Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

Berita Tokoh Monitor

KPK-Hukum

Bisnis-Entrepreneur

Internet-Social Media

Budaya-Sastra

Mancanegara

Olahraga

Gaya Hidup

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Politisi Berpendirian Teguh

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Politisi Berpendirian Teguh
Supeno | Tokohindonesia.com | www.4s.io

Ia adalah sosok yang disegani dan dikagumi baik oleh kawan maupun lawannya karena keberanian dan ketegarannya. Saat dalam perlawanan gerilya, Menteri Pembangunan dan Pemuda ini ditangkap Belanda lalu ditembak mati.

Menteri Pembangunan dan Pemuda dalam kabinet Hatta
Lihat Curriculum Vitae (CV) Supeno

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Supeno

QR Code Halaman Biografi Supeno
Bio Lain
Click to view full article
Paramitha Rusady
Click to view full article
Djoko Murdono
Click to view full article
Harprileny Soebiantoro
Click to view full article
Hatta Rajasa
Click to view full article
Andrie Wongso
Click to view full article
Widodo AS
Click to view full article
Erwin Parengkuan
BERITA TERBARU

Lima tahun pertama setelah proklamasi kemerdekaan merupakan perjuangan fisik menegakkan negara RI. Demikian pula bagi seorang pemuda sederhana bernama Supeno. Kehidupan masa kanak-kanak pria kelahiran 12 Juli 1916 ini belum banyak diketahui hingga saat ini. Begitu juga dengan pendidikan yang pernah ditempuhnya. Bahkan tidak banyak orang yang mengenalnya setelah ia menjadi seorang Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
. Para stafnya pun tidak pernah mengenal siapa ia sebenarnya. Satu hal yang pasti, pada masa Perang Kemerdekaan (1945-1950), ia turut berjuang mempertahankan kemerdekaan.

Supeno merupakan anak seorang pegawai Stasiun Kereta Api Tegal bernama Soemarno. Setelah lulus dari Sekolah Menengah Atas (AMS) di Semarang, ia melanjutkan ke Sekolah Tinggi Teknik (Technische Hogeschool) di Bandung. Hanya dua tahun, ia menuntut ilmu di sekolah itu karena ia pindah ke Sekolah Tinggi Hukum (Recht Hogeschool) di Jakarta. Di kota itu, Supeno tinggal di asrama Perkumpulan Pelajar-Pelajar Indonesia (Ketua Umum DPP PPP (1989-1994)
Ketua Umum DPP PPP (1989-1994)
PPP
I) di jalan Cikini Raya 71. Oleh rekan-rekannya, ia dipilih menjadi ketua asrama.

Karir politiknya diawali pada saat ia bergabung dalam kelompok Amir Syarifuddin. Namun, kabinet Amir Syarifuddin II (3 Juli 1947-19 Januari 1948) jatuh karena Perundingan Renville pada Januari 1948 dinilai merugikan kepentingan RI. Dalam ketentuan-ketentuan Renville, RI harus mengakui daerah-daerah pendudukan Belanda dalam Agresi Militer I. Hasil perundingan itu menimbulkan sikap pro dan kontra Perjanjian Renville.

Pertentangan pun terjadi antara golongan yang setuju dan golongan yang tidak menyetujui perjanjian tersebut. Masalah lain yang menyebabkan jatuhnya kabinet itu adalah masalah dualisme militer yang terhimpun dalam TNI dan TNI "Bagian Masyarakat". Amir Syarifuddin berpendapat bahwa TNI "Bagian Masyarakat" merupakan konsekuensi prinsip-prinsip pertahanan. Tentara harus mengenal politik agar mereka sadar membela kepentingan politik jika suatu saat pertentangan politik memuncak menjadi perang. Dualisme dalam tubuh TNI itu ditentang oleh PNI dan Masyumi yang menyebabkan kejatuhan kabinet itu.

Pasca jatuhnya Kabinet Amir Syarifuddin, ia kemudian berhenti sebagai Perdana Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
dan Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
Pertahanan. Pada tahun 1948, hubungan antara Pemerintah RI dan Belanda tetap tegang walaupun sudah ada Persetujuan Renville. Perbedaan pendapat antara pihak yang pro maupun kontra tak dapat dihindarkan, hal itu pula yang di kemudian hari memicu perpecahan. Kelompok Amir Syarifuddin pun terpecah menjadi Front Demokrasi Rakyat (FDR) yang terdiri dari organisasi-organisasi dan partai-partai kiri dan melakukan oposisi terhadap pemerintah, di bawah Amir Syarifuddin, dan Gerakan Revolusi Rakyat (GRR) di bawah pimpinan Dr. Muwardi.

Karena berbeda politik dengan Amir Syarifuddin, Supeno memisahkan diri. Supeno kemudian diangkat sebagai Menteri Pembangunan dan Pemuda dalam kabinet yang dipimpin oleh Wakil Presiden/Perdana Menteri Drs. Proklamator, Wakil Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1956)
Proklamator, Wakil Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1956)
Mohammad Hatta
. Karena itu, ia dikecam oleh golongan kiri dan dituduh sebagai pengkhianat. Supeno menegaskan bahwa ia duduk dalam kabinet semata-mata atas kesadaran politik pribadi dan tidak mewakili golongan kiri. Program Kabinet Hatta antara lain adalah pelaksanaan Persetujuan Renville dan rasionalisasi dalam negeri, dan pembangunan.

Amir Syarifuddin kemudian bergabung dengan Partai Komunis Indonesia di bawah pimpinan Muso. Rasionalisasi tentara sangat ditentang oleh Muso dan FDR yang memuncak dalam Pemberontakan Madiun tahun 1948. Perlawanan PKI di bawah pimpinan Muso dapat dipatahkan dan Amir Syarifuddin yang menjabat sebagai sekretaris urusan pertahanan ditangkap kemudian dijatuhi hukuman mati.

Pada 19 Desember 1948, Belanda melancarkan agresi militer untuk kedua kalinya setelah perundingan-perundingan yang diadakan oleh kedua belah pihak dan diawasi oleh Komisi Tiga Negara (KTN) yang dibentuk oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menemui jalan buntu. Belanda menyerang dan menduduki Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Yogyakarta
. Beberapa orang pimpinan negara, antara lain Presiden dan Wakil Presiden tertangkap dan diasingkan ke luar Pulau Jawa.

Supeno bersama beberapa orang menteri lainnya seperti Susanto Tirtoprojo mengungsi ke luar kota, dan bergabung dalam Angkatan Perang dalam perlawanan gerilya. Pada 24 Februari 1949, rombongannya berada di desa Ganter, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Waktu itu Belanda melancarkan serangan ke desa tersebut. Menteri Pembangunan dan Pemuda, Supeno, beserta beberapa orang pengawai sedang mandi di pancuran. Ia ditangkap Belanda dan ditembak di tempat itu juga. Setahun kemudian, 24 Februari 1950, jenazahnya dipindahkan ke Taman Makam Lihat Daftar Pahlawan Nasional
Lihat Daftar Pahlawan Nasional
pahlawan
Semaki, Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Yogyakarta
.

Atas jasa-jasanya kepada negara, Supeno dianugerahi gelar Lihat Daftar Pahlawan Nasional
Lihat Daftar Pahlawan Nasional
pahlawan
Nasional berdasarkan SK Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
Presiden RI
No.039/TK/Tahun 1970 tanggal 13 Juli 1970. e-ti

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 01 Okt 2010  -  Pembaharuan terakhir 22 Jun 2012

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
Beri Komentar

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Sponsorship

Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

Sponsor Bronze
Sponsor Bronze: US$50
Sponsor Silver
Sponsor Silver: US$250
Sponsor Gold
Sponsor Gold: US$500


Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
 

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: