sponsor Gold: US$500


    Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
    Beri Komentar

    Facebook

    Share on Myspace

    TIKomen

    Beri Komentar

    Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


    Kode keamanan Refresh

    Intermezzo
    "Tidak ada rahasia untuk sukses. Kesuksesan adalah hasil dari persiapan, kerja keras, dan pembelajaran dari kegagalan." ~ Colin Powell

    Bio Lainnya

    Click to view full article

    Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo pernah lima kali menjabat sebagai Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    di masa Orde Lama dan Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Orde Baru
    , diangkat oleh PBB menjadi anggota “lima ahli dunia†(group of five top

    Click to view full article

    Ir. Andy Saputra AR. M. Si, salah satu tokoh muda MKGR (Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong) yang pernah dipercaya menjadi Wasekjen DPP MKGR (2008-2012). Sebagai Tenaga Ahli

    Click to view full article

    Muhammad Nazar dibesarkan dalam keluarga agamais yang mementingkan pendidikan.  Kegemarannya membaca dan berorganisasi membuat dia tampil sebagai sosok yang cerdas, kritis dan

    Click to view full article

    Pasangan Muhammad Nazar dan Nova Iriansyah yang mendapat nomor urut 4 dalam pilkada Gubernur Nanggroe Pejuang dari Aceh
    Pejuang dari Aceh
    Aceh
    Darussalam (9 April 2012), siap bersaing dengan pasangan lain. Mereka


    Baru Dikunjungi

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

    Favorit Saya

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
     

    Menurut Anda, Siapa Tokoh yang Layak Jadi Capres 2014?

    Komunitas

    • Terbaru
    • Komentar

    Like to Support Us