WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

Berita Tokoh Monitor

KPK-Hukum

Bisnis-Entrepreneur

Internet-Social Media

Budaya-Sastra

Mancanegara

Olahraga

Gaya Hidup

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Melangkah Tegap dengan 'Boots'

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Melangkah Tegap dengan 'Boots'
e-ti | kompas-arum tr dayuputri

Sepatu boot atau bot buatan Tegep Oktaviansyah diproduksi di tengah krisis moneter 1997. Bot dari Bandung, Jawa Barat, itu tidak tergoyahkan ketika badai krisis ekonomi datang lagi belakangan ini. Sepatunya dikenakan artis, pejabat, hingga ekspatriat.

Pemilik dan desainer Tegep Boots, 1999-sekarang
Lihat Curriculum Vitae (CV) Tegep Oktaviansyah

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Tegep Oktaviansyah

QR Code Halaman Biografi Tegep Oktaviansyah
Bio Lain
Click to view full article
Harris Riadi
Click to view full article
Audy
Click to view full article
MS Hidayat
Click to view full article
Didi Petet
Click to view full article
Paku Buwono (PB) XII
Click to view full article
Aziz Syamsuddin
Click to view full article
Soekreta Soeranta

Hobi yang ditekuni sungguh-sungguh akan mendatangkan rezeki. Setidaknya itu pengalaman Tegep Oktaviansyah, pemilik dan pendiri sepatu bot merek Tegep Boots ini.

Kejeliannya melihat peluang dan keinginan kuat untuk menciptakan produk yang berbeda membuat Tegep Boots dikenakan artis, pejabat, sampai ekspatriat asal Amerika Serikat, Jerman, dan Australia. Omzet produksinya dalam satu bulan mencapai Rp 100 juta-Rp 200 juta.

Kisah sukses itu bermula dari hobi Tegep mengenakan sepatu bot sejak SMA pada era 1990-an. Untuk mendapatkan sepatu bot, kala itu bukanlah hal yang mudah dan murah. Harga bot yang berkisar Rp 400.000, untuk ukuran Tegep, tergolong mahal. Namun, demi memenuhi hasratnya, Tegep yang kuliah di Jurusan Desain Produk di Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB, mencoba membuat bot sendiri.

"Saya belajar dari nol, mulai dari melihat pengerjaan oleh perajin hingga membaca buku tentang pembuatan sepatu bot yang baik," katanya.

Tegep mempelajari anatomi kaki agar sepatu buatannya nyaman dipakai. Pada 1997 dia menggandeng seorang rekan untuk membuat sepatu bot bermerek Kanselir. Desain Kanselir masih sebatas model sepatu para koboi dan bot yang dipopulerkan oleh personel The Beatles.

"Desainnya masih sepatu bot klasik, dengan bentuk jungle, seperti yang sering dipakai koboi atau pengendara motor besar," ujar Tegep.

Dia sendiri adalah penggemar motor besar dan anggota komunitas bikers Brotherhood. Anggota komunitas itu adalah pasar awal sepatu bot buatan Tegep dan merupakan pelanggan setianya.

Lolos dari krisis

Badai krisis pada pertengahan 1997 memukul usaha Tegep dan rekannya. Harga bahan baku sepatu bot dari kulit naik tiga kali lipat.

Kongsi usaha itu pun buyar karena perbedaan prinsip. Maka, Tegep memulai lagi usahanya dengan empat pekerja. Krisis ia lawan dengan peningkatan kualitas material dan desain.

"Saya tidak mau menurunkan kualitas produk. Itu akan membuat kepercayaan pelanggan hilang," ujar Tegep beralasan.

"Saya belajar membuat desain baru dengan material yang baru pula. Saya sering terinspirasi oleh katalog-katalog sepatu dan tertantang mengembangkan desainnya," tambahnya.

Desain sepatu bot Tegep didominasi motif etnis, seperti Dayak (Kalimantan), Mauri (Selandia Baru), dan Aztec (Indian). Warna-warnanya pun dikombinasikan secara ekstrem.

"Kalau bisa saya bikin perpaduan warna yang 'gila', beda, dan tak terpikirkan sebelumnya," ungkapnya. Salah satu desain Tegep bahkan disimpan di museum sepatu dan kulit di Jerman.

Desain menarik itu dia terapkan pada material berkualitas dari kulit binatang, seperti ular, biawak, buaya, kelinci, sapi, bahkan ikan pari. Kiat itu mampu menarik hati pelanggan. Di tengah krisis, sepatu buatan Tegep tetap dicari meski harganya tinggi.

"Saya juga mendapat berkah saat krisis, yakni dengan makin banyaknya pembeli beralih pada produk lokal. Bot buatan saya mulai dilirik, sebab harga buatan luar negeri tak lagi terjangkau," ujarnya.

Hal lain yang membuat Tegep bertahan ialah pasar yang jelas dan tersegmentasi. Sejak awal dia menyasar kalangan menengah ke atas dengan jenis produk tunggal, yakni sepatu bot. Bagi laki-laki kelahiran Tasikmalaya itu, berebut kue besar dengan bagian yang kecil tidaklah menyenangkan. Ia lebih menikmati kue kecil dengan bagian yang besar.

Melihat peluang

Jeli melihat peluang, Tegep ingin menguatkan posisi di pasar dengan merek yang mewakili produknya. Seorang dosen menyarankan produknya dinamai dengan nama dia sendiri.

"Nama Tegep kan jarang dan unik, jadi kenapa tidak kamu namai saja dengan namamu sendiri," ucap Tegep menirukan perkataan dosennya.

Untuk mengenalkan sepatu botnya, Tegep membawa produk itu ke mana-mana dan mengikuti berbagai macam pameran. Omongan dari mulut ke mulut dalam komunitas bikers membuat bot buatannya makin dikenal. Tegep pun tak ragu memberikan sepatunya agar dipakai manggung oleh artis atau komunitas band sebagai cara berpromosi.

Kini, dengan kisaran harga Rp 1 juta-Rp 12 juta, pelanggannya menyebar dari artis hingga pejabat negara. Sebut saja Andy "/rif", Ketua Dewan Penasehat Partai Gerindra
Ketua Dewan Penasehat Partai Gerindra
Prabowo Subianto
, Fahmi Idris, dan pesanan perwira Polda Metro Jaya. Baru-baru ini, anak Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
Perdagangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (2011-sekarang)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (2011-sekarang)
Mari Elka Pangestu
pun memesan sepatu sneaker dari kulit ular di Tegep Boots.

Tegep juga melayani pesanan sejumlah butik di Jakarta, Bandung, Bali, Makassar, dan Australia. Pelanggannya dari dalam dan luar negeri. Tegep juga menyuplai sepatu bot untuk toko koboi milik Anggota DPR RI (2009-2014), Pengusaha, Presenter
Anggota DPR RI (2009-2014), Pengusaha, Presenter
Tantowi Yahya
di Jakarta.

Menurut dia, menjaga kepercayaan pelanggan adalah kunci suksesnya. "Membeli sepatu sama halnya dengan memilih tukang cukur. Sekali merasa cocok dan puas dengan pelayanannya, Anda akan terus kembali. Ini soal kepercayaan," katanya.

Setiap kaki pelanggan diukur dan digambar. Pemilihan warna dan desain pun diserahkan kepada pemesan. "Setiap sepatu adalah pilihan personal. Ia harus dibentuk dan diperlakukan berbeda-beda," ujarnya.

Tegep melayani keluhan pelanggan yang sepatunya tak nyaman. Selalu ada garansi perbaikan sepatu untuk setiap pembelian.

Dalam tiga tahun terakhir, bersama Lihat Daftar Desainer
Lihat Daftar Desainer
desainer
Mardiana Ika dan Iva Latifah, Tegep merambah dunia fashion. Sepatunya dipakai model dunia dalam Bali Fashion Weeks dan Hongkong Fashion Weeks (2007 dan 2008). Pada bagian bawah sepatunya tercetak: Handicrafted with pride in Bandung (dibuat dengan rasa bangga di Bandung).

Tegep sadar masih ada ratusan perajin sepatu di Bandung yang tak bernasib sebaik dirinya. Dia pun aktif menjadi pembicara dalam semiloka dan pelatihan bagi perajin sepatu Cibaduyut di Bandung. Kegiatan itu dimotori Departemen Perindustrian serta KeLihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
an Negara Urusan Proklamator, Wakil Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1956)
Proklamator, Wakil Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1956)
koperasi
dan UKM.

Tegep yang sempat menjadi instruktur tenaga kerja ILO-PBB (2001-2004) ini juga menampung mahasiswa dan siswa kejuruan untuk magang di tempat kerja sekaligus tokonya di Jalan Pelajar Pejuang 104, Bandung. Dia menyupervisi langsung 24 tenaga kerja.

"Saya tak khawatir ilmu saya dibajak dan produk saya dikalahkan para anak didik. Bagi saya, berbagi ilmu adalah kewajiban. Kalau memang sudah rezeki kita, tak akan ke mana-mana," tuturnya. e-ti

Sumber: Kompas, Selasa, 31 Maret 2009 " Tegep, Melangkah Tegap dengan "Boots" | Rini Kustiasih

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 03 Mar 2011  -  Pembaharuan terakhir 24 Feb 2012

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
Beri Komentar

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Sponsorship

Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

Sponsor Bronze
Sponsor Bronze: US$50
Sponsor Silver
Sponsor Silver: US$250
Sponsor Gold
Sponsor Gold: US$500


Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
lazada
 

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: