WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Bertempur Hingga Ajal Menjemput

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Bertempur Hingga Ajal Menjemput
Pangeran Antasari | TokohIndonesia.com | rpr

Pangeran yang dibesarkan di tengah-tengah rakyat ini bertempur mengusir Belanda dari kerajaan Banjar. Pertempuran itu kemudian dikenal dengan Perang Banjar.

Pemimpin Perang Banjar
Lihat Curriculum Vitae (CV) Pangeran Antasari

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Pangeran Antasari

QR Code Halaman Biografi Pangeran Antasari
Bio Lain
Click to view full article
Go Tik Swan
Click to view full article
Arie Untung
Click to view full article
Suryatati A Manan
Click to view full article
Mustafa Abubakar
Click to view full article
Syafruddin Arsyad
Click to view full article
Abdul Kadir Temenggung
Click to view full article
Makarim Wibisono
BERITA TERBARU

Kondisi suatu pemerintahan yang tidak stabil akan dengan mudah mengundang pengaruh pihak-pihak luar untuk melakukan campur tangan atau intervensi. Ada kalanya ketidakstabilan keadaan suatu pemerintahan justru sengaja diciptakan oleh pihak asing dengan tujuan untuk menguasai. Sebagaimana yang dilakukan penjajah kolonial Belanda ketika menduduki wilayah Kalimantan, tepatnya di Kerajaan Banjar. Strategi yang mereka jalankan kemudian dikenal dengan nama politik divide et impera yang berarti membagi, memecah belah dan menguasai atau yang dikenal dengan istilah "politik adu domba".

Pada tahun 1859, Sultan Tamjid diangkat menjadi sultan kerajaan Banjar, padahal yang berhak naik tahta adalah Pangeran Hidayat. Sultan Tamjid tidak disukai oleh rakyat sebab terlalu memihak kepada Belanda. Belanda sengaja memberikan dukungannya pada Sultan Tamjid. Hal ini menunjukkan intervensi Belanda sudah sangat meresahkan, bahkan, dalam pengangkatan seorang sultan pun merekalah yang menentukan.

Sebagai salah seorang keturunan raja Pemimpin Perang Banjar
Pemimpin Perang Banjar
Banjarmasin
yang dibesarkan di luar istana, Pangeran Antasari merasa prihatin dengan situasi tersebut. Walaupun ia keluarga Sultan Banjar, tetapi tidak pernah hidup dalam lingkungan istana. Karena dibesarkan di tengah-tengah rakyat biasa, Antasari menjadi dekat dengan rakyat, mengenal perasaan dan mengetahui penderitaan mereka. Pada waktu itu, kekuasaan kolonial Belanda sedang giat berusaha melemahkan kerajaan Banjar.

Untuk melemahkan kerajaan tersebut, Belanda mengadu domba golongan-golongan yang ada dalam istana, sehingga mereka terpecah-pecah dan bermusuhan. Maka ia pun berinisiatif untuk mengusir penjajah dari Kerajaan Banjar tanpa kompromi. Pangeran Antasari berusaha membela hak Pangeran Hidayat, lalu bersekutu dengan kepala-kepala daerah Hulu Sungai, Martapura, Barito, Pleihari, Kahayan, Kapuas, dan lain-lain.

Mereka semuanya bertekad untuk mengangkat senjata mengusir Belanda dari kerajaan Banjar. Sikap anti-Belanda pun muncul akibat pergantian kekuasaan di istana yang menimbulkan keresahan di antara rakyat. Oleh karena itu, Pangeran kelahiran Pemimpin Perang Banjar
Pemimpin Perang Banjar
Banjarmasin
tahun 1809 ini membuat persiapan untuk melakukan perlawanan terhadap Belanda. Niatnya untuk melakukan penyerangan terhadap penjajah kolonial Belanda mendapat dukungan penuh dari segenap masyarakat daerah tersebut.

Perang Banjar yang merupakan pertempuran pertama melawan Belanda meletus mulai 18 April 1859 ketika pasukan Pangeran Antasari menyerang tambang batu bara di Pengaron. Berbekal dukungan dari sejumlah pihak, jumlah pasukan Pangeran Antasari yang semula berjumlah 6.000 prajurit makin lama makin bertambah besar. Tentu saja, dukungan rakyat yang sedemikian besar itu sangat menyulitkan kubu Belanda.

Pangeran Antasari berhasil mengerahkan tenaga rakyat dan mengobarkan semangat mereka sehingga Belanda menghadapi kesulitan. Karena hebatnya perlawanan, Belanda membujuk Antasari dengan janji yang muluk-muluk asal bersedia menghentikan perang. Semua bujukan itu ditolaknya.

Dalam keadaan sangat terjepit, Pangeran Hidayat akhirnya menyerah kepada Belanda. Kepala-kepala daerah lain pun banyak pula yang menyerah. Antasari tetap melanjutkan perjuangan. Baginya, pantang untuk berdamai dengan Belanda, apalagi menyerah. Memasuki usia yang kian senja, Pangeran Antasari terus melanjutkan perjuangannya dengan berperang di kawasan Pemimpin Perang Banjar
Pemimpin Perang Banjar
Kalimantan Selatan
dan Tengah. Pada Oktober 1862, suatu serangan besar-besaran telah direncanakan.

Pasukan telah disiapkan, akan tetapi wabah penyakit cacar menyerang dan melemahkan pasukan ini tak terkecuali sang pemimpin. Pangeran Antasari terkena wabah tersebut hingga merenggut nyawanya. Ia meninggal dunia di Bayan Begak, Pemimpin Perang Banjar
Pemimpin Perang Banjar
Kalimantan Selatan
, pada 11 Oktober 1862. Pangeran bergelar Panembahan Amirudin Khaliful Mukmin itu dimakamkan di Pemimpin Perang Banjar
Pemimpin Perang Banjar
Banjarmasin
.

Atas jasa-jasanya kepada negara, Pangeran Antasari dianugerahi gelar Lihat Daftar Pahlawan Nasional
Lihat Daftar Pahlawan Nasional
pahlawan
Kemerdekaan Nasional berdasarkan SK Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
Presiden RI
No.06/TK/Tahun 1968, 27 Maret 1968. e-ti

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 28 Sep 2010  -  Pembaharuan terakhir 24 Feb 2012
Low Profile Dan Tegas Diberkati Banyak Keajaiban

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Belajar matematika bersama para Tales Runner di Tales World akan menjadi petualangan yang sangat seru! Ayo kita ikuti!

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: