WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

Berita Tokoh Monitor

KPK-Hukum

Bisnis-Entrepreneur

Internet-Social Media

Budaya-Sastra

Mancanegara

Olahraga

Gaya Hidup

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Profesional IT Praktisi Pendidikan

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Profesional IT Praktisi Pendidikan
Claudia Ingkiriwang | repro

Ia adalah seorang profesional IT (Information Teknologi) yang mencintai pendidikan. Di tengah kesibukannya sebagai Direktur Operasional Trans Studio Indonesia Transcorp salah satu anak usaha Grup Para, wanita enerjik dan kreatif kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 6 Agustus 1970 ini juga mememiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya anak-anak.

Direktur Trans Studio Theme Park, Praktisi Pendidikan
Lihat Curriculum Vitae (CV) Claudia Ingkiriwang

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Claudia Ingkiriwang

QR Code Halaman Biografi Claudia Ingkiriwang
Bio Lain
Click to view full article
LB Moerdani
Click to view full article
Wimar Witoelar
Click to view full article
Harry Tjan Silalahi
Click to view full article
Arif Budimanta
Click to view full article
Ronny Pattinasarani
Click to view full article
Luluk Purwanto
Click to view full article
Usmar Ismail

Berburu untuk belajar ke luar negeri bagi siapa saja di negeri ini adalah sebuah impian. Berharap dengan mengantongi ijazah dari luar negeri akan memuluskan perjalanan kelak untuk meniti karir di dunia kerja yang lebih baik. Namun hal itu tidak berlaku bagi Claudia Ingkriwang, mengenyam pendidikan di Indonesia bukanlah sesuatu yang buruk untuk dijalani. Sebagai sarjana teknologi informatika lulusan dalam negeri, ia berhasil menempati beberapa posisi sebagai pemimpin dalam perusahaan di Tanah Air.

Ia sendiri mengawali karir sebagai programmer dan karirnya terus menanjak. Ia pernah menjadi eksekutif PT Asuransi Jiwa Mega Life, Lihat Daftar Direktur
Lihat Daftar Direktur
Direktur
Operasional & Teknologi Mega Life di perusahaan milik Grup Para dan Grup Sinar Mas. Di perusahaan Grup Para ini karirnya terus berlanjut hingga dipercaya sebagai Lihat Daftar Direktur
Lihat Daftar Direktur
Direktur
Operasional Trans Studio Indonesia pada Transcorp, sebuah stasiun televisi yang memiliki obsesi membangun Trans Studio sebagai Theme Indoor Park terbesar di dunia, sebanyak 19 cabang di berbagai wilayah di Indonesia.

Kendati memiliki segudang kesibukan namun perhatian Claudia terhadap terhadap dunia pendidikan tidak lekang. Kecintaannya terhadap dunia pendidikan telah menghantarkan Claudia turut berperan menjadi pendidik. Apalagi sejak lama ia memang memiliki keinginan untuk membangun sekolah bagi anak-anak.

Menurut Ibu dari Myron dan Myrna ini, Indonesia banyak memiliki orang-orang yang pintar. Namun kepintaran tersebut belumlah cukup jika pengetahuan tersebut tidak mampu di tranformasikan menjadi sebuah kebijaksanaan. Menurutnya, seseorang tidak hanya perlu sekedar menguasai pengetahuan, tapi tahu mengaplikasikan pengetahuan yang dikuasai.

Pada akhirnya mimpin mantan Lihat Daftar Direktur
Lihat Daftar Direktur
Direktur
PT Mega Life ini akhirnya menjadi kenyataan. Keinginannya untuk mendirikan sekolah berawal pengalamannya sewaktu mendaftarkan anaknya ke sekolah yang harus menunggu lama, selain itu juga tidak menemukan sekolah yang sesuai untuk buah hatinya. Pada saat itu terbersit dalam pikirannya menjadi pelaku dalam dunia pendidikan. Akhirnya mimpi untuk mendirikan sekolah itu terwujud. Pada tahun 1998 bersama dua orang temannya ia membuka sekolah play group Gracia di Lippo Karawaci Tangerang. Lambat laun, play group Gracia mulai menuai kesuksesan terus berkembang ke tingkat yang lebih tinggi lagi yakni sekolah dasar.

Setelah mendirikan sekolah tersebut ia memiliki cita-cita, menciptakan anak-anak didiknya sebagai anak yang tidak saja menguasai ilmu pengetahuan, namun juga mampu menerapkan ilmu yang didapatkan agar menjadi 'wisdom'. Wisdom sendiri merupakan metode pengajaran berupa transformational learning. Apalagi menurut Ibu dari Myron dan Myrna ini, Indonesia banyak memiliki orang-orang yang pintar. Namun kepintaran tersebut belumlah cukup jika pengetahuan tersebut tidak mampu di tranformasikan menjadi sebuah kebijaksanaan. Menurutnya, seseorang tidak hanya sekadar perlu menguasai pengetahuan, tapi tahu mengaplikasikan pengetahuan yang dikuasai.

Keberhasilannya membangun play group Gracia, tidak membuat Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
berkulit putih ini berhenti begitu saja dari dunia pendidikan anak. Claudia justru semakin bersemangat untuk membangun sekolah lagi. Pada tahun 2002, Claudia kembali mendirikan play group yang bernama Step One dan taman kanak-kanak yang dinamakannya One, Two, Three (123) yang ternyata banyak diminati para orangtua. Bahkan beberapa cabang lagi dibuka di Jakarta dan Tangerang.

Kemudian setelah itu pada 2005, sarjana IT jebolan Universitas Bina Nusantara Jakarta FakultasTeknik Informatika ini mendirikan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama Surya Bangsa. Sekolah yang dirintisnya ini terus berkembang dan berada di beberapa lokasi seperti Karawaci dan Ciledug, Tangerang, Banten. Begitu juga dengan play group Step One telah diwaralabakan ke pihak lain yang berada di Cengkareng, Bekasi, dan Bandung.

Pada dasarnya, sekolah-sekolah yang didirikan oleh Claudia itu adalah murni sekolah lokal, tidak ada campur tangan dari pihak internasional. Meskipun lokal, tetapi kurikulum yang dipergunakan sangat bersaing dengan kurikulum sekolah internasional dengan mengusung konsep membangun jiwa kepemimpinan anak sejak dini. Demikian pula dengan bahasa pengantar sehari-hari yang digunakan adalah bahasa inggris dan bahasa asing sebagai tambahannya. Sekolah-sekolah yang Claudia miliki ini memakai metode active learning dengan kelas kecil yang didalamnya hanya terdapat 15 hingga 20 siswa.

Claudia sangat bangga dengan sekolah-sekolah yang ia dirikan hingga saat ini. Ia mengakui bahwa ia sangat mencintai pendidikan lokal karena sejak pertama kali ia sekolah hingga mengenyam pendidikan di bangku kuliah semua dijalaninya di Indonesia. Claudia sempat menyesali ketika mendengar banyak orang yang merasa malu bersekolah di negeri sendiri, sementara lulusan luar negeri bisa lebih percaya diri dan diandalkan. Hal ini menjadikan orang Indonesia berbondong-bondong pergi ke luar negeri untuk bersekolah. Padahal dari segi technical skill lulusan dari luar negeri sama saja dengan lulusan dalam negeri. Peristiwa itulah yang akhirnya membawa Claudia pada satu pemikiran untuk membangun sekolah lokal namun bisa bersaing dengan sekolah internasional.

Sebagai keseriusannya mendalami bidang pendidikan anak ini, pada awalnya Claudia tidak ingin tanggung-tanggung. Claudia mengajak tiga penasehat pakar pendidikan. Dua di antaranya adalah rektor dari perguruan tinggi terkenal untuk membantu menyusun kurikulum sekolah. Ia juga selektif dalam memilih kepala sekolah dan guru-guru yang berasal dari Fakultas Ilmu Pendidikan, Sastra Inggris, dan Psikologi.

Agar dapat memantau kegiatan para guru dan kepala sekolah, Claudia memberikan jadwal khusus di hari Sabtu dengan maksud bisa mengetahui berbagai hal mulai dari metode pengajaran, hingga permasalahan yang dialami oleh semua murid. Bahkan, tanpa segan Claudia turun langsung memberikan pelajaran tambahan gratis bagi mereka yang membutuhkan tambahan waktu belajar untuk anak didik dengan kebutuhan khusus, seperti anak didik yang menderita autis atau anak yang hiperaktif.

Untuk bisa masuk di sekolah Surya Bangsa, sekolah ini tidak memberikan syarat nilai tes tertentu agar bisa diterima. Adanya sekolah yang menyediakan tes bagi anak-anak yang hendak masuk ke jenjang sekolah dengan meloloskan anak yang mendapatkan nilai akademis yang tinggi, bukanlah suatu hal yang mutlak bagi Claudia.

Menurutnya, kalau ada murid yang sudah pandai dari awalnya, maka tidak akan susah untuk mengajarinya. Yang menjadi permasalahannya justru datang dari guru itu sendiri. Setiap guru ditantang agar mampu mendidik anak-anak dengan berbagai macam bakat dan kemampuan sehingga bisa mendapat hasil sesuai dengan standar kelulusan yang diinginkan.

Sejauh ini, meski Claudia menjabat sebagai Profesional di salah satu Theme park di Indonesia Transcorp dan sering bepergian ke luar daerah, ia masih sempat membagi perhatian ke sekolah yang dirintis Claudia yang juga pernah berLihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
properti ini.Hal ini ia lakukan agar orang lain bisa belajar dari ketekunannya yang berhasil membuatnya berada dipuncak pimpinan perusahaan saat mengenyam usia muda.

Sejak kecil daya kreativitas, ketekunan, keuletan Claudia memang sudah terasah. Di saat kondisi ekonomi keluarga sedang tidak baik. Untuk membantu keluarga, Claudia yang saat itu masih duduk di sekolah dasar ikut membantu menjual es lilin dan kue buatan sendiri bersama dua kakak Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
nya. Mereka menitipkan es lilin dan kue ke setiap warung-warung yang ada.

Meskipun demikian, Claudia tidak menelantarkan pendidikannya. Apalagi orangtunya juga sangat mencintai pendidikan sehingga selalu ada untuk mendorongnya untuk mengutamakan pendidikannya. Karena bagi orangtua Claudia, pendidikan harus lebih diutamakan. Demi mengutamakan pendidikan anak-anaknya, kedua orangtuanya sangat jarang memberikan anak-anak mereka baju. Claudia bisa mendapatkan baju baru dalam waktu dua tahun karena orangtuanya lebih suka memilih membelikan buku-buku bekas yang dipergunakan Claudia untuk sekolah.

Ketika menginjak sekolah menengah pertama, Claudia tidak lagi berjualan es lilin. Tapi ia memilih memberikan les tambahan bagi anak-anak sekolah dasar. Hingga suatu hari, ada seorang ibu yang menitipkan anaknya yang hiperaktif pada Claudia untuk diajari membaca. Disaat menjadi guru les anak Claudia dan kakaknya justru bisa mengendalikan si anak agar mau belajar dan akhirnya bisa lulus dengan nilai baik di sekolahnya.

Dari sana, nama Claudia dan dua saudara Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
nya mulai dikenal warga Cipinang Jakarta Timur tempat mereka tinggal. Orangtua semakin banyak yang mendatanginya untuk menitipkan anak-anak mereka, terutama anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus agar mau belajar. Kegiatan tersebut terus dilakukannya hingga tamat sekolah menengah atas. Itulah awal Claudia jatuh cinta pada dunia pendidikan. Meski mencintai pendidikan saat kuliah ia tidak mengambil spesialisasi pendidikan karena ingin cepat mendapat pekerjaan. Hotsan | Bio TokohIndonesia.com

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 20 Apr 2012  -  Pembaharuan terakhir 31 Jul 2012

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
Beri Komentar

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Sponsorship

Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

Sponsor Bronze
Sponsor Bronze: US$50
Sponsor Silver
Sponsor Silver: US$250
Sponsor Gold
Sponsor Gold: US$500


Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
lazada.com
 

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: