gototopgototop

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan paling lambat 16 Mei 2012.

LENGKAPI DATA: Sudahkah Anda punya "rumah pribadi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan kirimkan biografi dan CV Anda ke

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

  • 0
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
prev
next

Pria Terhormat dari Kalimantan

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

<< CURRICULUM VITAE
Pria Terhormat dari Kalimantan
Tjilik Riwut | TokohIndonesia.com | rpr
Pekerjaan Utama:
Gubernur Kalimantan Tengah

Lihat CV

"Like" untuk melihat CV Lengkap



Tutup CV

Ia turut bertempur saat perang mempertahankan kemerdekaan berkecamuk di Kalimantan. Kiprahnya bagi kemajuan masyarakat ia tunjukkan saat menjadi Bupati Kotawaringin, Gubernur Kalimantan Tengah, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan anggota Dewan Pertimbangan Agung (DPA).

Menyiarkan proklamasi kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 di Jakarta hingga ke pelosok-pelosok daerah di Indonesia bukanlah hal mudah, mengingat pada masa itu akses komunikasi belum secanggih saat ini.

Rencananya teks proklamasi yang telah diketik oleh Sayuti Melik dan ditandatangani oleh Bung Karno dan Bung Hatta akan dibacakan di Lapangan Ikada (sekarang Lapangan Banteng). Namun, karena situasi keamanan yang kurang mendukung, rencana itu akhirnya batal. Bung Hatta kemudian memerintahkan seorang wartawan bernama Burhanuddin Mohammad Diah (BM Diah) agar segera mengumumkan proklamasi kemerdekaan itu supaya seluruh rakyat Indonesia, paling tidak masyarakat di Jakarta lebih dulu mengetahuinya.

Mendapat tugas tersebut, BM Diah Wartawan BM Diah bergegas menuju ke sebuah percetakan di daerah Pecenongan. "Tolong Bung cetak teks proklamasi ini!" katanya seraya mengeluarkan kertas berisi tulisan tangan sebelum naskah diketik. Proses cetak itu pun dapat diselesaikan dengan menggunakan sebuah mesin kecil "Vorm".

Kertas itu bertuliskan "Berita Istimewa. Pada hari ini tanggal 17 boelan 8, 1945 di Djakarta dioemoemkan proklamasi kemerdekaan Indonesia jang bunjinya:.."Proklamasi..dst" Itulah teks proklamasi yang dicetak pertama kalinya.

BM Diah didampingi sejumlah pemuda berkeliling Jakarta untuk menyebarkan lembaran proklamasi menggunakan mobil De Soto yang dikemudikan seorang supir bernama Boos. Ketika melewati lapangan di dekat Gambir, tampak para serdadu Jepang menjaga lapangan itu dengan bayonet terhunus. Di tengah situasi yang kian genting, naskah proklamasi akhirnya berhasil dibacakan oleh Ir. Soekarno, bertempat di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta.

Berita tentang kemerdekaan Indonesia lalu tersebar ke seluruh penjuru Indonesia. Tjilik Riwut, seorang pemuda yang berasal dari luar Jawa bersama para pemuda Kalimantan yang ada di Jawa pulang ke kampung halamannya untuk memberitakan perihal proklamasi kemerdekaan. Mereka tak hanya pulang membawa kabar bahagia tersebut, namun juga untuk menggelorakan semangat juang saudara-saudaranya di Kalimantan Tengah. Dipelopori oleh Mayor Tjilik Riwut Gubernur Kalimantan Tengah Tjilik Riwut bersama teman-teman seperjuangannya mendirikan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang berlokasi di Kotawaringin.

Tokoh kelahiran Kasongan, Kalimantan Tengah pada tanggal 2 Februari 1918 ini menamatkan pendidikan dasar di kota kelahirannya. Setelah itu ia melanjutkan pendidikannya ke Sekolah Perawat di Purwakarta dan Bandung. Untuk meningkatkan citra masyarakat Dayak, Tjilik Riwut Gubernur Kalimantan Tengah Tjilik Riwut bersama dengan para pemuda dari daerah asalnya pada tahun 1938 mendirikan sebuah organisasi yang diberi nama Pakat Dayak. Pakat Dayak menerbitkan sebuah majalah yang bernama Suara Rakyat dengan Tjilik Riwut Gubernur Kalimantan Tengah Tjilik Riwut selaku pemimpin redaksinya.

Dengan adanya majalah tersebut sebagai salah satu sarana komunikasi, pembinaan dapat dilakukan untuk meningkatkan semangat juang dan harga diri sebagai bagian dari masyarakat Indonesia yang waktu itu masih terjajah. Melalui berbagai upaya itu, rasa kesatuan pemuda-pemuda dari Kalimantan dengan perjuangan masyarakat dari daerah lain dapat dibina. Tak heran, proklamasi kemerdekaan yang telah lama diidam-idamkan disambut dengan penuh semangat.

Meskipun kemerdekaan telah berhasil diproklamirkan, ancaman terhadap kedaulatan republik masih terus membayangi para pemuda pejuang. Oleh karena itu, sekembalinya ke kampung halaman, ia mendirikan kelompok pasukan bersenjata yang terlibat dalam serangkaian perang gerilya. Tjilik Riwut Gubernur Kalimantan Tengah Tjilik Riwut beberapa kali terlibat dalam pertempuran. Ia juga melakukan pertemuan dengan para kepala suku Dayak sambil memimpin sejumlah pertempuran melawan Belanda. Hasil pertemuan dengan para kepala Suku Dayak itu adalah Sumpah Setia Masyarakat Suku Dayak terhadap Negara RI.

Tjilik Riwut kembali ke Yogyakarta pada awal Desember 1946 guna melakukan koordinasi lebih baik dengan pemerintah pusat. Ia berperan sebagai penunjuk jalan ketika Angkatan Udara RI melakukan operasi penerjunan pasukan ke Kalimantan pada 17 Oktober 1947. Berkat kerjasama itu, para prajurit AURI berhasil memasuki kawasan Kotawaringin. Penerjunan pasukan itu merupakan penerjunan pertama yang dilakukan AURI. Tjilik Riwut Gubernur Kalimantan Tengah Tjilik Riwut kemudian diangkat menjadi Wedana Sampit setelah perang mempertahankan kemerdekaan berakhir. Kiprahnya dalam pemerintahan daerah terus beranjak naik. Ia diberi amanah untuk menjadi Bupati Kotawaringin selanjutnya Gubernur Kalimantan Tengah.

Ketika menjabat sebagai gubernur, ia mencatat prestasi yang cukup membanggakan dengan melakukan peningkatan kesejahteraan dan kemajuan pendidikan masyarakat Kalimantan Tengah. Ia berjasa membangun Palangkaraya sebagai ibukota Kalimantan Tengah. Ia juga pernah tercatat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan anggota Dewan Pertimbangan Agung (DPA). Karena jasanya di lingkungan AURI dan merintis perjuangan di Kalimantan Tengah, Angkatan Udara RI memberinya anugerah berupa pangkat Laksamana (marsekal) Pertama kehormatan. Tjilik Riwut Gubernur Kalimantan Tengah Tjilik Riwut menghembuskan nafas terakhirnya tepat pada perayaan HUT RI ke 42, pada 17 Agustus 1987.

Atas jasa-jasanya kepada negara, Tjilik Riwut Gubernur Kalimantan Tengah Tjilik Riwut dianugerahi gelar Pahlawan Nasional berdasarkan SK Presiden RI No. 108/TK/Tahun 1998, tanggal 6 Nopember 1998. e-ti

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 01 Okt 2010  -  Pembaharuan terakhir 24 Feb 2012
Intermezzo
"Kebahagiaan tersedia bagi mereka yang menangis, mereka yang disakiti hatinya, mereka yang mencari dan mereka yang mencoba. Karena hanya mereka itulah yang menghargai pentingnya orang-orang yang pernah hadir dalam hidup mereka." ~ Anonim

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp: (021) 8293113, Telp/SMS: (021) 32195352, 32195353, Fax: (021) 83787235
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. Salah satu cara dengan menggunakan fitur SINDIKASI ini. (2) Ucapan terima kasih di kolom komentar. (3) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Beri Komentar

Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


Kode keamanan Refresh

Bio Lainnya

Click to view full article

Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat ini dikenal sebagai sosok pengusaha dan politisi yang kemudian berkecimpung di dunia birokrat. Setelah menjadi anggota DPR periode

Click to view full article

Selama hidupnya, doktor kesehatan masyarakat lulusan Harvard University ini fokus di dunia penelitian dan pelayanan kesehatan masyarakat. Karirnya kemudian mencapai puncak

Click to view full article

Ketua Komisi Nasional PA periode 2010-2014 ini sebelumnya dikenal luas sebagai aktivis buruh. Namun perjumpaannya dengan anak-anak yang kurang mendapat perhatian membuat ia

Click to view full article

Menurut Mangapul Sagala, keinginan untuk mendapatkan sesuatu secara instan merupakan penyebab maraknya praktik korupsi dan penyelewengan di negeri ini. Ironisnya, hal-hal yang


Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
 

Like and Support Us

Komunitas

  • Terbaru
  • Komentar
  • Tegar Sampai Akhir

    nedyne
    Pengkhianat negara gini, ngapain dipublish... entah berapa dibayar WHO buat jadi antek mafia farmasi
     
  • Irwan Hidayat

    m.nailul anwar noer
    Alhamdulillah, kami selaku warga negara Indonesia, sangat bangga atas tercapainya cita2 Sidomuncul, dan ...

Aktivitas Terbaru di Facebook

Poling Tokoh